Panas menyengat setiap menjelang pukul 11.00. Mataku terasa lelah, ingin rasanya melenyapkan pandangan sejenak namun harus kutahan untuk 2 jam lebih 30 menit mendatang. Hari ini adalah jadwalku HaRuMan atau kepanjangan dari Halaqah Rutin Mingguan di salah satu organisasi kampus. Sebetulnya bisa saja aku meminta izin untuk tidak hadir, tapi aku sudah dua kali tidak hadir. Malu rasanya meninggalkan ilmu-ilmu yang seharusnya kudapat untuk bekalku di akhirat nanti. Ilmu dunia saja sampai letih kukejar, masa ilmu agama tak sampai menekan otak seperti tugas kuliah, tak mau berjuang, apalah apalah daku yang hanya kuliah dibiayai orang tua.
Nama aku hanah alifah, mahasiswi jurusan Bahasa dan Sastra Arab semester 2. Aku terlahir di keluarga yang mengerti tentang agama Islam. Aturan ketat dari keluarga yang tentunya bersumber dari Islam harus aku terapkan meski sulit jika sudah berinteraksi dengan dunia luar terlebih dunia kampus meskipun aku berkuliah di Universitas Islam Negeri!. Abii dan ummii selalu berpesan padaku untuk selalu mempertahankan aturan Islam yang bisa dikondisikan sendiri dalam kehidupan yang kulalui. Dan aku tekankan kembali, mempertahankannya adalah tantangan terberatku. Hemm bukan cuma aku tetapi juga teman-temanku yang sedang berjuang bersama.

KAMU SEDANG MEMBACA
Hati untukku
SpiritualitéCinta bukan hanya berisi keindahan, kenyamanan, kesukaan, dan menggebu-gebu. Cinta mengajarkan untuk sabar, berjuang, bertahan, melawan dan pengorbanan.