Chanhee bolak-balik ngeliatin kamar mandi, duduknya gak bisa tenang rasanya masih kayak mimpi kalo itu tadi sangyeon
Sangyeon keluar kamar mandi dan di suguhi pemandangan chanhee yang ngeliatin dia intens
Jujur itu bikin dia canggung, ya gimana 3 tahun gak ketemu pasti rasanya canggung walau hati dia gak bisa bohong kalo dia kangen banget sama istrinya itu sampe bikin dia rela bak stalker ngeliatin chanhee bukannya nyamperin
"Ka-kamu kenapa Chan?" Tanya sangyeon akhirnya
Chanhee ngegeleng
"Rasanya masih kayak mimpi apa ini beneran kak sangyeon? Apa ini nyata?" Tanya chanhee pelan
Sangyeon senyum lembut dan nyamperin chanhee di sofa, tangannya dia buat ngeraih tangan chanhee dan dia taro di pipinya
"Kalo kakak ilusi apa kakak terlihat senyata ini?" Tanya sangyeon, mau gak mau air mata chanhee turun lagi
"Ini ilusi ter nyata yang pernah aku rasain!" Kata chanhee bikin sangyeon ngegeleng
"Ini kakak, bukan ilusi ini nyata kamu gak mimpi, chanhee" kata sangyeon pelan
Tangis chanhee pecah seketika dan sangyeon langsung narik chanhee kepelukannya
"Kakak kemana aja? Kenapa kakak pergi gak kasih kabar aku selama 3 tahun? Apa kakak gak penasaran gimana hidupku selama 3 tahun? Tanpa tau keberadaan kakak! Bahkan banyak orang bilang aku mencintai hal yang gak akan aku bisa raih atau peluk lagi! Mereka nganggep kakak udah meninggal tapi gak dengan aku, aku yang bahkan liat kakak jatuh tapi aku juga yang gak percaya kakak meninggal" kata chanhee panjang lebar bikin hati sangyeon sakit dengernya
3 tahun pergi dan 3 tahun juga dia ngasih harapan kosong ke chanhee, entah itu harapan hidup atau mati bener-bener kerasa abu-abu
"Maafin kakak maaf! Kalo kakak bisa inget kamu maka kakak langsung nyamperin kamu maaf udah bikin air mata kamu banyak jatuh selama 3 tahun ini" kata sangyeon penuh penyesalan
Chanhee menggeleng kuat-kuat
"Aku gak perduli sama yang dulu lagi, yang penting kakak udah disini yang penting penantian ku selama 3 tahun ini gak sia-sia"
Sangyeon cuma bisa ngeratin pelukannya, perlahan dia lepas pelukan itu buat ngeliatin muka penuh air mata chanhee
Dia ngehapus air mata di mata chanhee lembut
"Maaf" kata sangyeon lirih, chanhee langsung genggam tangan sangyeon
"Kakak bisa ceritain kemana aja kakak selama ini?" Tanya chanhee lembut
Sangyeon menghela nafas, dia harus cerita tentang semua yang menimpanya selama 3 tahun ini
.
.
.
.
.
Mobil itu meluncur turun begitu aja, sangyeon dengan tenaga yang tersisa ngedorong orang yang mukulin dia tadi
Sedikit membanting nya ke kaca mobil bikin dia kesakitan, tanpa basa-basi sangyeon langsung buka pintu mobil itu
Dia berhasil keluar walau badannya harus sedikit terbentur batu dan gak lama kemudian mobil tadi jatuh dan meledak
Sangyeon yang mau nyamperin mobil itu tiba-tiba tergelincir batu dan jatuh terguling kebawah lebih jauh dari mobil itu dan kepalanya membentur batu bikin dia gak sadarkan diri
Waktu bangun tiba-tiba dia udah ada di rumah yang asing banget bagi dia dan disitu ada ibu-ibu yang lagi ngerawat dia
"Udah bangun?" Tanya ibu itu
KAMU SEDANG MEMBACA
Oh! My Husband
FanfictionChoi Chanhee itu masih kelas 3 SMA tapi karena kenakalan-kenakalannya yang bikin orang rumah pusing dia terpaksa harus di nikahin biar sifatnya berubah Lee Sangyeon itu pengidap Anuptaphobia dimana ngerasa takut kalo jadi lajang dan orang tuanya sep...
