Langit Senja

678 35 0
                                    

<< Jeno x Renjun>>
Kalian harus tau modal membuat cerita yaitu imajinasi,dan tidak meng-copy karya orang lain,maka itu tolong hargai,dan semoga kalian suka dengan hasilnya ya^^
.
.

Huang Renjun,seorang lelaki manis yang tengah duduk di bangku taman,ia tersenyum karena melihat anak kecil yang berlarian sambil tertawa,tak lama kemudian ada seorang lelaki yang gagah duduk disampingnya.
Saat Renjun menatap laki laki itu,ia terkejut

"A-ah, Jeno?" ucap Renjun saat menatap kedua laki laki itu

Laki laki itupun menatap Renjun dengan tatapan sendu dan tidak tersenyum sama sekali

"Anu..kau Jeno kan? Temanku waktu SMP dulu?" tanya Renjun memastikan

Jeno mengangguk pelan dan tersenyum kecil,Renjun tau kalau itu dipaksakan

"Iya,Renjun-Ah,aku..."

"Ya Jeno?"

"Mau mengajakmu melihat pemandangan langit senja nanti sore,disini,pukul 5 sore,kita memang lama tidak bertemu yah...kau mau?" ajak Jeno sambil menunduk kebawah

"Tentu saja!" ujar Renjun mantap

"Baiklah sampai bertemu nanti sore ya" ujar Jeno

Akhirnya mereka berdua kembali ke rumah masing masing,Renjun pun heran,mengapa dipikirannya hanya ada Jeno? Apakah karena tingkah Jeno yang beda?

Renjun menghentikan kegiatan memikirkan Jeno dan menghampiri ibunya

"Eomma..perlu bantuan?" tanya Renjun ke ibunya

Ibunya hanya diam dan tidak menatap Renjun sama sekali

Renjun tampak sedih dan memutar balikkan badannya,saat melihat jam dinding,ini sudah pukul 5 sore,Renjun bergegas ke taman dan menemui Jeno

"Jeno yaaa~" triak Renjun sambil berlari kecil ke arah Jeno

"Ah Renjun!!!" Jeno juga menaikan nada bicaranya,semua orang tampak menatap Jeno dengan pandangan bingung

Jeno pun segera mengarahkan Renjun ke arah bangku yang bertatapan dengan danau yang indah

"Renjun,kau suka pemandangan ini?" tanya Jeno sambil menatap langit dan mulai meneteskan air matanya

"Jeno,kenapa kau menangis?" tanya Renjun khawatir

"Hiks...Renjun,kau... Aku merindukanmu" isak Jeno

"Ah,itu..." Renjun tak bisa menjawab

"Dulu,4 tahun yang lalu saat kau pergi,aku menangis sendirian,disini,merindukanmu,ingin membawamu kepelukanku" ucap Jeno sambil menundukan kepalanya dan menangis terisak

"Jen..makasih,aku gak tau kamu sesayang itu sama aku" ucap Renjun yang mulai berkaca kaca

"Kamu jahat ren,disaat kamu buat aku terperosok ke kamu,kamu malah pergi ninggalin aku ren...kamu kejam ren! Kamu bodoh! Kamu ga sadar kalo aku selama ini sayang sama kamu!!" ujar Jeno yang agak menaikkan nada bicaranya

"Jen...makasih banyak,aku juga sayang sama kamu jen,makasih banyak,maaf karna dulu aku sering ngomel ke kamu,maaf karna aku sering banget ngabaikan kamu,maaf,maaf,maaf" Renjun mulai menangis dan menunduk

"Ren,kenapa cuman aku yang bisa lihat kamu?" tanya Jeno sambil tersenyun miris

"aku nggak tau jen,makanya aku heran pas kamu ngerespon aku tadi" jawab Renjun sambil tersenyum tipis

"Ren,aku sayang kamu,aku gak pernah bisa ngelupain kamu ren,meski kamu udah gak ada" ujar Jeno

"Jen...15 tahun lagi,dateng ya kesini,tepat seperti tanggal ini,aku mau ketemu kamu,boleh?" ujar Renjun yang menangis sesengukan

"Ren,boleh banget,aku ga bakal lupain janji kita" jawab Jeno dan menoleh ke arah Renjun,dan boom Renjun sudah menghilang entah kemana

Jeno pun janji tak akan melupakan hari ini dan bersumpah bahwa 15 tahun lagi dia akan datang kesini












15 tahun kemudian

Jeno segera berlari ke taman,saat ini usianya 33 tahun,dan belum juga menikah,sesampainya di taman,Jeno mencari sosok yang dicintai nya,dan ia pun mendengar suara orang itu

"Jen,apa kau tahu sesuatu soal Reinkarnasi?" tanya sosok itu yang bersembunyi dibalik pohon

"Ya! Aku tahu betul" jawab Jeno

"apa kau mengetahui siapa aku? Apakah aku masih berada dihatimu?" sosok itu bertanya lagi

"Ya! Dihatiku yang paling dalam,dimana kau....Renjun?" tanya Jeno yang menangis,ini bukan mimpi,ini kenyataan

"Aku disini Jeno" Renjun berhenti bersembunyi,yup! Ini bukan hantu Renjun seperti 15 tahun yang lalu,Renjun diizinkan bereinkarnasi

"Ren..." Jeno mematung sejenak dan segera berlari memeluk orang yang dicintainya itu,saat ini semua orang bisa melihat Renjun

"Ren,aku sayang kamu hiks" ujar Jeno sambil mengeratkan pelukannya

"Aku juga,maka itu aku bereinkarnasi,maaf aku lama,sampai kau menungguku,pasti lelah ya?" ujar Renjun dengan mata berkaca kaca,sambil melingkarkan kedua tangannya di pinggang Jeno

"Ren...aku tau aku udah tua dibanding umur kamu yang bahkan terulang,tapi,apa kamu mau jadi milikku selamanya,ren? Kita nikah ya?" ucap Jeno sambil mengecup kening Renjun

"Apa maksudmu? Aku 18 tahun tau! Aku juga sudah tua" ucap Renjun sambil memanyunkan bibirnya,itu tampak lucu bagi Jeno

"haha iya,jadi gimana kau bersedia?"
Tanya Jeno memastikan

"Ya! Aku bersedia" ucap Renjun sambil tersenyum lebar













Gimana ceritanya?^^

Semoga kalian suka ya sama ceritanya hehe,ini aku bener bener bikin sendiri haha,jadi kalau hasilnya jelek maaf aja ehe :v

Love story (( NCTx Renjun))Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang