Kim taehyung yang terpaksa tinggal dengan seseorang yang bahkan tak ia kenal, hidup dibawah belenggu kegelapan membuatnya kian tersiksa, siapa yang tahu berawal dari menyiksa nya berakhir dengan Jungkook yang mencintainya.
Taehyung terkejut bukan main karna saat ini Jungkook ada didepannya dengan tatapan yang sulit diartikan, taehyung benar-benar takut saat ini rencananya untuk kabur gagal sudah,yang taehyung pikirkan bagaimana nasibnya nanti membayangkan nya saja membuat taehyung takut
"Tu-tuan" "Mau kabur ya?"tanyanya lagi "A-ampun tuan"ucap taehyung gemetar "Ampun ya?, bukankah sebelum pergi sudah ku katakan untuk tidak melakukan sesuatu yang membuat ku marah?" Taehyung hanya mengangguk tak berani menjawab "Jawab baby"ucap Jungkook sambil merekatkan giginya "I-iya tuan,maafkan saya,saya janji tidak akan membuat tuan marah lagi"air mata taehyung tak berhenti keluar "Aku tidak marah taehyung"taehyung melihat tuannya "Tapi aku Murka"
Jungkook langsung menarik taehyung ke kamarnya setelah mengatakan hal itu, membuat taehyung ketakutan
Taehyung hanya bisa meronta-ronta saat Jungkook menarik nya dia terus memohon ke Jungkook, tapi Jungkook tetaplah Jungkook dia tak akan berhenti sebelum ia puas, apalagi saat ini ia mendapat mainan baru yang bisa ia gunakan untuk bersenang-senang
Saat sampai dikamar Jungkook mencampakkan taehyung ke lantai dengan kuat sehingga kepala taehyung terbentur ke lantai "Akhh"taehyung meringis sakit Jungkook mengunci pintu dan berjalan mendekat ke arah taehyung,Jungkook menginjak kaki taehyung kuat "Sa-sakit"taehyung mencoba menarik kakinya tapi ditahan oleh Jungkook
Jungkook menjambak rambut taehyung kebelakang lalu menggores leher mulus taehyung dengan pisau kecil yang selalu ia bawa kemanapun "Akhh sa-sakit"taehyung berusaha lepas dari Jungkook saat ini tapi tak bisa Jungkook terus menggores leher taehyung membuat pola-pola abstrak lalu mengukir "JK" dileher taehyung terakhir Jungkook bermain-main disekitar jakun taehyung "Apa ini?boleh aku menusuknya?"tanya Jungkook polos sambil mengarahkan pisaunya ke jakun taehyung Taehyung hanya bisa menggeleng lemah Jungkook melepas taehyung dan menyimpan pisaunya lalu Jungkook berjalan ke arah lemari putih meninggalkan taehyung
Saat Jungkook sibuk menyiapkan semua alat yang akan ia gunakan untuk bermain dengan taehyung, diam-diam taehyung berjalan ke arah pintu saat ia hendak membuka pintu Jungkook langsung melemparkan vas yang ada didekatnya ke arah taehyung
"Akhh"taehyung meringis saat vas itu mengenai tangannya "Mau kabur?" Taehyung berusaha membuka pintu tapi sebelum pintunya terbuka Jungkook tiba-tiba saja sudah dibelakangnya dan langsung menahannya
Jungkook langsung menarik taehyung dan melemparnya ke arah meja kecil kepala taehyung langsung terbentur, saat taehyung hendak bangun Jungkook langsung menendang punggung taehyung kuat dan menginjak perut taehyung, taehyung terjatuh dan kesakitan
Jungkook menarik taehyung dan melepas pakaiannya paksa saat taehyung sudah naked Jungkook langsung mencambuk taehyung kuat "Akkkkh"taehyung benar-benar kesakitan cambukan Jungkook tak main-main kulit taehyung langsung berdarah "Sa-sakit ampun"taehyung tak kuat dia benar-benar kesakitan saat ini Jungkook mencambuknya lagi dan lagi saat ia puas Jungkook langsung menarik taehyung yang tak berdaya ke kasur dan membantingnya membuat taehyung kesakitan karna luka-lukanya bersentuhan
Jungkook mengikat tangan dan kaki taehyung ke ranjang dan mengambil 3 vibrator satu ia pasangkan ke penis taehyung dan dua lagi langsung Jungkook masukan ke anus taehyung tanpa aba-aba "Akkkkh sa-sakit"taehyung tak kuat dapat dipastikan anusnya koyak saat ini,Jungkook langsung menyalakan vibrator nya dan menyetelnya ke tingkat maximal
"Aku pergi ada urusan jadi kau bersenang-senang lah sendiri"lalu setelahnya Jungkook meninggalkan taehyung seorang diri
💠 SKIIIP 💠
"Bagaimana?" "Semuanya sudah siap tuan,semua barangnya sudah dikirim" "Bagus" "Nanti malam aku akan pergi ke kantor jadi siapkan semuanya aku mau nanti malam kalian semua sudah bersiap" "Baik tuan" "ada yang diperlukan lagi?" "Sudah tidak ada tuan, tapi ada yang ingin saya sampaikan" "Apa itu Sobum?" "Jadi begini tuan ada dua orang yang sedang mencari mainan mu" "Siapa yang mencari taehyung?" "Kekasihnya Park Jimin dan adiknya Kim mingyu" "Kekasih?adik?" "Ya tuan awalnya saya juga terkejut saya pikir taehyung anak tunggal tapi nyatanya ia punya adik, selama ini adiknya merawat nenek dan kakeknya didesa sementara taehyung ikut orang tuanya di Seoul" "Lalu Jimin?" "Mereka sudah dua tahun ini pacaran bahkan mereka sudah direstui oleh orang tua kedua belah pihak yang ku dengar dari informasi yang ku dapat mereka akan menikah setelah taehyung lulus" "Dimana mereka sekarang?" "Sudah ada di Seoul tuan" "Urus mereka" "Baik tuan" "Kau boleh pergi sekarang" "Baik tuan,permisi"
Sobum pun pergi dari rumah dan bersiap melakukan tugasnya sementara Jungkook pergi ke kamar untuk melihat kondisi taehyung
Saat ia masuk kekamar ia melihat taehyung yang sudah terkulai lemas
Jungkook membiarkan taehyung dan berlalu tapi tak lupa untuk mematikan vibrator nya terlebih dahulu lalu pergi ke ruang kerjanya
Jungkook membuka laptopnya lalu mengetik nama Park Jimin di pencarian ternyata dia anak dari CEO Park Corp
Jungkook hanya tersenyum ntah apa yang ada dipikirannya setelah puas mencari tahu tentang Park Jimin Jungkook menutup laptopnya dan pergi untuk menelpon seseorang
"Halo" "Ya tuan?" "Ada tugas baru untukmu" "Apa yang bisa saya lakukan?" "Hancurkan Park corp buat mereka rata" "Baik tuan"
Jungkook mematikan telfonnya lalu pergi ke kamar untuk melihat taehyung
"Aku tak akan melanjutkan hukuman mu baby karna ada hal yang lebih menyenangkan"
Lalu Jungkook tidur menyusul taehyung ke alam mimpi
TBC
Trus juga ada masalah mau update,ini kenapa ya?baru pertama kali up cerita soalnya,ini kenapa?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.