2

2.7K 81 4
                                    


Tap ... tap ... tap

Reza menoleh kebelakang, menatap kedua sahabat sintingnya tengah berjalan kearahnya. Reza langsung turun dari panggung kecil itu, memberi luang agar salah satu sahabatnya tadi bisa leluasa menaiki panggung kecil tersebut.

"Sttt dit," bisik Reza kepada salah satu sahabatnya yang tengah berdiri sombong sembari cengengesan menatap ketiga junior nya yang cantik cantik itu. Kemudian yang dibisikkin pun menoleh, menatap heran kearah Reza serta mengangkat sekali kepalanya menandakan bertanya ada apa.

"Gue tadi ga sengaja ngerjain adeknya Kevan anji*g, gila nih gemana nasib gue kalo sampai si Kevan tau gue habis ngerjain adeknya," ujar Reza dengan nada sedikit gugup, sepertinya dia benar benar merasa bersalah karena telah mengerjai Rara.

"Hahahaha mampus Lo dugong busuk, lagian punya nyawa berapa Lo berani ngerjain adeknya si Kevan, hayoloo kalo ketahuan jamal Lo auto di rebus sama Kevan," ucap Dito menakut-nakuti Reza.

Fardito Gutama, wakil ketua ekskul basket di SMA ADIWIRALA. Ganteng, holkay, fakboy, sinting. Itulah definisi Dito secara singkat.

Nah kalo Reza? Nama lengkapnya Rezandra Gisaptya, humoris, receh abis, manis, suka gebetin adek kelas yang cantik cantik, juga ketua ekskul futsal di SMA ADIWIRALA.

"Selamat pagi semuanya," suara berat itu berhasil membungkam seluruh keributan yang ada ditengah lapangan, siapa yang tidak bungkam jika melihat duplikat Taehyung sedang berdiri tegak diatas panggung kecil itu?

Rara, Yuzky serta Fitri yang jelas jelas berada didepan pria tersebut pun diam tak berkutik, memandang takjub cogan yang ada didepan mereka. "Subhanallah, ganteng banget." gumam Rara tanpa sadar sedang ditatap balik oleh pria yang disebutnya "ganteng banget" itu.

"Perkenalkan nama saya Razidan Perwira Negara, saya adalah ketua osis di SMA ADIWIRALA ini, saya juga yang akan memimpin jalannya masa orientasi siswa ditahun ini, jadi mohon kerja samanya ya adik adik," ujarnya dengan diakhiri senyum tipis dipipi putih nya itu. Bagaikan disapa bias kesayangan mereka, seluruh siswi yang berada di lapangan itu pun berteriak heboh sembari menjawab "PAHAM" dengan lantang, tak lupa teriakan piwit piwitnya.

Yang terakhir adalah Razidan Perwira Negara, atau yang biasa disapa Zidan oleh siswa siswi SMA ADIWIRALA. Zidan ini terkenal sebagai cowo yang cuek, dingin juga sangat irit bicara. Tidak pernah berpacaran dan adalah salah satu anak dari sultan yang ada di Indonesia. Memiliki wajah sedikit kebule-bulean adalah ciri utama dari seorang Zidan.

"Buset, gue serasa lagi nonton konser BTS beneran anjir," gumam Yuzky setelah selesai ikutan teriak "PAHAM" tadi.

"Acara pertama dipagi hari ini, sebagai acara pembuka MOS pada tahun ini, saya mau kalian semua meminta tanda tangan anggota osis paling sedikit 20 orang, usahakan selang seling ya, 10 cowo dan 10 cewe. Saya berikan waktu hingga pukul 9, tepat lonceng istirahat pertama berbunyi. Sedangkan khusus untuk kalian bertiga yang tadi datang terlambat, saya mau kalian mendapatkan 25 tanda tangan anak osis, paham?" ujar Zidan memberikan arahan untuk seluruh siswa siswi baru di SMA ADIWIRALA tahun ini.

Setelah selesai berbicara sepatah dua patah kata, kemudian kembali lagi lah sikap asli dari sang Zidan, yaitu cuek, dingin, serta tidak suka keramaian, Zidan pun langsung menepi ke tepi lapangan, tepatnya dibawah pohon besar yang terdapat bangku dibawahnya.

Siswa siswi baru SMA ADIWIRALA pun mulai berkeliaran mencari tanda tangan anggota osis di lapangan utama tersebut.

Rara, Yuzky dan Fitri menjadi dekat karena mereka bertiga sama sama mendapatkan hukuman yang sama. Entah bagaimana ceritanya mereka bertiga sudah akrab bak sahabat kecil yang berkumpul kembali. "Tunggu dulu, Rara capek banget, kita gabisa duduk sebentar apa?" tanya Rara dengan nafas yang sudah tidak teratur. Yuzky dan Fitri kemudian tertawa, "Gini nih jadinya kalo anak TK masuk SMA, ngerepotin nya kelewatan banget, heh Rara asal Lo tau ya, kalo kita ngaret dikit aja, yang ada hukuman kita bisa bisa ditambahin ama mereka anak anak osis tau, mau Lo?" cerocos Fitri dengan tak henti hentinya mengipas wajahnya dengan lembaran kertas berisikan tanda tangan anggota osis.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 01, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

WILL YOU BE MINE?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang