Hari pertama pun tiba, para member datang dan berkumpul di SM untuk latihan hari ini. Mark benar benar berusaha menjaga dirinya, jika dia sudah menyelesaikan koreonya dia dengan cepat berdiri tegak dan menghindari posisi yang dilarang untuknya.
Johnny selalu senang melihat pemandangan indah yang dilakukan Mark, dia melihat bahwa sang kekasih itu sesekali mengelus perutnya dan menyalurkan kehangatannya.
Dan saat dilihatnya semua camera dimatikan sementara, dia memeluk Mark dari belakang dan memegang perutnya itu.
"Apa ada terasa sakit? Atau ada darah yang mengalir?" tanya Johnny
"Tidak ada, sama seperti biasa" jawab Mark
"Nanti kita akan mengecek kandunganmu" ajak Johnny
"Oke. Tapi kita latihan dulu hyung" terima Mark disertai pinta
Johnny menuruti perkataannya dan sang pelatih datang kembali, mereka mengatur posisi untuk dance berikutnya. Setelah selesai mereka melakukan latihan, Mark duduk melampiaskan kelelahannya. Doyoung duduk diselahnya dan sembari menatap tubuhnya seperti sedang mengintrogasinya.
"Mark" panggil Doyoung
"Hmm" jawab Mark
"Kau sungguh tidak merasakan apapun? Sakit, lelah, atau berdarah?" tanya Doyoung
"Jika lelah, jelas aja lelah. Tapi kalau sakit atau berdarah. Tidak ada sama sekali. Buktinya aku baik baik saja, tidak ada darah kan?" jawab Mark
"Daebak. Kandunganmu benar benar kuat menerima segala macam goncangan kita tadi, aku tidak menyangka padahal usia kandunganmu sudah 1 bulan dan sudah mulai membentuk" ucap Doyoung
"Doakan saja dia masih bisa bertahan dan meramaikan suasana dorm ya hyung" ucap Mark
Doyoung hanya mengangguk sembari tersenyum dengan manisnya. Johnny yang selesai bicara dengan manager Kim langsung mendatangi Mark dan duduk dihadapannya.
"Saat mengecek kandunganmu nanti. Kau ingin ditemani semua member atau hanya aku dan manager hyung?" tanya Johnny
"Hyung. Jika mengecek rahim tidak perlu banyak orang. Lagipula mereka akan tetap bisa melihat bayi kita saat kita pulang" jawab Mark
"Aku hanya bertanya, tidak usah marah marah" ucap Johnny
"Aku tidak marah. Berbicara dengan nada tinggi saja tidak" balas Mark
"Mmm, dasar ibu hamil" goda Johnny
Mark hanya memutar bola matanya malas. Nada bicaranya cukup tinggi tapi dia merasa jika itu biasa saja. Maklumkan saja, ibu hamil moodnya memang tidak menentu.
Johnny memegang tangan Mark sembari melihat wajahnya. Namun, dipantulan kaca dibelakang Mark, Johnny melihat manager Kim memberikan kode.
"Mark. Ayo kita berangkat. Biar kau cepat pulang, makan, dan istirahat" ajak Johnny
"Oke" turut Mark
Johnny membantu Mark berdiri dengan benar lalu kembali menggandengnya untuk memeriksa sang jabang bayi apakah dia baik baik saja dalam sana.
Sesampainya di rumah sakit, hanya Johnny yang masuk, manager Kim memilih menunggu diluar karna dia merasa tidak perlu dia masuk, toh dia akan diperlihatkan foto janin Mark saat ini nanti kan.
Saat masuk, Mark berbaring dan Seojun mulai melakukan meng-USG. Dilayar itu terlihat bagaimana janin itu sudah mulai berkembang. Belum tampak wajahnya namun membuat keduanya bahagia.
"Apa kau ada latihan hari ini Mark" tanya Seojun
"Nde" jawab Mark
"Dia terlihat sehat Mark. Jika kau selesai latihan ingatlah untuk selalu melindunginya, dia sudah bertahan sejauh ini untuk kalian dan dia sepertinya benar benar ingin dilahirkan" saran Seojun
"Nde" turut Mark
"Oke. Selesai" ucap Seojun
Seojun membersikan alat alat itu dan perut Mark. Setelah itu ketiganya keluar, namun sebelum itu, Seojun mengajak Johnny ke ruangannya untuk berbicara. Manager Kim dan Mark menunggu di mobil dan keduanya berbicara diruangan Seojun.
