Pria tua itu berkulit pucat
Kriput dengan punggung mulai membungkuk
Dari wajahnya terlihat sudah begitu banyak cerita dan perjuangannya
Barangkali juga cinta yang jatuh berupa tetes keringatnya
Pria itu bernama Ayah
Sang penasihat bijak yang tak kenal lelah
Sang pencari nafkah yang begitu tegar
Juga sesosok panutan dari anaknya yang mulai beranjak mengarungi kehidupan
Terima kasih Ayah
Kau bagiku adalah matahari
Kau bagiku adalah bumi
Kau bagiku adalah udara
Dan segala tentangmu lebih indah daripada puisiku atau puisi-puisi yang pernah ada
Satu kata untuk Ayah?
Kalau bagiku Ayah adalah pahlawan.
Semoga Ayahku dan Ayah kalian selalu sehat dan panjang umur. Semoga kita bisa membahagiakannya. Dan untuk yang sudah ditinggalkan, jangan lupa berdoa selalu untuknya. Semoga ia selalu bangga kepadamu.
KAMU SEDANG MEMBACA
(Telah terbit) Sebuah Puisi Dari Perasaan Yang Sulit Terucap
Poesie(Telah terbit) Pesan langsung ---> Www.bakbuk.id bersantai dengan secangkir minuman, memahami keindahan kata yang t'lah menjadi puisi pasti menyenangkan.
