Pacaran dengan Jungkook? Hell. Seperti mati tanpa pencabutan nyawa. Tapi sayangnya. Aku melakukannya.
📍
Gadis yang malang itu menendang-nendang gerbang sekolah. Berusaha membujuk si satpam anti korup.
Beribu cara telah gadis itu lewati. Bersikap imut, menyogok, atau mungkin berubah menjadi makhluk termalang yang pernah hidup di muka bumi.
Tapi, siapa sangka. Pak satpam sekolahnya ini, benar-benar berhati sekeras batu. Berpendirian setegap tiang listrik. Dan tak terintimidasi sedikitpun. Memang benar-benar kuat iman.
Sudah sekitar 15 menit ia berdiri sambil menendang-nendang kecil gerbang sekolahnya -sejak ia membujuk si satpam- tapi tak kunjung mendapat restu dari bapak tua itu untuk melewati gerbang sekolah. Dan fakta yang lebih parah. 30 menit lagi adalah pergantian jam. Jam dimana seseorang yang siap membunuh siapa saja apabila orang itu dianggapnya tak taat peraturan.
Siapa lagi kalo bukan Kang ssaem. Guru yang luar biasa tampan tapi seramnya juga luar biasa. Dan apabila kau pernah jatuh cinta padanya bahkan hanya semenit, dijamin kau akan menyesalinya.
"Bapak liatlah. Saya dari tadi hanya membuang-buang waktu dan nafas. Dan oksigen di sekitar sini jadi mubazir karena itu. Itu berharga, saya mengasuransikannya. Si Oksigen. Jadi bisakah anda berbaik hati setidaknya hanya sekali?"
Si ratu drama yang sangat pintar. Ngeles.
Tapi tetap. Lawan main yang notabenenya hanya aktor sampingan itu aktingnya mengalahkan seorang Leonardo DiCaprio. Sungguh penguasaan akting dengan pendalaman dan pendirian yang bagus. Sampai membuat gadis ini ingin menyodorkan air aki secara paksa.
"siapa suruh telat. Saya? Saya gak nyuruh kamu telat kan?" Kaki orang itu menghentak-hentak. Badannya yang gempal juga ikut bergoyang beriringan dengan hentakkan kakinya.
Gadis itu bersungut. Memutar bola matanya jengah. Dia dengan sangat terpaksa kali ini mengalah. Mungkin menunggu sampai bel istirahat? Dan mendapat hukuman? Jadi pengalaman pertama itu tidak burukkan? Bukankah sekolah tanpa hukuman seperti hidup tanpa jantung? Tidak lengkap.
Gadis itu duduk di depan gerbang. Memainkan batu jalanan dan sesekali meniup poninya bosan.
Mungkin hanya berselang 5 menit ia menggambar-gambar tak jelas di aspal. Mobil sport merah yang ia yakini milik kekasih-sialan-nya itu berhenti didepannya.
Tiiiiiinnnnn.
Klakson yang panjang, membuat gadis itu lagi-lagi terpaksa berdiri.
Kaca jendela mobil itu terbuka. Menampilkan wajah cowok tampan. Ralat. Menjengkelkan itu dihadapan mukanya. Yang membuat pagi seorang primadona menjadi tambah hancur berantakan.
Lelaki itu membuka pintu mobilnya. Kemudian berjalan keluar mendekati si satpam anti korup. Lalu melemparkan kuncinya ke orang itu.
"Parkirkan ya pak. Saya mau ngejar start" katanya enteng.
Gadis itu melongo. Segampang itu? Apa ia harus ke sekolah pakai mobil sport juga biar bisa suruh-menyuruh? Heol. Jika ia pakai sendal jepit sekarang. Pasti sendal itu sudah melayang dan memakan korban.
"tentu" kata si satpam. Tapi jeda beberapa detik satpam itu membulatkan matanya.
"tunggu! Kamukan juga telat. Kenapa nyuruh-nyuruh saya ei!" Dan dengan brutalnya kunci mobil sport itu dilemparnya tepat mengenai kepala bagian belakang Jungkook. Lumayanlah pengganti sandal.
