Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuhpun kita tak berdaya
Tok tok tok
"Aku udah bisa masuk?"
Jisoo refleks mendongak mendengar suara yang sangat familiar di telinganya dari luar. Suara yang dapat menenangkannya. Suara yang ia rela dengarkan berjam-jam lamanya.
"Iya, udah."
Pintu terbuka, lalu masuklah sosok lelaki yang menjadi pengisi hatinya beberapa tahun terakhir. Jisoo langsung berhenti bermain game dan mematikan ponselnya. Lelaki di depannya tak suka jika ia kecanduan memainkan ponsel di manapun dan kapanpun. Setiap kali lelaki itu mengomeli Jisoo layaknya bapak-bapak, Jisoo selalu meledeknya,
"Ah, kamu aja yang gak kekinian. Update instagram kalo soal kerjaan doang, gak asik."
Lelaki tidak kekinian kesayangan Jisoo itu mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Rambutnya ditata rapi. Jinyoung, kekasihnya itu memang tampan, tapi dengan penampilannya hari ini, Jisoo rasanya ingin mengunci lelakinya itu di dalam gudang dan tak membiarkannya keluar. Jinyoung memang bukan tipe lelaki banyak gaya dan suka mencari perhatian, tapi justru itulah pesonanya yang menarik hati gadis-gadis di luar sana.
Jinyoung menatap Jisoo yang melihat ke luar jendela. Gadisnya dibalut baju berwarna senada dengannya. Rambutnya halusnya digerai begitu saja. Sederhana, tapi begitu indah dilihat. Jinyoung tertawa kecil dalam hatinya. Orang yang tak mengenal gadis itu pasti mengira bahwa Jisoo adalah gadis manis nan elegan, bukan berisik dan banyak omong.
Jisoo tidak menyangka bahwa waktu berjalan begitu cepat. Sebentar lagi, lelaki di depannya akan hidup di bawah atap yang sama dengannya.
"Pasti semuanya akan terasa berbeda."
"Semua akan baik-baik saja."
Melihat Jisoo yang tak merespon perkataannya, Jinyoung membelai rambut gadisnya sambil tertawa kecil.
"Ayolah, ini akan jadi awal baru yang menyenangkan. Kau bisa mengucapkan selamat tidur langsung padaku. Aku tidak perlu lagi menempuh jarak sepuluh kilometer hanya untuk memasakkanmu bubur ayam kalau kau sakit gigi."
Jisoo mendongak, menatap wajah jinyoung yang menyunggingkan senyum kecil. Jisoopun tersenyum, walau tak begitu lebar.
Tok tok tok
"Jinyoung? Jisoo? kalian sudah siap?" Suara wanita terdengar dari luar.
"Sudah, Ma." Jawab Jinyoung dan Jisoo bersamaan.
"Kalau sudah, cepatlah keluar. Acara pernikahannya akan segera dimulai."
"Iya, Ma."
Setelah itu, keheningan menyelimuti mereka berdua. Jisoo memalingkan wajahnya. Jinyoung merengkuh gadisnya, yang disambut Jisoo dengan memeluk tubuh kokoh lelaki itu. Jinyoung menumpukan dagunya di kepala Jisoo. Tangannya membelai rambut gadisnya perlahan. Tak ada sepatah katapun yang terucap. Mereka sedang menguatkan satu sama lain dalam diam.
Jinyoung mengecup pucuk kepala jisoo, dan senyumnya luntur seketika. Ia menarik nafas berat. Berpura-pura baik-baik saja itu melelahkan. Padahal sekarang ia sama hancurnya dengan gadis di pelukannya. Jisoo menenggelamkan kepalanya di bahu bidang Jinyoung, dan tak perlu waktu lama hingga kemeja lelaki itu basah. Jisoo meremas kencang kemeja Jinyoung, berusaha menyalurkan emosi yang campur aduk dalam dirinya. Kesedihan dan amarah telah menjadi satu.
"Buat apa, Jinyoung? Buat apa?" Tanya Jisoo di tengah tangisnya.
Buat apa Jisoo mengatakan selamat tidur tapi tak bisa mengecup selamat malam?
Buat apa Jisoo melihat lelaki itu setiap hari tapi tak bisa memeluknya seperti sekarang?
Buat apa Jisoo berada di bawah atap yang sama dengan pujaan hatinya,
tapi sebagai saudara?
zahra's notes:
halo semuanya! long time no see, hehehe. udah hampir setengah tahun gak main-main ke sini, kangen juga.
aku memutuskan untuk ngubah sedikit konsep bank book ini. empat dari lima cerita dari playlist seri pertama ini awalnya cuma tulisan iseng yang aku share di instastory (ayo follow @kwonbinology,soalnya aku lebih sering main di sana sekarang ehek). tapi unexpectedly banyak yang suka dan nanyain aku tulis di wattpad apa ngga. so yeah! enjoy! xoxo