June 20,2014
Sara’s POV:
Aku menangis sejadi-jadinya dikamar.Sudah dua hari, bodolah aku tidak peduli! Aku tidak menyangka bahwa aku dan Louis sedang break. Sara..kamu bodoh. What have I done?
Aku menyia-nyiakan lelaki yang aku sayangi..
Knock knock
Terdengar ketukan pintu. Aku berjalan kearah pintu sambil menghapus air mataku. Sesaat membuka pintu, yang aku temukan adalah Louis Tomlinson dengan membawa bunga mawar putih ditangannya serta senyuman menghiasi wajahnya.
Dengan segera, aku memeluknya. Melepaskan tangisanku dipelukannya. Yang kupeluk hanya tertawa kecil sambil mengusap-usap rambutku.
“Lou..louis a-aku”
“sshh. Kamu memang ngeselin. Tapi aku tetep sayang dan cinta sama kamu. Maafin keegoisan aku ya?” ia memohon.
Aku mencium pipinya berkali-kali,” aku udah maafin kamu boo”
Ia mencium keningku lama,” I love you sweet cake”
Aku mengangguk lalu memeluknya erat.” Aku juga mencintaimu Louis.”
“Jadi..apa kita kembali sekarang?”tanyaku ragu.
Ia berfikir..” hm bagaimana ya?menurutmu bagaimana jika aku berkata: I, Louis William Tomlinson truly madly crazy deeply in love with you Sara Agatha Walsh with all of my heart and don’t give two fucks for what just happen to us?”
Aku yang mendengarnya hanya bisa tersenyum seperti orang gila lalu kembali memeluknya. Ah,akhirnya kami balikan! Terimakasih tuhan.

KAMU SEDANG MEMBACA
Problem messenger // l.t <COMPLETED>
FanfictionHanya sebuah percakapan sepasang kekasih di blackberry messenger yang terkadang bahagia terkadang tidak. Tetapi, selalu terselip arti tersembunyi di setiap kata yang dilontarkan dari sebuah teks.