Singkatnya, Aku terluka
Aku tidak akan menjelaskan bagaimana remuknya hatiku
Aku tidak akan menjelaskan betapa sulitnya diriku mengembalikan warasku
Aku tidak akan menjelaskan betapa hebatnya kau menjadi pembunuh bahagiaku
Entah apa yang terjadi dalam isi kepalaku
Rasanya selalu saja berbenturan dengan perasaan
Aku tau, ini bukanlah perasaan yang masih setia
Namun tentang perih yang masih menyiksa
Apakah kau masih mengingat kejadian yang telah berlalu?
Aku tidak mengajakmu untuk kembali mengenang
Hanya saja, perlu kau ingat bahwa luka yang kau berikan adalah luka yang telah menggerak dalam keabadian
Entah apa yang sebenarnya terjadi aku tidak pernah sanggup memahaminya
Yang ku tahu, sekeras tenaga aku selalu mengusahakan segalanya untuk sebuah temu antara kita
Bahkan semua permintaan mu yang ku anggap membahagiakan pun ku lakukan
Namun, entahlah
Tiba-tiba saja bibir mu kelu mengucap kabar
Tiba-tiba saja perilakumu menjadi asing dan tak perduli dengan ku yang kau sebut sebagai masa depan
Dan pada akhirnya
Kau menamparku dengan sebuah pesan singkat
Bahwa kau telah menemukan rindu lain
Bahwa kau telah menyudahi ku sebagai pendamping
Ya, dia datang dalam kehidupanmu beriringan dengan keberadaan ku kala itu
Dan hebatnya, kalian bersandiwara dengan baik
Hingga tak sedikitpun aku menyadari
Bahwa kau telah mengingkari dan menghianati
Kau tau alasanku tetap menghidupkan mu dalam setiap sajak malam ?
Karna sesak yang kau tinggalkan teramat mendalam untuk ku lupakan
Kau pergi saat diri ini tengah menyayangi
Kau pergi saat semua tak lagi berarti
Dengar,
Meskipun aku telah memaafkan mu
Namun caramu membodohiku takan pernah menjadi Abu
Bogor, Indonesia
Jumat, 09 Maret 2018
***
Singkatnya buat part ini aku curhat 😭
Aaahh sedih wkwk 😂😂
KAMU SEDANG MEMBACA
My Quotes
PoetryKetika perasaan dapat dideskripsikan maka kutipan ini mampu membuat mu untuk mewakilikan semua perasaan mu? Thanks for reading Don't forget follow my Instagram : @Mandavirgia_ @Seutaskalimat_ Give me a vote and comment Thank you so much ?