"Ada apa?" tanya Johnny
"Begini. Sejauh ini, ibu maupun anak sudah bertahan sangat kuat, entah itu karna kekebalan tubuh Mark, tapi yang jelas bukan menutup kemungkinan bahwa mereka terhindar dari bahaya" jelas Seojun
Johnny memperdalam pendengarannya mendengar kata bahaya itu.
"Aku kagum. Belum pernah ada kehamilan yang bisa bertahan sekuat itu, sekalipun dalam guncangan hebat. Itu belum pernah kutemui, kebanyakan ada yang keguguran tapi berbeda dari Mark" ungkap Seojun
Johnny sedikit tersenyum mendengar pernyataan Seojun itu.
"Jika dia bisa bertahan sekuat itu. Kalian sudah dipastikan memiliki anak. Jagalah dia semampu kalian, biarlah bayi ini menjadi sinar dan bersuara indah seperti ayah dan ibunya" lanjut Seojun
Johnny mengangguk dan tersenyum. Semuanya belum berakhir sampai disini, ini baru permulaan baginya. Seojun memberikan hasil USG itu padanya dan Johnny menduduk sopan lalu keluar.
"Semoga anak itu bisa lahir dengan selamat"
Para member langsung berkumpul melihat Johnny dan Mark datang. Semuanya mendatangi Johnny untuk melihat hasil USG itu terkecuali Doyoung, Taeyong dan Jaehyun yang memilih menghampiri Mark membawanya duduk untuk berisitirahat.
Saat heboh dengan hasil USG itu dan lumayan berisik, Taeyong mengeluarkan teriakannya karna dia merasa bahwa itu menggangu untuk Mark.
"Yaa! Diamlah! Mark terganggu!" seru Taeyong
Semuanya melihat kearah Mark sejenak lalu kembali lagi fokus dengan hasil USG itu dengan hening. Johnny memberikannya pada Taeil dan mendatangi Mark lalu duduk disebelahnya. Johnny memegang perut Mark yang masih rata itu dan mengelusnya dengan lembut.
"Apa sudah cukup nyaman?" tanya Johnny
"Nde. Jika sangat lama mungkin aku akan tertidur" jawab Mark
"Bersandar di bahuku, tidurlah dengan nyenyak. Aku akan menggendongmu setelah kau tertidur" tawar Johnny
Mark hanya mengangguk dan bersadar ke bahu Johnny. Lama kelamaan matanya mulai tertutup, namun saat dia ingin benar benar tidur suara keras Haechan terdengar.
"Wah! Aku akan memiliki keponakan!" seru Haechan
Taeyong yang melihat mata Mark terbuka kembali merasa kesal dan menghampiri mereka lalu mengambil hasil USG itu dan membuat mereka terlihat kesal.
"Hyung. Kami belum selesai" keluh Haechan
"Diam! Liatlah, Mark bangun lagi karna suara kalian!" gerutu Taeyong
"Jangan banyak berkomentar, hargai dia. Dia lelah dan dia harus istirahat untuk menjaga dirinya dan anaknya" ucap Doyoung
Taeyong memberikan hasil itu pada Johnny. Setelah itu mereka langsung sibuk lagi pada urusan mereka masing masing dan membuat Mark akhirnya bisa tertidur dengan nyaman lagi.
Tidak lama setelah Mark tertidur, manager Kim datang. Niatnya untuk berbicara dengan nyaring namun dia hentikan melihat Mark yang tengah tertidur.
"Berhubung Mark sudah tidur dan hari sudah mulai sore. Kita harus kembali ke dorm. Biarkan Mark tidur dengan baik di dorm"
"Nde" turut semua member
Para member berberes, Jungwoo membantu untuk membereskan dan membawa barang Johnny dan Mark. Johnny menggendongnya dengan hati hati agar Mark tidak terbangun dari tidurnya.
Para member maupun staff dan manager itu merasa kagum pada Johnny. Bagaimana caranya dia bertanggung jawab atas Mark dan menjaga kandungannya dengan baik. Semua itu bisa menjadi bibit kesuburan cinta mereka hingga pada tahap selanjutnya yaitu pernikahan.
T.B.C
Semoga suka ya guys dan dukung aku terus ya..
Dont forget to vote and comment..
See you in the next chapter..
Stay healthy and have a nice day!
KAMU SEDANG MEMBACA
Incredible Love
FanfictionMAIN LEAD! Seo Johnny Mark Lee Kisahnya dimulai bukan semenjak mereka memilih untuk berkencan, tapi karna keputusan dari mereka untuk menikah. Masalah rumah tangga yang berkepanjangan dan apakah bisa keduanya mempertahankan rumah tangga mereka bers...
