Lucius McKelvie

65 3 3
                                        


Luke mendekatiku
Lalu memelukku

"aku akan tanggung jawab yeota, aku akan selalu disebelahmu melindunginmu" ucap Luke sambil menangkup wajahku

"matamu sembab, makan dulu ya?"
Ucap Luke yang menyuapiku bubur
Aku menggeleng

"lalu kau mau apa, yeota? Makan saja dulu kalau kau tidak makan kau bisa mati kelaparan" ucap Luke menatapku sendu
Aku menggeleng lagi

Drrrtt drrrt

Hp kak Luke berbunyi
Kak Luke mengangkat handphone nya
"ada apa?" tanya kak Luke ke seseorang yang menelponnya

"_ _ _"

"yeota.....Dia ada di apartemenku"

"_ _ _"

"yasudah, dia juga tidak ingin makan mungkin kalau ada kau dia ingin makan"

"_ _ _"

"iya" ucap kak Luke dan langsung menutup telponnya

"yeota, ayolah sayang makan dulu ya"
Aku tetap menggeleng saat kak Luke menyodorkan mangkuk buburnya

"yasudah aku akan mengambilkan baju ganti untukmu"
Ucap kak Luke yang mengambil baju dari lemari

"kau pakai dulu kemejaku" ucap kak Luke melemparkan ku kemeja putihnya yang besar

Akupun memakai kemeja kak Luke
"kalau kau tidak ingin makan, tidur lagi saja. Kakak pelukin" ucap Luke

Aku tertidur di pelukan kak Luke
Walaupun aku agak takut
Tapi rasa pusing dan lemas membuatku terlelap

Beberapa lama kemudian
Aku mendengar suara.......

Ting tong

Suara bel pintu apartemen kakak
Aku menghiraukan bel pintu itu dan tetap tidur
Kakak yang mendengarnya langsung bangun dan segera membuka pintunya

"ckk, sialan mengganggu saja" gumam kak Luke
Dan menutup pintu kamar

Aku mendengar samar-samar suara seseorang

"Luke, dimana yeota?"
Su-suara ini....... Suara kak Luc

aku yg mendengar suara kak Luc
Berusaha bangun tapi tidak bisa tubuhku terlalu lemas
Aku masih setengah tersadarkan dari tidurku

"dia dikamar sedang tidur, memang kenapa?" tanya kak Luke

Aku mendengar suara langkah kaki mendekat

"hei jangan mengganggunya, dia sedang tidur!!" Ucap kak Luke

Cklekk

Suara pintu kamar yang terbuka
Kak Luc menghampiriku lalu
Membuka sedikit kemeja yang aku pakai
Dan tiba-tiba

Buaghh

Suara pukulan kak Luc ke perut kak Luke

"Akhhh, sial kenapa kau memukulku?!" erang kak Luke kesakitan sambil memegang perutnya

"itu hukuman kecil untukmu
Lain kali jika kulihat tubuh yeota penuh dengan bekas-bekas cumbuanmu. Akan kubunuh kau..." ucap kak Luc dengan mata tajam dan wajah datarnya menatap kak Luke
Seketika Kak Luke terdiam

Kak Luc langsung mengangkatku dan membawaku pergi keluar apartemen kak Luke

"kak Lucre....." gumamku dan keningku dikecup olehnya

"hei mau kau bawa kemana yeota?!!" tanya kak Luke yang mulai murka

"akan kubawa dia ke rumahku" dijawab santai oleh kak Luc dan segera pergi ke parkiran mengambil mobilnya







Di rumah kak Luc bukan rumah tapi mansion berlantai 6 Yang sangat megah

sekarang aku sedang berada di kamar kak Luc
Berbaring di ranjangnya dengan selimut

Kak Luc datang menghampiriku
"kau makan dulu ya" ucap kak Luc
Sambil mengusap puncak kepalaku
Lalu datanglah seorang pelayan membawa semangkuk bubur

Kak Luc mengambil bubur itu lalu menyuapiku
Aku menggeleng
"hahh, kau mau apa yeota" ucapnya dengan nada rendah

Kakak menatapku sebentar lalu pergi keluar diikuti pelayan itu

15 menit kemudian kak Luc datang membawa semangkuk bubur yang masih panas dengan segelas susu putih

Kak Luc duduk disamping ranjang lalu menyodorkan mangkuk itu
Aku menggeleng lagi

Ia mendesah lalu mengambil sendok dan menyuapiku
Aku memakan bubur itu disuapi kak Luc

Kakak peka sekali
Pertama aku menggeleng karena ingin bubur itu yang dibuat kakak bukan dibuat oleh seorang pelayan
Dan kedua aku ingin disuapi kakak

Aku menyayangi kak Luc
Karena sedari kecil dialah yang melindungiku

Selesai makan aku sudah mendingan
Dan sudah bisa berjalan

Hari menjelang malam
Sekarang jam 7 malam
Aku ingin berjalan-jalan memutari mansion
Dilantai 3 aku bertemu dengan seorang wanita berpakaian seksi
Saat aku sedang berada di balkon

"hei, kau ingin bunuh diri? Jangan bunuh diri di mansion Luc. Kau nanti akan mengotori mansionnya" ucap wanita itu dengan nada sombong
Aku abaikan dia

"hei, kau tahu dimana Luc?" tanya wanita itu
Aku abaikan lagi

"hey, aku sedang bertanya berani-beraninya kau mengabaikanku dasar pelayan"
Ucap wanita itu

"kau siapa? Aku bukan pelayan"
Tanyaku dingin

"hmp, perkenalkan aku calon nyonya mansion ini, namaku maggie venciston Dan kau? Pasti hanyalah seorang budak yang tidak dipentingkan bagi Luc. Berani sekali mengabaikan calon nyonya Luc " ucap wanita itu sambil mengacak pinggang dan menunjukku dengan telunjuknya

"namaku Ahyeota Bellana dan aku bukanlah seorang budak. Tidak mungkin kak Luc menjadikanmu istrinya" ucapku pada wanita itu
Dan wanita itu semakin murka

"maggie, kenapa kau ada disini? Sudah malam pulanglah kerumahmu"
Ucap kak Luc yang tiba-tiba datang

"L-luc?!"





_._._



Lucius McKelvie

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Lucius McKelvie





Maggie Vinceston

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Maggie Vinceston














Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 27, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Depressing camp 21++Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang