(10) (✔)

86 13 1
                                    

"Selamat pagi" Yugyeom nyapa Tzuyu yang baru bangun tidur

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Selamat pagi" Yugyeom nyapa Tzuyu yang baru bangun tidur.

"Heum" Tzuyu nutup matanya lagi.

"Kamu pasti capek" Yugyeom meluk Tzuyu.

"Badanku rasanya sakit semua" Tzuyu bergumam.

"Itu hal yang wajar kalo baru pertama kali. Heum, aku udah gak sabar pengen cepet-cepet punya anak" ucap Yugyeom.

Tzuyu senyum, "Aku juga".

***

Jarak beberapa bulan kemudian, Tzuyu ngerasa mual-mual. Badannya juga lemes. Tapi, dia seneng karena hasil tes nunjukin kalo dia lagi hamil.

"Pasti mas Yugie seneng" ucap Tzuyu sambil ngeliatin benda pipih bergaris dua itu.

"Sayang, aku pulang" teriak Yugyeom yang baru pulang kerja. Dia langsung masuk kamar karna udah kangen sama istrinya. Entah kenapa, Yugyeom jadi pingin lama-lama ngeliat wajah istrinya secara langsung.

"Mas Yugie" Tzuyu nunjukin sesuatu yang ngebuat Yugyeom bingung.

"Apa itu? Kamu nemu itu dimana?" tanya Yugyeom kebingungan.

"Ini namanya testpack. Ini punya aku bukan nemu" jawab Tzuyu.

"Oh"

"Kok cuma 'oh' doang. Mas Yugie gak seneng?"

"Aku seneng kok. Hidup berdua sama kamu itu buat aku seneng" ucap Yugyeom masih gak paham maksud Tzuyu.

"Bukan seneng itu. Tapi, seneng karena aku mau jadi ibu"

"Oh, aku tau kamu pasti mau jadi ibu" Yugyeom masih belum paham.

"Ih, mas Yugie gak ngerti" Tzuyu merajuk.

"Maksud kamu itu apa sih? Aku gak paham. Aku capek habis pulang kerja. Coba kamu ngomong yang jelas!"

"Aku hamil" ucap Tzuyu.

Yugyeom malah bengong.

"Mas Yugie! Kok malah bengong sih. Gak seneng ya kalo aku hamil?"

"Aku seneng banget. Aaa... " Yugyeom teriak kegirangan sedangkan Tzuyu nutupin telinganya.

"Makasih, sayang. Aku cinta sama kamu" Yugyeom gendong Tzuyu sambil lompat-lompak saking senengnya.

"Iya, aku juga cinta sama kamu. Tapi, jangan lompat-lompak gini. Nanti anaknya pusing"

"Oh iya. Maafin papa, nak" ucap Yugyeom terus nyiumin perut Tzuyu yang masih rata.

"Papa gak sabar ngajak kamu main. Nanti kalo udah lahir, jangan ganggu papa sama mama pas lagi buat adek lagi ya" Yugyeom ngelus-elus perut Tzuyu.

The End....

Pengen tahu cerita Tzuyu dan Yugyeom pas udah punya anak? Jangan lupa komen!

Love U (✔)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang