(9)

76 11 4
                                    

Bangun tidur, Yugyeom udah gak ngeliat Tzuyu di sebelahnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Bangun tidur, Yugyeom udah gak ngeliat Tzuyu di sebelahnya. Yang dia liat cuma baju dan celana panjang buat dia kerja nanti.

Yugyeom pun bangkit untuk mandi dengan banyak pertanyaan di pikirannya.

Biasanya, meskipun marahan, Tzuyu tetep ada di kamar nungguin Yugyeom bangun. Tapi, kali ini beda.

Selesai memakai pakaiannya, Yugyeom mau langsung berangkat kerja.

"Bau apa ini?" batin Yugyeom penasaran.

Dia pun menggiring dirinya sendiri menuju dapur.

Ternyata, di sana sudah ada berbagai macam masakan yang keliatannya enak.

"Apa Tzuyu yang masak ini semua? Gak mungkin" oceh Yugyeom lalu mencoba sedikit makanannya.

"Hmm, lumayan" Yugyeom duduk dan memakan semua makanan itu dengan lahap.

"Sudah lama gak makan di rumah. Makan di rumah berasa nikmat" ucap Yugyeom sambil ngelus-elus perutnya yang udah kekenyangan.

Tak lupa, Yugyeom minum susu coklat favoritnya.

"Tzuyu kemana? Daritadi kok gak keliatan?" Yugyeom melihat ke sekitar, mencari keberadaan istrinya.

Yugyeom tersenyum pas ngeliat rumah sudah bersih, rapi, dan juga wangi.

Mau berangkat kerja, Yugyeom ngeliat Tzuyu yang lagi nyiram tanaman di halaman rumah.

Yugyeom natep Tzuyu lama. Pas Tzuyu natep balik terus senyum sekilas, Yugyeom ngalihin pandangannya dan jalan ngelewatin Tzuyu tanpa ngomong apapun.

"Hati-hati di jalan, SUAMIKU" Tzuyu berkata dan menekankan kata 'suamiku'.

Yugyeom berhenti sejenak. Dia ngangguk tanpa noleh ke belakang. Entah kenapa, dia kayak merasa ada yang salah.

***

Selama kerja, Yugyeom jadi kurang fokus. Kepalanya masih agak pusing. Mungkin akibat mabuk semalam.

"Yugyeom" panggil seorang wanita langsung duduk di pangkuan Yugyeom.

"Hmm" Yugyeom yang keliatan risih pun berdiri.

"Kenapa?"

"Kita udahin aja. Aku kasian sama istriku. Aku gak mau dia benci aku" Yugyeom bersandar pada meja di belakangnya.

"Tapi..."

"Makasih udah bantu aku" Yugyeom senyum terus nepuk bahu wanita itu pelan.

"Tapi Yugyeom, gimana kalo aku udah terlanjur cinta beneran ke kamu"

"Apa maksudmu, Yerin?" Yugyeom gak percaya.

"Eum, lupain aja deh. Aku cuma bercanda. Hehehe" kekehan wanita bernama Yerin itu ngebuat Yugyeom ikutan senyum lega.

***

Sampek rumah, Yugyeom gak ngeliat Tzuyu nyambut dia kayak biasanya. Dia sengaja pulang awal hari ini.

"Mungkin dia kira aku telat pulang kayak biasanya" gumam Yugyeom.

Pas mau ke kamar, dia gak sengaja liat ada makanan tertata rapi di meja makan.

"Ini semua Tzuyu yang masak?" Yugyeom natep semua masakan itu takjub.

Dia pergi ke kamar buat nemuin Tzuyu. Tapi, Tzuyu gak ada di kamar.

Yugyeom pun berniat mandi dulu lalu makan.

Dia makan sendirian lagi. Sekarang dia ngerasain rasanya makan sendirian di rumah segede ini.

"Tzuyu kemana ya?" ucap Yugyeom yang udah selesai makan.

Lama mencari, Yugyeom tiba-tiba dengar sesuatu di kamarnya. Diapun balik ke kamarnya untuk memastikan.

"Tzuyu" Yugyeom kaget pas ngeliat Tzuyu udah ada di kasur.

"Aku daritadi nyariin kamu. Kenapa kamu gak makan bareng aku tadi?"

Tzuyu gak jawab dan ngalihin pandangannya ke arah lain.

"Oke, mungkin kamu masih marah sama aku. Jadi, aku mau minta maaf. Maafin aku. Kalo aku ngomong kasar ke kamu pas aku mabuk, aku minta maaf. Kamu mau maafin aku?"

Bukannya jawab, Tzuyu malah buka selimutnya terus nundukin kepalanya.

"Ke...ke...kenapa kamu gak pakek baju?" ucap Yugyeom tanpa berkedip.

TBC

Love U (✔)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang