Saat naera menaiki motor sehun, terlihat dari jauh juliana tengah menangis didepan taeyong. Tentunya sehun dan nayla sadar akan hal itu, namun sehun hanya bilang "gauusah ambil pusing, bukan urusan kita".
Lalu sehun tancap gas pergi begitu saja.
Setelah kejadian tadi, mereka mampir sebentar di warung bakso langganan sehun dan nayla. Lalu cepat-cepat bergegas pulang.
Xiumin yang mendengar suara motor berhenti didepan rumahpun akhirnya keluar dari kamarnya. Ternyata benar, nayla sudah pulang.
"Hun lo rajin amat anter jemput anak dugong" -xiu
"Sembarangan lo" -nayla
"Ya gimana bang, kalo kata orang mah nih ye. Kalo lagi jatuh cinta, tai kucing juga rasa coklat" -sehun
"Wah bener banget anjir" -xiu
"Nih gue bawain bakso" -nayla
"Tau aja gue laper. Makasih ye hun, nay" -xiu
"Iye bang sama sama" -sehun
Nayla membuka handphonenya sembari menunggu xiumin mengambil mangkok, lalu tak lama ada notifikasi muncul di bar status nya.
Instagram Juliana.sadega mengikuti anda!
Alis nayla mengkerut jadi satu, perasaannya mulai tidak enak seketika. Tak lama direct message masuk dalam notifikasi bar status nya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Nayla hanya cekikikan kecil melihat chat dari juliana, sedangkan sehun hanya menatap bingung lalu merebut handphone nayla dengan cepat.
"Apaan si juliana, sok mantep banget" -sehun
"Ada apa?" -xiumin
"Ini pacarnya taeyong sok ngancem segala" -sehun
"Terus nayla takut?" -xiumin
"Enggak" -nayla
"Pokoknya lo gaboleh jauh dari gue nay, bahaya nih badut kayak gini" -sehun
"Iya siap bosku" -nayla
"Eh gue jadi gaenak lo berdua beli bakso dua bungkus doang" -xiumin
"Itu punya gue sama sehun dijadiin satu kok, tenang aja" -nayla
"Ohhh, oke deh. Gue makan dikamar gue aja ya. Thanks nay, hun" -xiumin
"Woke, santuy" -sehun
Nayla menuang bakso kedalam mangkuk, sehun terus menyortir handphone nayla hingga ke akarnya. Sedangkan yang empunya menghela nafas pelan.
"Hun.. Udah dong, makan dulu" -nayla
"Hmmm, handphone lo gue pegang dulu" -sehun
"Kalo gue gabut gimana?" -nayla
"Ambil tuh handphone gue di dalem tas, mainin sampe lo bosen" -sehun
"Yaudah iya, yaudah lo makan dulu. Katanya lo lapar" -nayla
"Suapin" -sehun
Nayla memutar bola matanya dengan malas, sehun menunjukkan sikap manjanya sehingga membuat nayla sedikit merasa geli.
"Katanya mau jelasin soal lo sama taeyong" -sehun
"Iyah, gue jelasin sekarang" -nayla "Jadi tuh kalo soal pergi ke perpus, itu kebetulan banget dia sama gue lagi ditempat yang sama. Karna gue gabut ya gue post foto dia di ig deh. View nya juga bagus sih haha" -nayla
"Terus?" -sehun
"Terus kalo soal makan, waktu itu dia ketumpahan makanan deh kalo gasalah. Terus bajunya kotor, jadi gue bantuin. Karna kakel suka nitip baju gitu di loker gue, ya gue kasih pinjem aja" "Nah sebagai gantinya, si taeyong ngajak gue makan. Gitu katanya, padahal gue ikhlas ridho bantu dia haha" -nayla
"Nay, gue gasuka kalo kita salah paham kayak kemaren-kemaren" -sehun