Lagi lagi dan lagi
Hatiku terlalu mudah jatuh pada seorang tuan
Bukan salahku jika aku seperti ini
Tuan saja yang mulutnya terlalu manis
Aku sang hati rapuh mudah disusupi dengan manisnya kata kata darimu
Terlalu manis
Sampai aku terlalu berharap
Sampai lupa tak pernah ada kata cinta atau sayang dari mulutnya
Aku tak tau
Perhatianmu yang selama ini kau tunjukan padaku itu untuk apa
Kau tiba tiba datang mengucapkan semua kata manis
Lalu kau tiba tiba pergi tak ada kabar
Tak lama kau datang kembali dengan mulut manismu
Aku yang bodoh
Atau tuan yang menarik ulur hati nona
Apa memang semua mulut tuan sama?
Manis tapi tak pasti
Sekarang siapa yang harus bertanggung jawab atas hati nona yang sedang dilema ini
Menunggu kepastian yang mungkin tak pernah ada
Terinspirasi dari game yang gk ke download - download
KAMU SEDANG MEMBACA
PUISIKU
PoetryHanya kata, kalimat, paragraf yang tiba-tiba saja muncul dalam benakku
