Prev : Tiba²....
Aku terjatuh dari tangga, dan yang memegang ya siapa lagi klo bkn Namjoon, aahhh dia lagi! "Neoneun amugeosdo anya? (Kamu gak apa²?) " Tanya namjoon
"Amugeosdo (gk apa) "
"Apeumyeon yelago hae (kalau sakit, bilang ya) "
"Dodaeche mwoya? (Apaan sih?) "
"Neo wae geulae (aku takut kamu kenapa²) "
"Jeong gijeong in acha beon! (Biasa aja kali!) "
"Ne.. Ne... "Aku langsung turun dari gendongan namjoon dan kembali berjalan biasa, aku tidak pernah di gendong selain appa dan abang Suki, ya jadi itu terasa aneh.
**
Kemarin, appa juga bilang kepadaku bahwa Namjoon akan sekolah di sekolahku SMA 13,dan disuruh bantu dia karena masalah bahasa, aku hanya mengangguk. Dan sekarang hari ini jam ini menit ini dan detik ini aku akan sekolah bareng ama Namjoon, dan hari ini hari senin, hrs upacara 1 jam, klo tdk baris biasanya dijemur sampai waktu istirahat, ya itu cukup lama, jadi aku memilih untuk mengikuti upacara. Aku melihat Namjoon yg berdiri di dpn cermin Bang Suki, ya dia terlihat tampan menggunakan seragam sekolah dan kacamata bulat nya, ya meskipun terlihat seperti culun, tapi kuhargai. Eh, tadi aku ngomong apa sih? Namjoon? Ganteng? Ah, pasti ngimpi! Aku sudah mandi sudah olahraga pagi, tapi blm memakai seragam, aku pun bergegas memakai seragam. "Haja ppaleun lizya!, najung e neujge (Ayo cepat lizya!, nanti terlambat) " Terdengar teriakan Namjoon dari luar
"Ne.. Ne.. ". Sabar kek, make dasinya tuh lama tau! Kumelihat seragam namjoon yg terlihat acak² an, "geun-il han dangsin eun honlan eul bwa (seragam mu terlihat berantakan) " "Ne mian (iya maaf) " "Sagwa pil-yo ga eobs-seubnida (tak perlu minta maaf) " "Ne"**
Akhirnya, kmi pun sampai di sekolahku tercinta, aku hrs ke koperasi dan membeli buku pelajaran untuk Namjoon, karena dia blm mempunyai buku pelajaran dan buku lainnya. "Bi, berapa harganya? Buku tulis 5 + Buku pelajaran lengkap" Jelasku "Oh, harganya 500.000,Buku tulis 5 = 25.000,Buku pelajarannya 475.000" "Ini uangnya bu"
"I namjoon, ui chaeg (ini namjoon, bukunya) " "Ne, gamsa (iya, makasih) " "Gat-eun-eseo (sama sama) "
Aku melewati belakang sekolah, agar tdk terlalu berisik karena aku membawa Oppa² korea ✌, dan aku malas menjawabnya, dia sekelas dgnku, Dikarenakan cuaca tdk mendukung, upacara hari ini diliburkan jelas bu Kepsek di Microphone, semua anak² bersorak "Yey!", ah ngapain gk upacara, msk kelas jdi ribet deh!
Aku pun perlahan memasuki kelas, ya taulah apa alasanku. " Hey, itu Oppa korea! " Teriak salah seorang saat melihat namjoon "eh, benar itu oppa Korea! " Teriak salah seorang anak lagi, dan auto jadi mengerubuni aku dan namjoon, karena ku menggandeng tangan namjoon erat², ada yg bilang udh pacaran ya, ada yg bilang lagi pdkt ya banyaklah ocehan mereka, aku langsung menarik tangan nya menuju meja dibelakang ku yg kosong, jadi Namjoon duduk dibelakang ku, namjoon duduk disebelah Raine anak yg pendiam nya mintha amphun, dia hanya melirik namjoon lalu menggambar lagi.
"Namjoon,Yeogi e man daleun maeu isang han (namjoon, kamu disini saja, yang lain sangat aneh) "
"Ne, wae geudeul eun gyesog haeseo leul boassada?(iya,kenapa mereka melihatku terus?)"
"Imi dangsin ege mal haessda, geudeul eun isang han (kan sudah kubilang, mereka aneh) "
"Oh"
Pak Karman pun memasuki kelas, dan semuanya berhenti mengoceh, mungkin karena pak Karman Guru killer (galak) dan mereka takut dimarahin, ya jadinya gk ada yg nakal deh, makasih pak karman udh nyelametin saya dari kerubunan cewe² keganjenan. "Sekarang, buka buku tulis, bapak akan menulis soal! " Dan tiba² namjoon menanyakan sesuatu "lizya, naneun bangbeob ssi gyosa ihae haji anhseubnida (lizya, aku tidak mengerti apa yang pak guru omong) "
"Chaeg sseugi myu mich bodeu e issneun sseugi (buka buku tulis mu dan tulis yang ada di papan tulis) "
"Okay okay"
Aku tdk tahu apakah dia bisa menulis bahasa Indonesia? Bisakah dia membacanya? Aku jg tdk tahu, semoga dia bisa. "Anak² Bpk akan berikan kalian waktu, 20 menit harus sdh selesai, Lizya nanti akan kumpulkan"20 menit kemudian~~
"Anak², waktu sdh habis, silakan kumpulkan di lizya! " Aku mengumpulkan semua buku tulis, setelah kulihat tulisan Namjoon, tulisan nya bagus tdk acak² an ya lebih bagus dari aku klo boleh jujur :). Aku mengajaknya makan di kantin, aku membeli Bakso urat 15.000,tapi Namjoon terlihat seperti ia melihat surga, dia melihat berjejer mie berbagai rasa, sampai dia terlihat seperti org yg bod*h, ah lucu deh pokoknya! Dia sepertinya memesan Mie indomie kuah rasa soto dengan telur dan rawit, aku pun duduk berhadapan dgn Namjoon, "Saya senang" Namjoon ngomong pake Bahasa Indo! Aku gk ngimpi kan? Gk lah aku pun menyantap bakso yg kubeli, tapi nampaknya Namjoon sangat senang sekali bisa mencoba mie kuah, kyk gk pernah nyoba mie aja Namjoon. "saya ingin ke toylet" Izin Namjoon "yudh sana, toilet nya di sebelah kelas kita" "Ya"
Perhatian kepada seluruh anak, ditemukan anak yang pingsan di toilet siswa laki².....Stay tuned terus ya, maaf klo update nya lama
Salam single
✌✌✌

KAMU SEDANG MEMBACA
Please Stay /// BTS
Fanfiction¶ Seorang laki² bernama Kim Namjoon datang ke Indonesia. Karena semakin akrab dgn Lim Lizya, anak dari teman Kim Namjoon.