#Eps 39

492 6 1
                                        

Lalu saat dikelas Jessica hanya diam sementara Kevin yg duduk dibelakangnya memperhatikan Jessica, dan itu pun disadari oleh kedua saudranya Stanley dan Pamela
"Kevin, lo knp liatin Jessica terus" tanya Stanley
"Lo pasti sedih ya gara gara dia menjauh dari lo" ucap Pamela
"Gw gpp, jd lo tenang ajaa" jawab Kevin
"Maafin Ali ya soal ini semua" ucap Pamela
"Gw gak salahin Ali, tapi ini emg kondisinya" jawab Kevin
"Lo sabar ya Kev... pasti nnti lo bakal kyk dulu lg sama Jessica" ucap Stanley
Sementara Jessica dari tadi mendengarkan pembicaraan Kevin dan saudaranya hanya bisa diam
"(Kevin, maafin aku ya karna aku udh bikin kamu sedih tp ini semua aku lakuin biar kamu punya motivasi buat cari penawarnya Prilly)" benak Jessica
"(Dan klo mslh ini udh selesai aku bakal kyk dulu lg sama kamu)" benak Jessica

Bel sekolah pun tiba dan semua anak pulang begitupun dengan Kevin cs dan Jessica cs kecuali Prilly
"Guys kita pulang skrg, mommy pasti udh nungguin" ucap Darren
"Ayo" jawab mereka semua

Tapi saat Kevin ingin memasuki mobilnya, tidak sengaja ia melihat Jessica yg sdh menaiki motornya ingin bertabrakan dengan mobil org lain dan ia pun langsung menolongnya. Kemudian saat Jessica membuka helm full facenya ia melihat Kevin yg berdiri disampingnya dan mereka pun saling menatap satu sama lain
"Jes... kamu gpp?" Tanya Kevin
"Eh, gpp makasih kamu udh nolongin aku" jawab Jessica
"Iyaa sama sama, lain kali kamu hati hati" ucap Kevin
"Iya, aku duluan ya" jawab Jessica lalu pergi disusul dengan ke 3 saudaranya
Kemudian Kevin pun memasuki mobilnya dan langsung pulang
"Kev, knp lo td nolongin Jessica" tanya Stanley
"Ya karna gw cinta sama dia" jawab Kevin
"Bukannya dia pengen lo ngejauh dari dia" ucap Pamela
"Iya udh lah, mau gw menjauh tp gw tetap masih cinta sama dia" jawab Kevin
Di mobil Ali
"Itu td Kevin ngapain sih pake nolongin Jessica segala" ucap Michelle
"Ya kan lo tau segimananya Kevin cinta sama Jessica" jawab Ali
"Iya tp kan Jessica pengen Kevin menjauh darinya" ucap Michelle
"Udh lah, biarin aja" jawab Ali

Saat mereka sampai dirumah mereka membicarakan tentang penawar racun itu karena kalau sampai bsk belum ditemukan, Prilly bisa mati.
"Guys jd kita harus ngapain skrg?" Tanya Ali
"Kita tanya ayah dulu skrg" jawab Pamela
"Ok" jawab Kevin
Lalu mereka pun menemui Agra dan langsung menayai nya
"Ada apa kalian menemui ayah" tanya Agra
"Ayah, apa ayah tau tentang penawar racun mematikan serigala" tanya Michelle
"Emgnya knp tiba tiba kalian menayakan tentang itu" tanya Agra
"Hmm Prilly terkena racun mematikan serigala ayah dan kalau dia tidak dikasih penawarnya dia bisa mati" jawab Kevin
"Apa... bagus klo emg dia mati, untuk apa kalian malah membantunya" tanya Agra
"Ayah... Ali mohon tolong ayah kasih penawarnya karna Ali gk bisa liat Prilly mati" jawab Ali
"Ayah tidak akan pernah memberikan penawarnya untuk gadis serigala alpha itu, apalagi dia adalah org yg kamu cintai Ali" ucap Agra
"Ayahh, tolong berikan ayah ini semua salah kita dan Prilly jg teman sklh kita ayah" ucap Stanley
"Iya ayah apa salahnya kalau kita membantu teman satu sklh ayah" ucap Pamela
"Cukup! Ayah tau kalian ingin membantu Ali untuk mendapatkan penawar itu, tapi sampai kapan pun aku tidak akan memberikannya" jawab Agra lalu pergi
"Ayah..." panggil Ali
"Guys ayah gk mau, trus skrg kita harus gmn" ucap Ali kesal
"Lo sabar li, pasti kita bantuin lo kok" jawab Michelle
"Gmn gw mau sabar sementara org gw cintai semakin menderita dan klo sampai bsk gw blm bisa ksh penawarnya Prilly bakalan ninggalin gw" ucap Ali sedih
"Ali... lo yg tenang, lo jgn menyerah kyk gini harusnya lo itu berusaha cari penawar itu demi Prilly" ucap Kevin sementara Ali hanya terdiam

