No homo tho © ceoseungri
Translated by Chuchumber
Monsta X © Starship
Genre: School life, romance and friendship
Warning: YAOI, AU, BL, Typo(s)
Happy Reading
.
.
.
"Hoseok!" Sang Guru biologi berteriak untuk ketiga kalinya.
"Ya," seorang pemuda menjawab dari deret belakang, duduk di atas pangkuan temannya, Hyungwon. Mereka mengobrol sangat nyaring sembari menulis catatan bersama.
"Tempatmu di sini!" Sang Guru menunjuk meja kosong tepat di depannya.
Wonho—panggilan akrab Hoseok—hanya mengangkat bahu. Ia tidak berniat kembali ke tempat duduknya di mana ia tidak punya teman berbicara. Ia menautkan jemarinya dengan Hyungwon. "Aku melihat lebih baik dari sini."
"Shin Hoseok." Sang Guru kembali berbicara setelah menghela napas dalam. "Lepaskan Hyungwon dan pindah ke sini sebelum aku melempar kalian berdua keluar."
"Pergilah jika kau tidak mau mendapat detensi," ucap Kihyun yang duduk di sebelah mereka.
Wonho mencebik, ia berdiri dan mulai berjalan ke tempatnya, tetap berusaha berpegangan dengan jemari Hyungwon selama yang ia bisa.
"Aku akan merindukanmu, Bro," bisik Wonho, berjalan mundur perlahan dan duduk di tempatnya, tidak memutus kontak mata dengan Hyungwon.
"Fokus pada catatanmu." Suara nyaring Sang Guru menghentikan tatapan Wonho dan membuatnya memutar kepala menghadap papan tulis. "Kau tinggal denganku setelah kelas selesai," lanjut Sang Guru membuat Wonho dengan dramatis terkesiap dan meletakkan tangan di dada.
"Oh tidak, Ssaem. Kau tidak bisa melakukan itu, aku hanya seorang murid." Wonho melanjutkan aktingnya.
Semua murid merasa sangat kesal, mereka ingin berkonsenterasi dengan pekerjaan mereka, tapi tawa nyaring Hyungwon terdengar jelas dari belakang kelas.
***
"Tebak siapa?"
Wonho melompat ke punggung Hyungwon dan meletakkan tangannya di depan mata temannya.
Hyungwon mengguncang tubuhnya agar Wonho turun dari punggungnya. "Apa yang kau dapatkan?"
Wonho menghela napas dan menunjukkan kartu yang mengatakan bahwa ia telah 'mengganggu siswa lain'.
"Itu menyebalkan," ucap Hyungwon datar.
Wonho memukul dada Hyungwon. "Tidak bisakah kau berpura-pura sedih dan menangis sedikit untukku?"
Hyungwon meletakkan kedua tanggannya di bahu Wonho, memasang wajah pura-pura prihatin. "Kau pantas mendapatkannya," ujarnya.
Wonho memukul Hyungwon lebih keras.
"Yah! Berhenti memukulku!" teriak Hyungwon. Berniat membalas perbuatan sahabatnya itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
No Homo Tho | hyungwonho [Transfic]
FanfictionSahabat bisa berciuman, bukan? Mereka juga bisa bergandengan tangan jika mereka suka. Satu-satunya yang menjadi masalah adalah ketika mereka jatuh cinta. Yaoi, AU, typo(s) School life, friendship, romance Credit: Orginial story by @ceoseungri Cover...