"Bantuin gue bersih - bersih rumah "
"Iye iye.. Rumah siape.. Yg bersihin siape"
"Lah elu kan numpang di rumah gue"
"Tapi gue numpang kan disuruh lo, yaudah deh gue pulang"
"Eh bam bam jangan gitu dong, masak sobat gue ngambekan"
"Kayak lo kagak aja "
"Emang enggak"
"Rel kereta mah susah"
"Bambam dor mah gitu"
"Gitu gimana"
"Gitu gitu aja, gx Ada perubahan sama sekali"
"Maksut lo wajah gue gini gini aja gitu? Mau gue kibas lo"
"Hahaha sorry men, bukan maksut gue hina lo, maksut gue tuh sifat lu masih sama aja kayak dulu pas lo masih kecil"
Adzan maghrib berkumandang keduanya fokus mengerjakan tugas. Ups bukan keduanya bamzi hanya memainkan hp-nya
Ting tong ting tong...
"Tuh bukain pintu Sana bam"
"Gx ah lo aja gue takut"
"Lo liatkan gue lagi ngerjain tugas "
"Bareng aja yuk"
"ish.. Udah sono bukain"
"Iya iya.. "
"Silahkan m... "
Belum selesai bicara, bamzi dikejutkan oleh sesosok boneka besar yg tingginya sama dengan bamzi, boleh di tebak, reaksi bamzi yg histeris minta ampun dia menjerit dengan sekeras kerasnya sambil berlari ke kamar farel dan segera menutupi wajahnya dengan selimut sambil memanggil nama farel.
"Rel..!!!! Rel tolongin gue..!!! Wuaa...!!!!!"
"Ada apa bam, ada apa"
"Itu.. I.. Itu.. Itu.. "
"Tenang tenang... Lo tenang dulu ok... "
"Rel...di.. Di. Disana... Ada.. " bamzi bercerita dengan nafas yg terengah engah.
"Iya di sana ada apa"
"Itu... Haahahannttuu"
"Hantu? "
"Ya udah yuk kita periksa "
"Gx mau ah takut"
"Gpp... Tenang disini ada gue"
"Tapi"
"Ok lo tunggu disini gue kesana"
"Rel.. Gue ikut"
"Lah katanya gx mau ikut"
"Tapikan kalo gue disini sendiri , gue juga takut"
"Ya udah yok bareng"
"Ok"
Diselidikilah pintu depan mereka yg dikatakan bamzi terdapat sosok hantu. Namun yg didapati mereka hanyalah bunga melati yg di tabur seperti jejak.
"Mana hantunya"
"Tadi disini rel, eh tuh apaan coba"
"Melati? "
"Lo mau kemana rel "
"Ikut aja"
"Hihihi... Seremmm"
Jejak itu hilang di balik pintu gudang.
"Hm... "
"Rel jangan dibuka"
"Ssst diem"
Tiba tiba brakk
"Woy siapa lo! " Teriaknya sambil membuka pintu gudang.
Di dalam gudang yg didapatinya yaitu banyak boneka boneka yg bertuliskan nama farel.
"Hey keluar kamu, kalau berani tunjukkan dirimu"
Dibelakang terdengar suara wanita lembut yg membuat keduanya merinding kaget dan masuk ke dalam gudang, brakk... Pintu gudang terkunci. Sosok bayang wanita tersebut tidak terlalu jelas.
"Aduh rel gimana nih, mana pintunya kekunci"
"Tunggu bentar"
Sambil menjongkak kaca jendela.
"Nih kena, keluar "
" ntar masuk ke rumahnya gimana"
"Udah tenang aja, gue atur"
Mereka mencoba keluar lewat jendela dan masuk kembali ke dalam rumah lewat pintu depan.
"Untung ada kunci serep(cadangan) "
"Syukur deh"
Merekapun akhirnya bisa kembali ke dalam rumah, dan tidur karena hari ini begitu melelahkan.

KAMU SEDANG MEMBACA
Wanita Misterius
Mystery / Thrillerperasaan takut terhadap sesuatu yg di anggap berbeda, bagaimana coba jika kita merasa Ada sesuatu yg selalu hadir disisi kita, namun ketika kita menoleh, kita hanya akan menganggap Itu hanya sebuah halusinasi.