__koreksi tipo
Maaf yaa
####
Amber bangun seperti biasanya kali ini dia tak tidur di kamar utama alasanya karna memang dia sedang muak dengan krystal.
Jika tau krystal membohongi nya dan berpura pura maka mungkin Amber akan mengatakan dari dulu saja.
Tak ada gunanya menjaga perasaan krystal hanya membuang buang waktu saja.
Amber melihat dirinya di cermin besar mengusap beberapa kali wajahnya.
Dengan napas berat akirnya Amber turun ke lantai bawah dengan harapan tak menemui krystal.
Tapi baru beberapa langkah kakinya menuruni tangga dilihatnya krystal yang tak terlihat muka bersalahnya menyapa nya dengan santai dan mengajak nya makam bersama.
Amber yang seperti biasanya menenteng dasi di tangannya hanya terdiam di tempatnya membuang pandangannya dan kemudian berlalu langsung menuju mobilnya.
"Amber jadi sekarang kenapa kau yang marah,bukan kah seharusnya aku marah" krystal berucap di belakang Amber saat ini.
Amber tak memperdulikan ucapan krystal dan kemudian membuka pintu mobilnya dan berlalu begitu saja meninggalkan krystal yang kini teridiam mendapati sikap Amber yang terlihat berubah.
Krystal menghela napas beberapa kali sambil memejamkan matanya.
Jika dia mengatakan saat ini dia sangat mencintai Amber,pasti Amber tak akan mempertanggung jawabkan perbuatannya pada wanita itu.
##
Krystal pov.
Saat ku tau kenyataan itu ingin sekali rasanya tangan ini melayang kewajah Amber.
Tapi apa yang bisa kulakukan sekarang.
Aku memang menyukainya,bagaiamana mengatakan bahwa aku tak menyukainya aku memberikan segalanya pada Amber bukan karna aku ingin memenuhi kewajiban ku sebagai istrinya tapi karna memang aku menyukai Amber.
Aku mencintai stupid itu sungguh dia ceroboh sekali kali ini.
Tapi sebagai seorang wanita aku tau aku tak boleh egois,maka aku akan melakukan apapun agar Amber dapat berpikir dan menjadi bijak dalam memilih dan mengambil keputusan.
Cepat atau lambat aku akan berbicara pada keluarga besar kami tentang ini.
Ah benar benar menyedihkan sekali
###
Disisi lain Amber benar sedang tak bersemangat hari ini di tambah perutnya yang kosong dan belum terisi sama sekali.
Amber duduk di meja kerja dan hanya mengetuk ngetuk jarinya sedari tadi.
Sampai skretarisnya memasuki ruangan untuk kemudian memberikan jadwal mereka hari ini.
Tatapan Amber terlihat kosong pikiran melayang ke ucapan krystal terus menerus.
Kenapa rasanya sepedih ini,ini pertama kalinya Amber merasakan begitu di buang begitu tak di anggap.
Terdengar beberapa kali dia menghela napas berat.
Skretaris park seperti nya benar memahami jika bos nya ini sedang tidak fokus.
"Sajangnim apakah anda baik baik saja ?"tanya skretaris park sambil menatap wajah lelah Amber.
"Aku sebenar nya sedang tak baik,bisakah kau membatalkan semua jadwal hari ini" Amber berucap sekaligus kelihatan ragu ragu.
Tapi skretaris park bukannya hanya di tugaskan sebagai skretaris dia juga membimbing amber dalam segala hal.
KAMU SEDANG MEMBACA
GARIS HIDUP
FanficKrystal jung wanita 29 tahun yang harus kehilangan suami nya dan dengan terpaksa harus menikahi adik iparnya sendiri Amber liu 20 tahun ,yang sikap nya masih kekanak kanakan dan usianya masih sangat muda.