Dan saat Jessica cs sdh pulang mereka semua langsung masuk ke kamar Prilly dan melihat kondisi Prilly yg semakin parah, karena wajah Prilly pucat, lukanya msh belum sembuh dan kadang kesakitan karena racun itu.
"Pril..." panggil Jessica lalu Prilly bangun
"Jes... lo semua udh balik" jawab Prilly
"Iya Pril, skrg keadaan lo gmn?" Tanya Dinda
"Ya kyk gini lah, badan gw kdg suka kesakitan sendiri" jawab Prilly
"Lo yg sabar ya Pril, pokoknya kita bakal lakuin apa aja buat kesembuhan lo" ucap Rizky
"Iya thanks ya lo semua udh mau bantuin gw" jawab Prilly
"Sama sama, udh lo istirahat ya" ucap Darren
"Kita keluar dulu ya Pril" ucap Jessica
"Dah" ucap Prilly
Saat diluar mereka membicarakan sesuatu
"Guys keadaannya Prilly makin parah, gw gak tega ngeliat Prilly kyk gini terus" ucap Dinda
"Ya kita jg sama din, apa yg harus kita lakuin skrg" jawab Darren
"Kita cuma bisa nunggu Ali dan saudaranya buat dapetin penawar itu" jawab Rizky
"Iya lo bener, dan gw yakin Ali gk akan pernah biarin Prilly mati" ucap Jessica
"Iyaa setuju gw" ucap Dinda
"Ya udh skrg kita istirahat ya" ucap Jessica lalu mereka semua masuk ke kamar masing masing
Sementara Ali yg dikamarnya sangat khawatir dengan keadaannya Prilly lalu menelfon Prilly tapi hp nya Prilly mati, dan ia memutuskan untuk menelfon Dinda yg akhirnya diangkat
"Halo din, gw mau ngomong bntr sama lo" ucap Ali
"Ali, lo ngapain nelfon gw malem malem gini" tanya Dinda
"Ehh, sbrnya gw mau nanya gmn kondisinya Prilly?" Jawab Ali
"Ya elah... knp lo gk telfon aja dia" tanya Dinda
"Td gw udh coba cuma nomornya gk aktif" jawab Ali
"Ohh gitu, hm.. kondisi nya Prilly makin parah dari sebelumnya" ucap Dinda
"Apa... lo suruh Prilly yg kuat ya, karna gw lagi berusaha sama saudara gw yg lain buat dapetin penawar itu dari ayah gw" jawab Ali
"Dari ayah lo, serius lo gak ada yg lain apa" ucap Dinda
"Gk ada, makanya gw minta Prilly yg kuat karna gw gk mungkin biarin Prilly mati" jawab Ali
"Iya iya, udh lo tenang aja deh gw bakal jaga in Prilly" ucap Dinda
"Thanks ya din, lo udh mau percaya sama gw" ucap Ali
"Iya sama sama, lagian gw jg tau kok gmn cinta lo sama Prilly itu kuat" jawab Dinda
"Iyaa satu lagi tolong lo ksh tau Prilly gw sayang dia" ucap Ali
"Siap nnti gw bilangin, makasih jg ya li buat semuanya" jawab Dinda
"Makasih buat apaan?" Tanya Ali
"Karna lo udh mau tanggung jawab atas semua perbuatan lo, lo udh sayang sama dia dan lo udh mau cinta sama dia" ucap Dinda
"Iya sama sama, udhan ya din bye" jawab Ali
"Bye" ucap Dinda
Kemudian Dinda pun ke kamar Prilly dan membisikkan di telinga Prilly yg Ali bilang td
"Pril, Ali bilang sama gw di telfon dia sayang sama lo dan lo harus kuat ya tunggu Ali kasih penawarnya buat lo" ucap Dinda lalu pergi dan ternyata Prilly belum tertidur dan ia mendengar semua yg Dinda bisikkan tentang ali lalu meneteskan air mata
"(Ali... makasih ya, lo udh mau sayang sama gw dan cari penawar itu buat gw)" benak Prilly
"(Gw jg sayang sama lo li...)" benak Prilly lalu ia pun tertidur

Bersambung...

Gmn guys? Bagus dan seru gak ceritanya? Kalo kalian suka kalian jgn lupa like, comment, vote dan share ya...

Nantikan eps selanjutnya bsk pagi, thankyouu semua! 💚

Oh iya, kalian juga boleh tambahin cerita aku ke daftar baca kalian ya.
Btw guys aku yg bikin cerita ini merasa terharu bgt loh sama Ali karena dia adalah cowo yg gentle, setia, pengertian, baik, tanggung jwb dll deh pokoknya. Kalian gmn? Comment ya👌👍

.
.
.
.
.
.
.
❤️❤️❤️

GGS returns (cinta di sma)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang