Genre:Romance,Hurt,Comfort
Rate:T - M
Summary:
Jika kita dipisahkan tanpa kata perpisahan
Akankah kita juga dipertemukan tanpa ada kata perpisahan lagi?
Alur yang kembali menjadi teka-teki,cerita indah tanpa landasan,
Mungkinkah rasa itu akan terula...
"geunde...."Chanyeol menatap kembali yeoja manis itu penuh arti
"Kyung.....soo"
The Second Falling
By:Yoora_ira
Genre:Romance,Hurt,Comfort
Length : Chaptered
Rated : T
Maincast:
Chanyeol - Kyungsoo(gs)
-- Happy Reading --
Seorang laki-laki jangkung dengan rambut hitamnya yang ditata keatas itu terlihat sedang melihat-lihat catatan medis yang ia pegang,Ya...Dia adalah seorang Park Chanyeol.Dokter Muda lulusan Universitas Tokyo Jepang,yang baru tiga minggu ini di tempatkan di bagian UGD Medico Park Hospital,yang tak lain adalah Rumah Sakit milik sang Appa.Saat ini Chanyeol memang ditempatkan di bagian UGD,hal itu dilakukan oleh sang Appa agar sang anak bisa belajar dari bawah dahulu sebelum menempatkannya sebagai kepala Rumah Sakit untuk menggantikannya nanti.
Tiba-tiba suara Sirine Ambulance terdengar nyaring memenuhi kawasan Rumah Sakit ,para perawat pun segera berlarian sambil mendorong brangkar -Tempat pasien berbaring ,menuju ke halaman Rumah Sakit.
Terdengar riuh para perawat membicarakan Pasien yang baru saja memasuki ruang UGD itu dengan dalih kecelakaan tunggal yang menjadi penyebabnya.Saat itu hanya Chanyeol lah Dokter jaga UGD yang sedang tidak memiliki pasien,dan dengan sigap Chanyeol yang sadar akan posisinya itu,langsung mendekati brangkar yang sekarang sudah terisi oleh pasien yang terbaring diatasnya.
"Aku yang akan menanganinya"seru Chanyeol kepada beberapa perawat yang mendorong brangkar tersebut,dan tanpa disangkanya kedua netranya langsung melebar sambil mengernyitkan dahinya saat Chanyeol mengalihkan tatapannya pada Pasien tersebut - Itu temannya
"Kim Jongin"batin Chanyeol
Buru-buru Chanyeol langsung memberikan pertolongan pertamanya begitu sampai ruangan kosong yang hanya dibatasi tirai panjang itu,sebagai sekat antar pasien lainnya.Setelah membalutkan beberapa perban,kasa,dan memasangkannya sebuah infus yang menggantung indah di sebelah tubuh jongin itu,ia segera melenggangkan kakinya menuju ruangannya.