08.50

309 47 5
                                    

GAARA mendekatkan dirinya ke arah Hinata

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

GAARA mendekatkan dirinya ke arah Hinata. Membuat Hinata sedikit menahan napas ketika hembusan napas Gaara menerpa wajahnya.

Hinata rasa, wajahnya bener-bener memerah sekarang.

❝Siapa bilang gue pingin ketemu lo di sana?❝ tanya Gaara dengan mata menyipit.

Hinata mengernyitkan alisnya bingung, amethys-nya menatap Gaara heran.

❝Gue tuh pingin ketemu lo sana, Hin... Gue pingin bisa terus-terusan sama lo, sampe kita lulus kuliah nanti.❝

Kata Gaara lirih dan itu membuat Hinata merinding.

Mata amethys Hinata membola ketika sang pemilik ngrasakan benda kenyal menempel di atas bibirnya.

Demi Janshin!

Kenapa Gaara menciumnya? Hinata hanya bisa memejamkan mata untuk selanjutnya.

Jantungnya berdegup kenceng waktu bibir Gaara bergerak dan memberi sebuah kecupan ringan di atas bibirnya.

Normalnya Hinata refleks akan mendorong Gaara menjauh dari tubuhnya. Hanya saja... Batinnya menolak untuk melakukan hal itu.

Bego!

Hinata ngrasa doi pingin pingsan!

❝Ke-kenapa?❝ Tanya Hinata lirih ketika Gaara menarik dirinya memberi jarak.

Laki-laki itu masih terdiam. Namun selanjutnya Gaara malah meluk Hinata erat.

❝Gue sayang sama lo, Hin ....❝

___________________________________________

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

___________________________________________

Aku bicara pada diriku sendiri. Dimana ternyata sejak dulu, aku memang sangat mencintaimu.
___________________________________________

END

END

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🎉 Kamu telah selesai membaca ❝ ꜰʀɪᴇɴᴅᴢᴏɴᴇ - gααнιиα ❞ [✔] 🎉
❝ ꜰʀɪᴇɴᴅᴢᴏɴᴇ - gααнιиα ❞  [✔]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang