this night ⚠

79 8 0
                                        

Happy reading 💕
Typo bertebaran 💕
Warn ❗🔞 no child area ❗❗










Vania kaget karna gerakan tiba tiba dari loey yang menariknya hingga duduk dipangkuan pria itu ,dengan posisi kedua tangan berada didada loey ,tisu yang dia pegang tadi ikut terjatuh diatas kasur


Kedua tangan vania masih bersandar pada dada loey dan membalas tatapan intens yanh diberikan oleh loey padanya, saling bertatapan wajah ,keduanya sibuk dalam pikiran masing - masing mencerna apa yang akan terjadi setelah ini.








Love me like you do ❗







Loey memajukan wajah nya memberikan kecupan dibibir wanitanya itu dan dengan spontan vania menutup kedua matanya ketika loey menciumnya , loey menarik tengkuk vania ,menarik, menekanya maju maju guna memperdalam ciuman mereka, saling melumat dengan lembut tak terburu buru, loey tidak ingin menyakiti wanitanya ini, dia ingin memberi kesan pertama yang baik dan indah ,dia memperlakukan vania dengan lembut takut jika wanitanya itu hancur jika dia terlalu kasar


Vania mencengkram kemeja depan loey ketika pria itu melumat bibir atas dan bawahnya secara bergantian dengan begitu dalam


Menarik pinggang vania untuk lebih mendekat dengan tangan kanan yang menekan tengku wanitanya, loey mengigit kecil bibir bawah vania menintah agar diberi akses lebih pada wanita itu ,hingga vania hanya menurut dan membuka mulutnya perlahan dan langsubg dihantam benda tak bertulang milik loey ,menyapa lidahnya saling melumat menarik hibgga menggit ,permainan loey semakin cepat tak kala ia merasakan lumatan pada mulut hingga bibirnya


Pegangan vania berpindah pada leher loey Mengalungkan kedua tangannya dileher loey sesekali mengusap lembut tengkuk pria itu memberikan kesal sensual membuat loey semakin tak terkendali



Turun ke dagu hingga leher putih mulus milik vania menjadi sasaran utama ciuman bibirnya ,membeeikan kecupan yang lambat laun menjadi lumatan, hisapan dan gigitan ,loey lakukan sambil memberikan tanda kepemilikannya disana



"Eeunghh ... " lenguh vania meremas kuat bahu loey tak kala pria itu memberikan lumatan serta gigitan dibeberpa titik sensitive dilehernya



Loey yang mendengar suara vania yang begitu bergairah menggalun indah di telinganya semakin bersemangat untuk melanjutkan kegiatan mereka ,loey kembali  memagut bibur merah merkah milik wanitanya tersebut dan mendapat sambutan serta respon dari sang pemilik bibir yang ikut membalas lumatannya, membuatnya terseyum disela ciuman mereka



Melepas perlahan dan menjeda ,mengambil nafas ,mata tajam loey menatap vania dengan begitu dalam tapat pada kedua lensa cantik wanitanya itu


Dengan nafas terengah vania masih mengalunkan tanganya pada leher loey dan beralih menatap pria itu membalas tatapan  penuh makna loey. Keduanya  benar benar sudah saling menginginkan akibat nafsu dan gairah yang menjadi satu


Loey terseyum miring sekilas sebelum kembali mencium vania, Loey semakin merengkuh tubuh wanita itu untuk  mendekat kearahnya hingga tidak ada lagi jarak diantara keduanya


Saling nelumat dengan begitu panas hingga berperang lidah menukar saliva masing masing, menyatu dalam nafas yang sama keduanya masih asik bercumbu dalam, hingga tangan kekar loey meremas sensual pinggang vania yang kemudian turun mengusap bokong indah wanitanya itu yang berakhir mengelus paha luar vania yang tak terutup roknya yg entah sejak kapan rok nya tersigap sampai atas bahkan hambir tidak menutupi sama sekali kaki jenjangnya



"Ngghhhh... " Desah vania kembali tak kala kedua kancing kemeja atas vania yang sudah terlepas oleh tangan nakal loey, hingga vania merasakan kecupan dan lunatan di dada atasnya


Meremas dengan pelan rambut loey sebagai pelampiasannya tak kalah pria itu mulai merambat bermain di dadanya yang masih tertutup kain dengan memberikan sentuhan hingga remasan daru luar yang membuatnya kembali mendesah.


"Opphhaa " vania semakin dibuat kewalahan dengan serangan yang loey berikan pada nya.


Merasa tak mau kalah dengan loey yang sudah bermain semakin jauh dengan berani vania membuka satu-persatu kemeja loey yang nasih sesikit basah karna tumpahan air tadi


Gerakannya terhenti tak kala Taeyong yang mylai menyigap kemejanya sedikit kebawah hingga memamerkan bahu mulus miliknya yang kemudian dihujani dengan kecupan lembut dari bibir loey


Vania semakin menggila dengan perasaannya ini, dengan loey yang memakin mempermainkan gairahnya itu.menghentikan gerakan tangan vania yang tinggal beberapa kancing lagi kemejanya terlepas, loey meraih tangan mungil wanita itu.


"jangan di kamar ini, kita kekamar utama " suara berat dengan nada rendah yang dikeluarkan loey terdengar begitu seksi di pendengaran vania.


Vania hanya menatap loey dengan tatapan malu malu dan hanya menggangguk kecil . Terseyum manis nan menggida loey kembali memagut bibur vania denagn gemas dan menggangkat tubuh ramping wanitanya itu menggendongnya berjalan masuk kedalam kamar utama yang hanya berjarak beberapa meter tak jauh dari kamar yg mereka gunakan sebelumnya.


Loey merengkuhnya dengan kuat agar vania tak terjatuh dalam gendongannya. Membuka pintu kamar lalu menutupnya yang kemudian dia kunci dari dalam.


Loey menidurkan vania di kasur king size miliknya, minindih tubuh vania, melepas pagutan mereka dan menatap wanita itu dengan penuh kagum ditambah tataoan sayu yang vania pasang saat ini ketika loey tengah menatapnya


Membuka beberapa sisa kancing kemejanya yang masih terpasang hingga ia buka sendiri, loey melempar kasae kemejanya ,hingga terpapar pemandangan yang membuat vania malu namun diam-diam ia juga ingin menikmati keindahan tubuh atas loey yanh terbuka menampilkan dada bidang tubuh kekar berotot pria itu, membuat vania ingin mencoba menyentuh  tubuh tersebut.


Loey hanya terseyum menyeringai menatap vania dan kembali menindih tubuh wanitanya itu.


"kau menyukainya? "pipi vania bersemu merah kala loey bertanya seperti itu. Merasa terus diperhatikan vania memalingkan wajahnya ke samping menghindar tatapan loey.


"sayang lihat aku " pintah loey meraih dagu vania guna menghadap kearahnya.


"Apa " tanya vania membalas tatapan loey


"apa kau bersungguh-sungguh dengan ini? Kalau kau tidak siap, tak apa aku akan menghentikan nya "ucap loey lembut









Dan vania hanya menggangguk kepala dengan pasrah
























Astaga vania apa yang kau lakukan, pacar mu sedang kebingungan mencari mu dan kau malah menghangatkan badan bersama pria lain?!!!!



Missed call (77)  from my💕






















Sebenarnya kau dimana sayang? -jin
As wish you -loey
Apa ini benar -vania

















Love me like you do ❗🌜






































Votment juseyo!!!!!
See u next capt 💕
Annyeong 💕





love me like you do (loey)Příběhy, které tě pohltí. Začni objevovat