Jadi Tay kangen Nenek. Sudah tidak bertemu selama 3 minggu katanya. Dia bilang, "Kita ketemu Nenek yuk, sekalian aku kenalin," kata dia pas sehabis beliin teh botol sosro dingin.
Kamu mengangguk, "Aku bilang ini basi sih, tapi aku nanti nerpes dulu, hnngg maluu ⁄(⁄ ⁄•⁄ω⁄•⁄ ⁄)⁄" katamu sambil menyesap teh lewat sedotan, kemudian Tay mengusap lengan sambil berkata, "Kan ada aku," kamu langsung ngakak soalnya muka dia jijikin pas bilangnya, tapi sehabis itu kamu pegang balik jari-jari Tay, "Iya aku tahu, makaciiy"
Jadinya Jumat kemarin. Tay sama Nenek belanja ke pasar. Aku disuruh kerumah Nenek langsung, Tay sudah di sana duluan. Sehabis salim, kita pergi.
Aku ikut dibelakang. Jadi kang poto, asisten bawain kresek belanja di pasar.
Aku suka lihatin Tay dan Nenek, lucu banget sih. Tay kelihatan sayang double double ke Neneknya. Dia tukang ngrap kan, tapi pas ngobrol sama Nenek dia lebih attentive sambil sesekali bertanya, "Nek kalau kunyit dijadikan selai roti boleh gak biar sehat?"
Neneknya jawab, "Boleh, apa aja juga boleh yang penting kamu senang aja, Nak," gitu, aku ngakak, Tay keliahatan kesel. Pffft sowwwy Na P'Tay~ 😙
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
*my boyfie is so handsome, i mean his back is handsome lol, but ugh i mean he's just lovely 😍, and granny is cute as well. Candid pic is the best*
Sekarang di dapur. Aku duduk sehabis mencuci mentimun, seikat kangkung, dan apa itu sayuranlah pokoknya.
Sehabis minum Nenek bertanya padaku, "Kamu mau makan apa?"
Aku tersenyum, "Makan apa aja Nek, aku mau~" Jawabku, mataku meleng sedikit ke Tay, dia cuman mesem-mesem sambil motongin bawang.
Aku kedipin Tay, tapi dia belagak muntah.
Cyalan kaw Babeeeeeee!!
Tamat
HOHOHO BERANI BERANINYA NULIS CHAP KE DUA. YEE BYARIN. Tawan manis banget khan, ya Lord gimana dia idaman banget. Kasihkan ke hamba ya, aku ihlas. Aamiin. Wkwkwk. How is it? Silahkan kasih saran dan kritik. Vote jg bole, makasih yaa huhuw. Semoga bahagia selaluw!😀