Baru kali ini Elnu tertarik pada pandangan pertama dengan seseorang. Apalagi ketika cewek itu sesekali meniup poninya yang lepek karena keringat.
Matanya yang mengerjap polos.
Bibirnya yang sedikit tertarik hingga menampakkan senyum simpul.
Mulutnya nya yang mengeluarkan omongan pedas seakan membuat tembok pertahanan untuk orang yang berusaha mendekatinya.Elnu penasaran.
Tertarik.
Biasanya cewek-cewek yang menunjukkan kalau dia tertarik kepada Elnu secara gamblang.
Mendekatinya. Kalau Elnu sih... ya fine fine aja.
Elnu itu baik ke semua orang tau!
Tapi kali ini tidak, Elnu sudah tertarik dengan cewek yang baru saja bolos jam pertama dan kedua bersamanya tadi.
Sebenernya Elnu bukan anak nakal.
Itu hari pertama dia telat.
Iya, cuma telat dua jam setengah.
Dia hanya ingin merasakan Gimana sih rasanya bolos? Gimana sih rasanya kita nggak perlu susah payah jaga image di hadapan guru?
Gimana sih rasanya bebas dari pelajaran?Elnu ingin merasakan itu.
Ingin sehari menjadi anak badas anak badung atau apalah kalian menyebutnya.Asal jangan kalian menyebut Elnu terong, cabe, kimcil dan sebutan-sebutan aneh lainnya.
Tapi Elnu kapok.
Dia nggak bisa seperti anak-anak badung disekolahnya itu.
Yang bisa bolos seenaknya.Elnu bukan orang yang seperti itu.
Buang buang waktu.
Dia sudah terbiasa menjadi murid yang berorganisasi, mengemban tanggung jawab dan tidak bisa bolos pelajaran.
Gak berguna! Itu pikirnya.
Elnu itu tipe cowok rajin, disiplin tegas tapi ramah dan baik ke semua orang.
Apalagi cewek.
Walaupun begitu, tetap saja ada juga yang mengecapnya dengan julukan Playboy.
Padahal kan Elnu nggak ngapa-ngapain.
Cewek-cewek aja tuh yang baperan!
Perhatian dikit, Nolongin, kasih senyum dikira suka!
Dasar cewek.
Padahal Elnu emang begitu sifatnya.
Tapi... Elnu suka juga sih php in cewek
Apalagi kalo ceweknya baperan. Dia semakin semangat bikin tuh cewek baper.
Kan keren!
Makanya kalo jadi cewek tuh jangan baperan!
Elnu berpikir,
Seandainya tuh Ailsa pas ketemu sama dia. Itu cewek poni minta foto dan tanda tangannya terus meluk-meluk, grepe-grepe juga kalau bisa. Elnu ikhlas kok. Suer. nggak jutek kayak tadi.
Kadang, Elnu itu rada gila. Gajelas.
Elnu terkikik geli dengan pemikiran yang melintas diotaknya. Dia menerawang, menatap ke lapangan basket yang sudah basah karena hujan telah mengguyur beberapa menit yang lalu, dia masih memikirkan cewek itu, wajahnya, senyumnya, sikap juteknya.
Tapi Elnu yakin itu cewek sebenernya seneng banget ketemu dan ngobrol dengan Elnu.
Elnu kan cogan!

KAMU SEDANG MEMBACA
ALESA
JugendliteraturAkan kutuangkan kisahku kedalam cerita ini. Akan ku ceritakan kisahku kepada kalian. Kisah seorang gadis remaja yang mungkin telah dialami oleh banyak orang. Mungkin bagi kalian kisah ini sudah sangat biasa. Tapi bagi seorang gadis remaja yang baru...