Janji tetaplah janji, harus di tepati. Kalau tak sanggup berjanji, maka jangan coba-coba untuk mengatakannya..............
"Oh my gad, keyran....lo jam segini udah tidur?" ujar seorang gadis yang begitu saja memasuki kamar key.
"Woy! Cepetan bangun!" paksanya hingga menarik-narik selimbut tebal key yang masih setia membungkusnya. Dia adalah Imelda sepupunya."Heuh...masih ngantuk mah" sahut key yang masih saja menutup matanya rapat-rapat.
"Gue bukan mak lo ya, gue Elda temenen lo, jadi cepetan bangun!"
"Ngapain lo ke sini sih? Sono pulang, lagian ini udah malem" jawab key yang kembali menarik selimbutnya.
"Argh...lo kebo banget sih? Udah malem apanya coba baru juga jam sembilan. Sekarang lo bangun dulu napa, gue mau ngomong sama lo" jelas imelda yang langsung menarik paksa tubuh key untuk duduk.
"Ngomong apaan sih?" tanya key penasaran, tetapi matanya masih tertup rapat dengan posisi kepala tertunduk. Dan seketika imelda pun ikut duduk di depannya.
"Lo pernah janjikan sama gue, kalau lo bakalan ngelakuin apapun buat ngebales bantuan gue waktu dulu kan?"
"Hmm....terus...." jawab key yang menatap wajah imelda dengan malas.
"Gue mau nagih janji lo sekarang, lo bisa kan?" katanya dengan penuh pengharapan."please... ini menyangkut kehidupan sekaligus masa depan gue, jadi lo mau kan?"
Key yang mendengar celotehan imelda kembali tertunduk merasakan kantuknya yang kian menyergap. "Gue mau, asalkan gak aneh-aneh dan ngebahayain nyawa gue aja"
"Bagus!" seru imelda memegangi bahu key dengan semangat." lo emang temen baik gue key"
"Iya, udah kan?"
"Udah kok"ucap imelda yang langsung berdiri. "besok gue kasih tahu deh apa mau gue, jadi....sekarang lo bisa tidur dengan nyenyak"
Namun belum juga imelda keluar, key sudah tergeletak di kasurnya tanpa mau mendengar apalagi yang di katakannya.
"Ck, dasar kebo"
🌷🌷🌷
Pagi hari kembali menyapa key yang kini ini sudah siap dengan seragam putih abunya. Padahal jam dindingnya baru menunjukkan pukul 06:00 pas. Ya, entahlah kenapa ia bisa bangun sepagi ini. Tetapi jujur, key sedikit penasaran dengan permintaan apa yang akan di ajukan sahabat kecilnya itu.
Cklek
Suara pintu yang tiba-tiba saja terbuka itu langsung mengejutkan key yang sedang mengenakan dasi di depan cermin.
"Wih...udah siap aja nih" ujarnya yang sekali lagi masuk begitu saja.
"Lo tuh gak sopan banget sih el, maen masuk gitu aja kek maling" gerutu key yang masih sibuk merangkai dasinya.
"Mana ada maling secantik gini" pujinya seraya mengibaskan rambut panjangnya dan langsung duduk di kasur key tanpa izin.
"Lo gak tahu aja, jaman sekarang tuh banyak banget maling model-model kayak lo, cantik tapi menghanyutkan, jadi lo gak usah ke geer-an deh" jelas key yang entah mengapa membuatnya kembali terpancing.
"Maksudnya lo nyamain gue sama maling gitu?" tanya imelda yang tak terima.
"Enggak kok, gue cuman ngasih tahu aja"jawab key yang langsung duduk di samping imelda. "Jadi apa yang lo mau dari gue el?"

KAMU SEDANG MEMBACA
My problem is you
Teen Fictionpercayalah hidup itu penuh dengan kejutan dan ini semua terjadi pada key. Seorang gadis berwajah manis dengan pony pagar yang menjadi gayanya sejak tiga tahun belakangan ini. key yang merupakan siswa pindahan dari jakarta tidak pernah menyangka a...