"Tears Part 02"
.
.
.
.
********
Bau harum aroma masakan menyeruak masuk kedalam hidung seorang pria yang masih terlelap di ranjang super nyamanya.
Secara perlahan kedua mata pria itu mulai terbuka. Perutnya mendadak menjadi lapar karena aroma masakan yang sungguh menggugah selera tersebut.
"Siapa yang memasak? Apakah hari ini eomma datang?"
Pria itu, Cho Kyuhyun. Berhasil dibuat bingung dengan aroma masakan yang tercium oleh indera penciumanya. Pasalnya selama ini Kyuhyun tidak pernah mempekerjakan seorang pembantu. Karena itulah ia merasa bingung saat tiba-tiba saja tercium aroma masakan di apartemenya.
Kyuhyun sempat melirik ke ranjang di sampingnya. Dimana ternyata ranjang tersebut sudah kosong.
Sempat terbesit di pikiran Kyuhyun jika harum masakan yang tercium olehnya tersebut merupakan harum masakan istrinya. Tapi kemudian pria itu langsung menggeleng begitu menyadari pikiran bodohnya yang mustahil terjadi.
Sepertinya hari ini eomma-nya itu memang datang berkunjung. Karena itulah Kyuhyun bisa mencium aroma masakan.
Pria itu lantas mencuci wajahnya dan bergegas keluar dari kamar. Jam kerja Kyuhyun dimulai pukul sembilan pagi. Sedangkan sekarang masih pukul tujuh kurang. Karena itulah Kyuhyun masih bisa sedikit bersantai.
"Kapan eomma dat______
Tubuh Kyuhyun seketika membeku melihat seorang gadis yang tengah memasak di dapur mewah apartemen miliknya. Dan itu bukanlah sang eomma. Melainkan gadis yang sudah tiga bulan ini resmi menyandang status sebagai istrinya.
"Oeh kau sudah bangun? Duduklah. Sebentar lagi masakanku akan selesai."
Telinga Kyuhyun mendadak mengalami disfungsi. Apakah ini nyata? Ia tidak salah dengar bukan?
Rin baru saja bersikap baik padanya. Ya tuhan. Ini bukan mimpi kan? Jika memang ini hanyalah mimpi, tolong biarkanlah ia menikmati mimpi indahnya ini sedikit lebih lama lagi.
"K-Kau memasak?"
Kyuhyun tidak bisa percaya ini. Sepanjang tiga bulan pernikahan mereka, ini adalah kali pertama Rin mau memasak makanan untuknya. Ada apa dengan gadis itu?
Mendadak perasaan takut mulai menyelimuti diri Kyuhyun.
Rin......dia tidak sedang kerasukan oleh sesuatu kan?
Semacam makhluk halus mungkin?
Ck. Jangan bodoh Cho. Kau kemanakan otakmu yang katanya cerdas itu?
Ini abad 20. Mana mungkin ada hantu dijaman modern seperti ini.
"Kau tidak mau duduk?"
"Y-Ya."
Kyuhyun benar-benar terlihat seperti orang bodoh. Pria itu.mendudukkan dirinya dengan sangat kikuk. Persis seperti bocah lima tahun yang baru saha tertangkap basah sedang mencuri uang milik eomma-nya sendiri.
"Cha semuanya sudah siap. Mari makan."
Kyuhyun tidak menyahut. Pria itu sibuk memandangi aneka makanan yang tersaji di depanya.
Kyuhyun akui semua masakan Rin terlihat begitu sangat menggiurkan. Hanya saja ia sedikit tidak menyukai fakta tentang adanya sayur di setiap masakan yang Rin buat.
Tapi tidak. Kyuhyun tidak boleh protes. Apalagi sampai mengeluh. Untuk pertama kalinya Rin mau memasak untuknya. Jadi sebisa mungkin Kyuhyun harus menghargai usaha istrinya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Tears (Slow Update)
RomanceAku mencintaimu sampai mati, namun pada akhirnya kita berpisah sebelum aku mati.
