"aku akan tanggung jawab yeota, aku akan selalu disebelahmu melindunginmu" ucap Luke sambil menangkup wajahku
"matamu sembab, makan dulu ya?" Ucap Luke yang menyuapiku bubur Aku menggeleng
"lalu kau mau apa, yeota? Makan saja dulu kalau kau tidak makan kau bisa mati kelaparan" ucap Luke menatapku sendu Aku menggeleng lagi
Drrrttdrrrt
Hp kak Luke berbunyi Kak Luke mengangkat handphone nya "ada apa?" tanya kak Luke ke seseorang yang menelponnya
"_ _ _"
"yeota.....Dia ada di apartemenku"
"_ _ _"
"yasudah, dia juga tidak ingin makan mungkin kalau ada kau dia ingin makan"
"_ _ _"
"iya" ucap kak Luke dan langsung menutup telponnya
"yeota, ayolah sayang makan dulu ya" Aku tetap menggeleng saat kak Luke menyodorkan mangkuk buburnya
"yasudah aku akan mengambilkan baju ganti untukmu" Ucap kak Luke yang mengambil baju dari lemari
"kau pakai dulu kemejaku" ucap kak Luke melemparkan ku kemeja putihnya yang besar
Akupun memakai kemeja kak Luke "kalau kau tidak ingin makan, tidur lagi saja. Kakak pelukin" ucap Luke
Aku tertidur di pelukan kak Luke Walaupun aku agak takut Tapi rasa pusing dan lemas membuatku terlelap
Beberapa lama kemudian Aku mendengar suara.......
Ting tong
Suara bel pintu apartemen kakak Aku menghiraukan bel pintu itu dan tetap tidur Kakak yang mendengarnya langsung bangun dan segera membuka pintunya
"ckk, sialan mengganggu saja" gumam kak Luke Dan menutup pintu kamar
Aku mendengar samar-samar suara seseorang
"Luke, dimana yeota?" Su-suara ini....... Suara kak Luc
aku yg mendengar suara kak Luc Berusaha bangun tapi tidak bisa tubuhku terlalu lemas Aku masih setengah tersadarkan dari tidurku
"dia dikamar sedang tidur, memang kenapa?" tanya kak Luke
Aku mendengar suara langkah kaki mendekat
"hei jangan mengganggunya, dia sedang tidur!!" Ucap kak Luke
Cklekk
Suara pintu kamar yang terbuka Kak Luc menghampiriku lalu Membuka sedikit kemeja yang aku pakai Dan tiba-tiba
Buaghh
Suara pukulan kak Luc ke perut kak Luke
"Akhhh, sial kenapa kau memukulku?!" erang kak Luke kesakitan sambil memegang perutnya
"itu hukuman kecil untukmu Lain kali jika kulihat tubuh yeota penuh dengan bekas-bekas cumbuanmu. Akan kubunuh kau..." ucap kak Luc dengan mata tajam dan wajah datarnya menatap kak Luke Seketika Kak Luke terdiam
Kak Luc langsung mengangkatku dan membawaku pergi keluar apartemen kak Luke
"kak Lucre....." gumamku dan keningku dikecup olehnya
"hei mau kau bawa kemana yeota?!!" tanya kak Luke yang mulai murka
"akan kubawa dia ke rumahku" dijawab santai oleh kak Luc dan segera pergi ke parkiran mengambil mobilnya
Di rumah kak Luc bukan rumah tapi mansion berlantai 6 Yang sangat megah
sekarang aku sedang berada di kamar kak Luc Berbaring di ranjangnya dengan selimut
Kak Luc datang menghampiriku "kau makan dulu ya" ucap kak Luc Sambil mengusap puncak kepalaku Lalu datanglah seorang pelayan membawa semangkuk bubur
Kak Luc mengambil bubur itu lalu menyuapiku Aku menggeleng "hahh, kau mau apa yeota" ucapnya dengan nada rendah
Kakak menatapku sebentar lalu pergi keluar diikuti pelayan itu
15 menit kemudian kak Luc datang membawa semangkuk bubur yang masih panas dengan segelas susu putih
Kak Luc duduk disamping ranjang lalu menyodorkan mangkuk itu Aku menggeleng lagi
Ia mendesah lalu mengambil sendok dan menyuapiku Aku memakan bubur itu disuapi kak Luc
Kakak peka sekali Pertama aku menggeleng karena ingin bubur itu yang dibuat kakak bukan dibuat oleh seorang pelayan Dan kedua aku ingin disuapi kakak
Aku menyayangi kak Luc Karena sedari kecil dialah yang melindungiku
Selesai makan aku sudah mendingan Dan sudah bisa berjalan
Hari menjelang malam Sekarang jam 7 malam Aku ingin berjalan-jalan memutari mansion Dilantai 3 aku bertemu dengan seorang wanita berpakaian seksi Saat aku sedang berada di balkon
"hei, kau ingin bunuh diri? Jangan bunuh diri di mansion Luc. Kau nanti akan mengotori mansionnya" ucap wanita itu dengan nada sombong Aku abaikan dia
"hei, kau tahu dimana Luc?" tanya wanita itu Aku abaikan lagi
"hey, aku sedang bertanya berani-beraninya kau mengabaikanku dasar pelayan" Ucap wanita itu
"kau siapa? Aku bukan pelayan" Tanyaku dingin
"hmp, perkenalkan aku calon nyonya mansion ini, namaku maggie venciston Dan kau? Pasti hanyalah seorang budak yang tidak dipentingkan bagi Luc. Berani sekali mengabaikan calon nyonya Luc " ucap wanita itu sambil mengacak pinggang dan menunjukku dengan telunjuknya
"namaku Ahyeota Bellana dan aku bukanlah seorang budak. Tidak mungkin kak Luc menjadikanmu istrinya" ucapku pada wanita itu Dan wanita itu semakin murka
"maggie, kenapa kau ada disini? Sudah malam pulanglah kerumahmu" Ucap kak Luc yang tiba-tiba datang
"L-luc?!"
_._._
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Lucius McKelvie
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.