Terimakasih telah memberi luka yang dibungkus dengan rapi oleh perhatian yang telah kau beri.
Terimakasih telah mengajarkan arti sakitnya berharap terlalu dalam pada perhatianmu.
Terimakasih telah meninggalkan luka ketika kepergianmu yang tanpa pamit.
Terimakasih telah menjadi tempat berceritaku dan tempat berangan-angan dengan mimpi-mimpi tinggi kita.
Terimakasih telah menjagaku sebagai adik kecilmu selama ini, walau kuharap lebih.
Terimakasih atas sikapmu yang mampu menghentikan tangisku dikala sedih,
Menghiburku disaat kecewa,
Memberikan pundakmu ketika aku butuh sandaran dikala kalut akan masalah dihidupku,
Bahkan memberikan penjelasan ketika aku tak memintanya darimu.
Namun, semua itu telah berlalu.
Menyisahkan kenangan yang tak lagi mungkin bisa kita lalui bersama.
Terimakasih pernah menjadi orang terdekatku saat itu.
Walau sekarang kau pergi entah kemana.
Terimakasih untuk semua kenangan ini,
Kuharap aku bisa segera pergi jauh dari kenangan tentang kita, dan mampu mengubur dalam-dalam rasa yang pernah kumiliki ketika bersamamu.
Semoga kau bahagia disana, dengan duniamu yang sekarang, tanpa adanya aku disana.
Terimakasih.
