Dia gelap, segelap malam tanpa rembulan
Dia terang, seterang sinar surya tak tertutup awan
Dia rapuh, serapuh bunga dandelion yang berterbangan
Dia kuat, sekuat perisai dalam peperangan
Dia bukan hitam
Apalagi putih
Dia tidak berwarna
Tetapi ia membuat warna
Dia bilang dia bukan siapa-siapa
Mereka bilang dia adalah raja
Tetapi aku bilang, dia adalah angkasa
Angkasa, tempat terluas yang pernah ada.
Dia jernih, sejernih air di luasnya lautan
Dia keruh, sekeruh air dalam lelumpuran
Dia dingin, sedingin salju yang berjatuhan
Dia panas, sepanas bara api di perapian
Mereka kembali angkat bicara
Berkata bahwa dia telah tiada
Tetapi, sebagian lagi berkata,
Bahwa dia masih bertahta
Jika ada yang bertanya 'siapa dia?'
Dia adalah manusia biasa.
Manusia yang tak sempurna
Dan memiliki sisi yang berbeda.
* * *
Rengga
Love
KAMU SEDANG MEMBACA
Segenggam Sajak
AléatoireAku tak mampu berseru Apa lagi melagu Hanya mampu kutuliskan sajak Semoga engkau tak beranjak ●[Kumpulan Puisi]