Jungkook mengusap kepalanya. Lalu menatap gadis di sampingnya yang menahan tawa. Sambil bergerak-gerak tak jelas.
"Kau kenapa? Ambien?" tanyanya sarkasme. Sedangkan gadis itu membulatkan matanya tak terima.
"Tidak. Hanya saja tadi ada sejenis semut yang ingin menginjak gajah. Dan itu ya sedikit lucu" balasnya tak kalah mengintimidasi sekaligus menyindir. (P.s; maksudnya kejadian Jungkook yang mau membodohi si satpam)
"Oh. Begitu. Padahal aku mau mengajakmu masuk tanpa diketahui satpam gembul itu. Tapi eh tak jadi deh" kata Jungkook sedikit menggoda. Ia tau gadis yang notabenenya anak teladan ini terpancing dengan caranya itu.
Jungkook sedikit berjalan meninggalkan gadis itu, sambil menghitung di dalam hati. Dan binggo! Tepat dihitungan ke lima gadis itu meneriakinya dari belakang.
"Tunggu! Aku tak bermaksud" kata-katanya terpotong, atau lebih tepatnya sengaja dipotong. Dan sekarang posisi gadis itu sudah menarik ujung seragam Jungkook. Dan lelaki itu malah tersenyum menang.
"Kalau begitu. Karena kita sekarang dalam mode taruhan. Bagaimana kalau seminggu ke depan kita berkencan?"
Gadis itu kembali melongo. Mungkin hari ini adalah rekor terbanyak dia shock. Dan jika sekali lagi ada orang yang mengagetkannya. Fix, ini adalah rekor baru di guest of record dengan tittle 'suprised woman'.
"Bagaimana? Nam Hyo Joo?" kata lelaki itu lagi.
"Kalau tak mau? ya tidak apa-apa. Aku akan masuk sekarang" lanjutnya lagi.
Maksud Hyo Joo sebenarnya bukan begitu. Dia hanya sedikit parno dengan Jungkook setelah orang itu jadi pacar-sialan-nya. Tepat 3 hari yang lalu, ekskul berita di sekolah mereka memberitakan kejadian -yang tidak murni akibat rasa suka- itu seharian non-stop tanpa jeda iklan. Karena Jungkook selalu menyebut dirinya dengan 'nona Jeon' atau 'hai pacar'
Bayangkan. Padahal hanya sebuah taruhan.
Tapi orang menganggap status yang mereka jalani serius. Wow, mimpi buruk lainnya.
Totalitas si tuan ice blender itu untuk mencapai kemenangan memang patut di acungi jempol. Dasar, kutub utara tak memiliki hati!
"Baiklah. Seminggu. Ayo kita berkencan!" Hyo Joo mengiyakan permintaan lelaki itu. Kembali dengan terpaksa. Mengingat ia masih memikirkan masa depan, atau pelajarannya yang akan tertinggal. Intinya ia ingin masuk ke dalam sekarang.
Tergurat sedikit senyum diwajah yang lumayan sedikit tampan itu. Dan itu adalah senyum kemenangan yang licik.
Demi sayap burung unta. Untuk kedepannya. Bisa di jamin, seorang Nam Hyo Joo benar-benar menyesal untuk mengiyakan ajakan si Jung-kakek sihir-Kook ini.
Demi mata plankton. Berdoalah. semoga, dia tidak jatuh dalam pesona malaikat pencabut nyawa itu.
-- T V C --
Tolong, Vote, Comment
KAMU SEDANG MEMBACA
Luvfonte [JJK]
FanfictionKalian percaya cinta? Sumber cinta? Ha! Cinta hanya sebuah omong kosong.Untung hanya bullshit, bukan bulldog.Untung hanya sakit, tak menggigit. Untung hanya suka, bukan sayang:) Started;03082018 ©vambifox;Original
![Luvfonte [JJK]](https://img.wattpad.com/cover/148571333-64-k73084.jpg)