Jika dia lebih baik dari Aku, untuk apa Aku marah atas kesukaannya pada orang lain. Bukankah dia juga orang lain dalam hidup ini? Mengapa harus memaksakannya? Itu hak dia, jatuh pada siapa dan kapan saja.
"Orang yang saat ini kita suka dan kagumi, di masa depan ia belum tentu menjadi orang yang kita kagumi. Mengapa demikian? Karena hati manusia Allah SWT. yang punya. Bagi Allah SWT. Membolak-balikkan hati manusia begitu mudah. Jika ia berkehendak, ia cukup mengatakan Kun Fayakun maka jadilah.
MasyaaAllah 😍 kekuasaan Allah SWT. Begitu luar biasa. Tak ada tandingannya di dunia.
KAMU SEDANG MEMBACA
Serpihan Hati yang Tersimpan
PoetrySiapa yang tahu isi hati seseorang. Yang nampak di luar belum tentu kenyataan. Dan yang nampak di belakang belum tentu suatu kebohongan.
