-13-

515 100 13
                                        

.
.
.
.

Jin dan Minho malam itu benar-benar sudah tidak sadarkan diri..
Sedangkan suzy yang mulai bosan berniat keluar  dari ruangan itu untuk mencari udara segar.
Tetapi langkahnya terhenti ketika sebuah panggilan dari seseorang menghubungi ponselnya

"Halo Yoojung-ah.." salam Suzy ketika ia mengetahui bahwa adiknya sedang menghubunginya

"Hiks eonie.. tolong aku." Seru YooJung di ujung telepon

"Why? Yoojung-ah kau kenapa? Apa yang terjadi? Kau sekarang dimana?" Khawatir Suzy ketika mendengar suara adiknya sedang menangis

"Aku belum siap hiks..aku belum siap eonie.."

"Apa maksudmu? Katakan dengan jelas!"

"Eonie aku belum siap untuk MENIKAH" teriak YooJung ditengah isakannya.

"Apa maksudmu?"

"Ayah ..hiks... ayah menjodohkan ku dengan rekan bisnis nya"

"Shit!" Umpat Suzy langsung memutuskan panggilannya .
Suzy sangat geram , marah , dan kecewa terhadap perbuatan ayahnya yang egois dan seenaknya sendiri memutuskan masalah.

Dug
Ditendangnya sebuah sofa tempat dimana suaminya sedang berbaring bersama Minho

"Suami! Bangunlah!" Teriaknya
Tetapi tetap saja sang suami tidak bergeming sedikitpun dari tempatnya

"Kau benar -benar merepotkan Kim Seokjin !" Pekik Suzy dan akhirnya ia memutuskan untuk membopong tubuh suaminya keluar dari ruangan menuju mobil yang ia parkir.
Meninggalkan Minho sendirian , tetapi ia sudah berpesan pada pelayan bar untuk menghubungi seseorang supaya mengantar Minho pulang.

.
.
.
.

.
.
.
.

"Sejeong-ah... Kamu belum tidur?" Tanya myung ketika ia hendak ke dapur guna mengambil minuman, ia melihat sejeong masih berada diruang tamu dan Myung pun menghampiri gadis itu.

"Oppa... Aku tidak bisa tidur.." jawab sejeong sekilas menatap  Myung dan  kembali menyembunyikan kepalanya diantara lutut yang ia tekuk

"Apa ada yang kamu pikirkan? Sehingga membuatmu tidak bisa tidur sejeong-ah ?" Tanya myung duduk disamping sejeong dan menepuk lembut pundak sang adik .
Sejeong hanya menganggukkan kepala menanggapi pertanyaan Myung .

"Apa yang kamu pikirkan?" Tanya myung

"Hem.. eonie.."

"Eonie? Apa maksudmu kekasih oppa?"

"Iya.. Suzy eonie"

"Hem.. oppa sangat tersinggung sekali karena kamu lebih memikirkan kekasih oppa daripada oppa mu sendiri sejeong-ah" seru Myung pura-pura kesal

"Oppa... Apa masih belum ingat tentang eonie? Bagiamana kehidupan eonie? Apa pun tentang eonie... Apa oppa belum mengingatnya?" Segala pertanyaan sejeong lontarkan kepada kakaknya ,karena ia hanya ingin memastikan .

Myungsoo menarik nafas dalam-dalam sebelum menjawab pertanyaan dari sang adik.
"Yang aku tahu dan ingat saat ini adalah bahwa aku benar-benar sangat mencintainya dari dulu hingga sekarang  sejeong-ah" jawab Myung dengan pasti.

Greb
"Oppa.." sejeong terharu mendengar jawaban dari Myung dan langsung memeluk kakaknya dengan erat. "Aku selalu ada disamping oppa dan mendukung hubungan oppa dengan eonie".

"Terimakasih sejeong-ah"

"Berjanjilah oppa.. jika oppa sudah mengingat semuanya dan mengetahui semuanya.. oppa harus tetap tegar"

Stay Here✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang