PERTEMUAN
Terik matahari yang panas membakar kulit seorang gadis yang kini tengah melamun di atas gedung yang menjulai tinggi.
'Bunuh diri'
Itulah yang sedang ada di pikirannya saat ini.Ini adalah percobaan dia yang ketiga kalinya untuk mengakhiri hidupnya yang penuh dengan drama.
Dengan segera ia berdiri, matanya ia pejamkan lalu berucap dalam hati
"Semoga ini keputusan yang benar"
.
.
.
"Mau ngapain"-itu bukan suara nya melainkan suara seseorang yang kini menatapnya dengan tatapan dingin
Ia hanya diam
"Cih udah bosen hidup"-sindir pria itu
Untuk yang ketiga kalinya percobaannya gagal lagi, mungkin selanjutnya ia harus lebih pintar lagi jika ingin mencoba bunuh diri
Gadis itu hanya menatap pria tersebut dengan tatapan sendu, tatapan yang mengartikan jika ia sudah lelah dengan semuanya
"Kalau mau mati tuh pikir dua kali, inget keluarga lo"
Gadis tersebut menarik nafasnya pelan lalu memejamkannya sekilas.Tatapan tajamnya tertuju pada pria yang sudah mengacaukan semuanya.
"Gue gak punya keluarga"-balasnya dengan hati yang sakit
"Jadi karena itu lu pengen ngakhirin semuanya?"
Pria tersebut bertanya masih dengan tatapan datar, sedari tadi mereka hanya saling menatap dengan tatapan datar dan tajam mereka.
"Gak usah ikut campur"
"Ok.Lu mau lompat kan? Yaudah silahkan, gu pengen liat"-ucap pria itu menantang
Gadis tersebut menyeringai lalu berbalik kembali dan mendekati tepi gedung tersebut, ia memejamkan matanya lagi lalu menarik napas nya pelan.Kaki yang satu sudah ia layangkan ke udara, kini ia menarik napas kembali.
Srekkk
Pria itu menahan tangan gadis tersebut lalu menariknya ke dalam pelukan. Gadis itu tertegun, ia hanya bisa diam entah kenapa lidahnya keluh saat ingin bersuara
"Nyaman"-batin pria itu sambil tersenyum
"Jangan coba-coba lu lompat lagi atau..."
Gadis tersebut mendorong dada pria itu dengan tenaga nya yang masih ada, ia langsung berlari dari tempat tersebut meninggalkan pria yang hanya diam mengartikan situasi saat ini.
*************
Tap
Tap
TapGadis yang selalu mencoba bunuh diri itu kini tengah berjalan menuju kelasnya dengan langkah yang cepat dan kepala yang selalu menunduk ke bawah.Tak kala ia menabrak seseorang.
Brak
"Awww"-pekik gadis tersebut pelan, ia mengangkat kepalanya lalu melihat orang yang menabraknya barusan
1 detik
2 detik
3 detik
4 detik
5 detik
Dengan gerakan dan langkah yang cepat gadis tersebut berdiri lalu meninggalkan tempat itu.
"Lu sekolah disini ternyata"-gumam pria yang menabrak gadis barusan dengan smirk nya.
Tetttttttt

KAMU SEDANG MEMBACA
ARSYA
Teen FictionMenceritakan seorang gadis yang hidupnya begitu suram.Percobaan demi percobaan bunuh diri telah ia lakukan tapi selalu saja gagal.Ia tak memiliki sahabat atau teman sama sekali, di sebut-sebut sebagai gadis aneh karena tidak pernah berinteraksi deng...