Sore itu, tepatnya di musim dingin
Aku sedang berjalan menuju rumah
Aku berjalan sendiri di keramaian
Melihat orang-orang di sekitarku
Yang juga sama sepertiku
Merindukan hangatnya teh, selimut, dan...pelukan seseorang
"Oh...tidak. ada sesuatu yang mengganjal dalam heels ku"
Kenapa juga ada batu kecil yang masuk kesana. Ada-ada saja
Aku menegakkan tubuhku kembali
Tiba-tiba saja ada seorang pengendara sepeda yang melintas di sampingku
"......"
Aku kembali melanjutkan perjalananku
Lagi, pengendara sepeda itu melintas di hadapanku namun kali ini dia berhenti
"Ternyata itu benar-benar kau?" Aku tersenyum lega, begitupun dia
Lima tahun sudah kita tak berjumpa
Dan tepat di sore ini, kau datang
Menghentikan penantianku selama ini
Kau datang, di saat salju sedang turun
Dan sudah sering aku dihangatkan
Oleh teh, selimut dan kaos kaki ku
Kini..kehadiranmu kembali
Apakah untuk melengkapi kehangatanku?
Aku merindukanmu...
Inspired by
Pretty Noona Who Buys Me Food
KAMU SEDANG MEMBACA
From Heart to Heart
PoesíaAbout heart, from heart to heart . . Some poetries and quotes falling down from author's mind. Inspired by author's life and surroundings. If I don't talk, so I write......
