Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Komentar Hanbin pertama melihat Sooyoung dan Wonwoo datang.
"Jadi nikah kan kalian?" tanyanya memastikan.
Siapa tau mereka berubah pikiran.
"Ya jadi lah," yakin Sooyoung.
Mereka udah melangkah terlanjur jauh, mustahil berhenti apalagi mundur.
"Siapa tau cuma sampai di nikahan Daniel doang. Biar ada gandengan nggak kayak gue."
Hanbin jadi curhat terselubung.
"Itu juga yang gue pikirin, Bin," celetuk Wonwoo tiba-tiba.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Takutnya habis nikahan Daniel dia berubah pikiran," lanjutnya.
"Gue nggak selabil itu," sangkal Sooyoung.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ini soal pernikahan bukan soal memilih baju mana yang akan dipakai, nggak bisa ia tiba-tiba berubah sesukanya. Lagipula kenapa Wonwoo bisa berpikir kayak gitu?
Sooyoung lekas mengangguk-angguk mengerti.
"Kalian kira gue cuma mau pamer ke mantan kan?" tanyanya menatap Wonwoo dan Hanbin bergantian.
"Lagian nggak ada jaminan gue bakal ketemu dia di nikahan Daniel. Bisa aja dia nggak dateng. Dan gue sama sekali udah nggak ada urusan sama dia ya," tegasnya.
Lebih ke arah Wonwoo karena ia baru sadar ternyata Wonwoo meragukannya.
"Gue nggak ikut-ikutan," elak Hanbin sambil mengangkat kedua tangannya.
Kenapa ia harus terjebak diantara perdebatan pasangan aneh ini.
Harusnya Jennie dan Sana juga datang tapi mereka belum juga menampakkan batang hidungnya. Padahal mungkin ini terakhir kalinya mereka berkumpul sebelum nikahan Daniel. Di pernikahan Daniel nanti mereka pasti bersama pasangan masing-masing, kecuali Hanbin tentunya.
"Lo cemburu sama Taehyung?"
Pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut Sooyoung. Baginya gelagat Wonwoo itu kayak orang cemburu. Atau itu cuma prasangka Sooyoung saja?
"Lo cemburu atau gue yang kegeeran?" lanjutnya.
"Lo yang kegeeran," jawab Hanbin.
Kenapa jadi ia yang mewakili Wonwoo.
Sementara Wonwoo cuma tersenyum dengan pembawaan tenangnya.
"Oke, gue yang kegeeran," angguk Sooyoung pasrah.
Sebenarnya ia malas sama Wonwoo. Kenapa Wonwoo nggak pernah bisa ditelisik isi hatinya. Kan Sooyoung juga penasaran, bagaimana perasaan Wonwoo, apa yang ia mau, apa yang ia suka, apa yang ia nggak suka.
Bahkan jika Wonwoo menanyainya tentang Taehyung, sebisa mungkin Sooyoung akan jawab jujur. Nggak ada yang akan ia tutupi. Tapi nyatanya Wonwoo tetap bungkam.
Lalu sekarang kenapa Wonwoo seakan meragukannya? Dan kenapa harus di depan Hanbin?
"Jadi udah nentuin tanggal belum? Yakin mau langsung nikah? Nggak pakai tunangan dulu?"
Pertanyaan beruntun Hanbin yang hanya dijawab Sooyoung dengan menggedikkan bahu.
"Gue sih yakin tapi Wonwoo yang nggak yakin. Mungkin ini yang namanya beda keyakinan," jawabnya ngawur.
"Kata siapa gue nggak yakin?" heran Wonwoo.
"Kelihatannya lo nggak yakin. Kalau mau tau sesuatu itu nanya ke orangnya langsung jangan sekedar nebak-nebak. Kalau lo penasaran soal hubungan gue sama mantan, tanya aja ke gue bukannya dipendem sendiri."
Wajar Sooyoung kesel. Ia dan Wonwoo udah ngomong panjang lebar tentang pernikahan. Dari hal kecil sampai hal besar seperti rencana tinggal di mana setelah nikah. Bahkan sempat juga membahas mantan-mantan Wonwoo yang pacarannya nggak pernah bertahan lama. Dan memang nggak pernah ada omongan tentang Taehyung. Selama ini Sooyoung kira acuhnya Wonwoo berarti ia nggak peduli.
Rupanya Sooyoung salah. Karena dibalik nggak pedulinya Wonwoo ia menyimpan ketakutan tersendiri. Ia takut jika Sooyoung selama ini hidup dengan kenangan Taehyung.
"Lo ngira Sooyoung belum move on?"
Pertanyaan Hanbin ini cukup mewakili isi hati Sooyoung.
"Memangnya seistimewa apa Taehyung itu sampai bikin Sooyoung nggak move on bertahun-tahun?"
Lagi-lagi Sooyoung mengangguk setuju.
"Lo nggak ngerti, Bin," elak Wonwoo.
Seperti biasa lebih memilih menghindar.
"Iya Hanbin nggak ngerti, gue juga nggak ngerti."
Lelah rasanya Sooyoung untuk terus mendebat Wonwoo. Hanbin juga memilih cari aman.
"Gue nggak ikut-ikutan kalau kalian nggak jadi nikah."