"Coba saja"
"HYA!!! TURUN DARI ATAS KU!!!" Protes ten saat taeyong mengukung tubuh mungil nya di tempat tidur
"Mana ada seme berteriak macam itu, ten" saut taeyong tanpa merasa bersalah sedikit pun
"Cih! Menjauh dariku!" Ten berlari keluar dari kamar itu
.
.
.
Dari pada terus-terusan berada di apartement taeyong, lebih baik ten berbelanja di sekitar seoul...dan benar saja! Sekarang di kedua tangan nya sudah penuh dengan berbagai ukuran kantong belanja, mulai dari bahan pokok, sampai kebutuhan lain nya...
"Jadi berapa semuanya?" Ten mengeluarkan uang tunai dari kantong nya, namun...
"Dimana uang nya???" Gumam ten hampir berbisik
"Biar aku yang bayar" ten berbalik saat mendengar suara seseorang dari belakang nya, sial saja!!! Itu taeyong??? Apa taeyong mengekori nya sedari tadi???
"Kau?!"
"Apa??? Aku hanya jaga-jaga" sanggah taeyong menaikkan sebelah alis tebal nya
"Wah! Anda lelaki yang romantis sekali! Apa dia kekasih mu? "
"BUKAN" protes ten mendelik kan matanya
"Maksudnya dia....aku ini suami dan dia istri, maklum lah...dia sedang mengidam" sanggah taeyong tersenyum
"Hya?! Berapa kali kita sudah bahas masalah itu?!" Bentak ten dengan wajah memerah karena menahan malu
"Sudahlah sayang~ nanti aegy nya sakit" bujuk taeyong menarik tangan ten keluar dari toko itu
"Aegy?! Aegy???? Katamu!!!! Kau pikir aku mau memberikan seorang anak padamu?! Otak mesum " celoteh ten menepis tangan taeyong kasar
"Ululuuu~lucunya kekasih ku ini" gemas taeyong
"KAU!"
"Tampan"
"Cih! Dasar--"
"Tampan?" Ten hanya mengatupkan bibir nya karena kesal dengan taeyong...heihei?! Taeyong bahkan tidak pernah mengatakan CINTA untuk nya...
Hubungan? Hubungan apanya???
"Sayang? Kajja? Kita makan disana" taeyong dengan tidak elitnya menarik tangan si mungil dengan keras menuju sebuah restoran bernuansa Thailand...yahhh ten sangat menyukai makanan thailand...
"Sepertinya belanjaan mu berat sekali ya sayang?" Taryong melirik dengan ekor matanya
"Sudah tau pakai bertanya?!!!" Dengus ten kesal
"Sini, biar aku yang bawa ke mobil, kau tunggu saja aku disini"
Dasar!!!
Kini ten memilih duduk di meja sambil menunggu pesanan nya datang, sambil menunggu taeyong(?) Matanya tidak berhenti untuk melaksanakan aktifitas celingak-celinguk
"TEN?!"
mata ten langsung melebar saat mendengar suara itu...rasanya bulu kuduk nya meremang semua karena saking terkejut nya melihat si pemanggil..
"Appa?" Ucap nya
"Dari mana saja kau ha??? Appa sangat mengkhawatir kan mu! Kau tau??? Appa kemarin hampir mati karena mengetahui kau pergi dari rumah....sudah lebih dari sebulan!!! Kami selalu mencarimu....maafkan kami yang selalu mengasari mu nak? Kami---Hey?! Kenapa menangis?!" Celoteh sang appa saat melihat ten menangis didalam pelukan nya
"Kenapa mencari eoh?! Kalian sendirikan yang mengusir ku??" Tangis ten semakin menjadi-jadi
"Maafkan kami...nak" itu suara ibu nya ten
"Kalian jangan temui aku lagi, karena aku sudah bahagia dengan seseorang" ucap ten menepis tangan kedua orang tua nya, kemudian berjalan keluar
"Tapi...jika kalian benar-benar tulus? Kita bisa bicarakan itu lain kali" ketus ten benar-benar pergi
Brakk
"Hey? Ada apa dengan mu?!" Panik taeyong saat melihat tubuh mungil itu tertabrak oleh nya
"Aku mau pulang!"
.
.
.
"Ayo katakan padaku? Ada apa dengan mu?" Bujuk taeyong menyeka air mata ten, namun dengan cepat di tepis dengan ten
"Jauhkan dirimu dariku" ketus ten
"Ada apa?"
"Aku masih kesal padamu, kan sudah kukatakan aku adalah seme artinya aku yang dominant disini"
Taeyong dibuat terkekeh keras saat mendengar alasan polos dari ten nya itu
"Tidak! Kau harus tetap menjadi submisive " ketus taeyong terdengar tegas dan tidak ingin di bantah lagi
"Hikss!!! Huwaaaaaaaaaa!"
"Astaga!!! Baiklah-baiklah....aku akan membiarkan mu menang kali ini" bujuk taeyong lagi-lagi
"Kau bodoh sekali sih! Cepat nyanyikan sesuatu untuk ku!" Protes ten di sela-sela tangis nya
Satu satu...aku sayang tenie~
Dua dua....juga cinta tenie~
Tiga tiga...tenie sangat sexy
Satu dua tiga....ayo kita buat baby~
"Lagu macam apa itu?!!!" Protes ten setelah memukul taeyong dengan bantal nya
"Untuk mu sayang"
"Otak mesum!!!!!"
Tbc...
KAMU SEDANG MEMBACA
Him And I [TaeTen][complete]
FanfictionLee Taeyong...Berkuasa, egois, dan semena-mena terhadap orang disekitar nya... Ten chittaphon leechaiyapornkul...Manusia rapuh, cengeng, lemah, dan selalu jadi bahan pembulian orang-orang disekitar nya. BOYLOVE STORY... ONLY 18+ AREA..
![Him And I [TaeTen][complete]](https://img.wattpad.com/cover/147581711-64-k28786.jpg)