"woo, nenek aku nanyain kamu kemarin"
"Oh, yang pas aku anter kamu pulang?"
"Iyaa, kamu sih gamampir"
"Aku buru buru bi. Maaf ya"
"Iyaa gapapa, kata nenek dia pengen kenalan sama kamu"
"Lain waktu aku bakal mampir"
Iya itu percakapan antara seungwoo dan eunbi yang sedang berada dikelas, kebetulan mereka bersebelahan. Seungwoo tau bahwa eunbi hanya tinggal bersama neneknya, karena orang tua-nya sudah meninggalkan dirinya sejak beurumur 7 tahun. Ibu yang sakit sakitan dan ayahnya yang meninggal di tempat kerja akibat terlalu lelah.
"Byung, ntar pulang sama jinhyuk aja ya. Gue pulang sama jeira soalnya"
"Siapa?" Tanya byungchan
"Jeira"
"T-tumben?"
"Iya, kenapa?"
"Gapapa, hati hati. Jangan sampe lecet dia"
"Kamu hari ini pulang sama jeira ya?"
"Iyaa " seungwoo tersenyum
"Ooh, padahal tadi aku—"
"Kenapa? Mau nebeng lo" byungchan yang duduk dibelakang mereka menyahut.
"Iya, soalnya sohye ga bawa motor. Biasa kan sama dia, lagian gue gabawa uang lebih buat ojol"
"Halah!" byungchan kesal sendiri, sedangkan eunbi kini melihat seungwoo dengan tatapan penuh harap.
-oOOo-
Kali ini jeira tidak lagi menunggu bang seungwoo didepan pagar, karena bang seungwoo langsung datang kekelas jeira dan menunggu didepan pintu.
"Wih ada orang ganteng, tapi gantengan gua lah"
"Asik, iya gua juga ganteng"
seungyoun dan hangyul jalan keluar kelas, bang seungwoo hanya senyum saja.
"Nyari siapa bang?" Tanya hangyul
"Nyari jeira"
"Ohhh, WOY SIHOON DICARI BANG SEUNGWOO"
Seungwoo terkejut karena Hangyul salah memanggil orang, mungkin Hangyul mempunyai pendengaran yang buruk? Itu yang difikirkan Seungwoo sekarang. Sedangkan Hangyul dan Seungyoun sudah pergi keluar kelas untuk pulang.
Jeira yang mendengar Hangyul memanggil Sihoon pum bingung, kenapa bang seungwoo memanggil Sihoon bukannya dia?
Sihoon pun keluar kelas dengan menenteng tas di lengan sebelah kanan saja.
"Kenapa bang"
"Ohh engga, teman lo salah panggil. Gue manggil Jeira"
"Hah? Ngapain manggil dia, dia udah pulang"
"Eh, hai bang"
Seungwoo tersenyum
"Yuk, duluan yaa" balas Seungwoo
Sihoon ditinggal.
"Jeira?"
"Iyaa bang"
"Kamu hari ini pulang dengan Byungchan ya?"
"H-hah? Maksudnya? Kenapa?"
"Saya harus antar Eunbi, tadinya dia saya suruh dengan Byungchan. Tapi dia menolak"
Jeira yang tengah berjalan berdua dengan seungwoo menuju parkiran pun terhenti langkahnya.
"Bang?"
