Hari Pertama

1.3K 49 8
                                        

  Hari pertama aku dan Vanya masuk ke SMP. Kita berangkat sekolah bersama, karena rumah kami yang kebetulan berdekatan. Sesampainya di sekolah, aku dan Vanya masuk ke kelas yang sama, kebetulan juga kita berada di kelas yang sama. Di sekolah, kita mendapatkan teman baru yang ramah dan baik hati, dia bernama Kintara. Kintara adalah murid yang cerdas. Kita senang bisa berteman dengan Kintara, begitu pun dia. Kita memanggilnya Kinta.

Bel istirahat berbunyi
Kringgggg........... Kringgggg...........

"bel istirahat udah bunyi tuh, makan ke kantin yuu" kata Vanya
"tapi tugas kita bentar lagi selesai loh, gak mau diselesain dulu nih? Itung-itung ngurangin pr juga." balasku
"ya udah deh" kata Vanya menyerah

  Kita pun menyelesaikan tugas terlebih dahulu. Setelah itu kita pergi ke kantin dan membeli beberapa jajanan, lalu kembali ke kelas.

Jam pelajaran pun dimulai kembali.......

  Pada pelajaran ini guru kita meminta untuk membuat kelompok yang terdiri dari 3 anggota. Kita membuat kelompok yang beranggotakan aku, Vanya, dan Kinta. Setelah itu, kita pun langsung mengerjakan tugas yang diberikan. Kita berdiskusi, bertanya, dan bergantian mengerjakan tugas tersebut.

5 menit berlalu........

Setelah selesai, kita pun mengumpulkannya dan menunggu bel pulang sekolah.

10 menit berlalu........

Bel pulang sekolah berbunyi

Kringggggg............. Kringgggg............
Kringggggg.............

"Bel pulang sekolah udah bunyi tuh" kata Kinta
"pulang yuk" balasku dan Vanya dengan kompak
"aku duluan yah" kata Kinta
"oke bye Kintaaaa" lagi lagi kompak

  Aku dan Vanya pulang bersama. Sesampainya di rumah, Vanya mengirim pesan kepadaku.

"Stella aku nginep di rumah kamu yah" kata Vanya
" iya boleh kok" jawabku

  Akhirnya Vanya pun datang ke rumahku dan menginap. Pada saat kita tidur,tiba-tiba saja kita berada di dalam mimpi yang sama. Dan anehnya lagi, mimpi ini lebih mirip seperti video game. Di mimpi tersebut ada pilihan play dan exit. Karena rasa penasaran yang cukup tinggi, kita pun memilih play. Kita tidak tahu kalau ternyata di dalam mimpi tersebut kita harus bisa memecahkan berbagai teka-teki.
.
.
.
.
.
.
.
.

Mau tau kelanjutannya?
Tunggu chapter selanjutnya yah 😊😊😊

Jangan lupa vote dan comment

Petualangan di Dunia MimpiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang