"Ahh appa! Kenapa harus besok?!, aku tidak ingin sendiri dirumah ini!" -clyrie dengan tatapan memelas
"Kumohon mengertilah sayang, ini demi pekerjaan appa. Eomma mu juga harus ikut, jika tidak siapa yang mengurusku nanti' -appa nya memohon agar clyrie mengizinkan mereka pergi
"Berapa lama kalian akan pergi?" -clyrie takut jika mereka pergi terlalu lama.
"Hanya 2 bulan, lalu kami akan kembali, kamu jangan khawatir sayang, aku sudah memberitahu yeonjun, agar kau bisa menginap disana selama kami di America" -eomma clyrie memperjelas agar ia tidak takut sendirian
"HAH?! 2bulan itu waktu yang cukup lama bagiku! Kenapa aku tidak boleh ikut bersama kalian saja? Aku takut terjadi sesuatu pada kalian atau pada diriku sendiri" -clyrie tertunduk diam setelah mengatakan hal itu
"Hei sayang, lihat aku, percayalah pada eomma dan appa mu, kami tidak akan meninggalkan mu, dan kau akan baik baik saja bersama yeonjun, percayalah" -eomma mengatakannya dengan penuh perasaan dan meyakinkan clyrie.
"Janji?" -Clyrie sangat takut terjadi sesuatu pada kedua orang tuanya.
"Kapan Eomma berbohong pada mu?! Eomma tidak pernah berbohong. Eomma berjanji! Dan pasti akan eomma tepati!" -eomma mengatakannya dengan senyuman sambil memeluk anak itu.
Clyrie hanya tersenyum dan membalas pelukan eomma disusul dengan pelukan appa. Clyrie hanya berfikir, 'apa aku bisa hidup tanpa mereka walau hanya sebentar?' clyrie sangat menyayangi kedua orang tuanya.
"Hmmm sekarang sudah malam, sebaiknya kita tidur" -appa melihat clyrie sangat lelah hari ini.
'Heumm, yasudah, aku ke kamar Sekarang, good night eomma, appa' -clyrie beranjak ke lantai 2 dan masuk ke kamarnya, lalu tidur dengan nyaman.
KEESOKAN HARINYA
Eomma dan appa sudah bersiap siap untuk pergi ke bandara bersama. Mereka sudah membawa semua barang barang yang mereka butuhkan.
"Honey, uang saku mu sudah appa transfer, dan seharusnya itu cukup untuk 2bulan, jika kurang kau bisa menelfon appa" -appa
"Kau harus jaga pola makan mu, jangan merepotkan yeonjun oppa, dan satu lagi, kau harus pulang sebelum malam, jangan terlalu sering main" -eomma berkata panjang lebar karena khawatir dengan putri semata wayangnya.
"Ya ya yaaa, kalian hati hati dijalan, jika sudah sampai, hubungi aku!, ahh appa, aku harus berangkat sekolah sekarang.. Maaf aku tidak bisa mengatar kalian ke bandara" -clyrie sudah terlambat datang ke sekolah dan langsung bergegas menuju pemberhentian buss menuju ke sekolah.
"Hati hati honey! Jangan lupa, langsung pulang ke rumah yeonjun, nanti yeonjun akan membantu membawakan barang barangmu!" -teriak appa ketika clyrie mulai berlari menjauh dari rumah
'Ahh dasar anak ini' -batin appa
SESAMPAINYA DIPEMBERHENTIAN
BUSSClyrie sudah menunggu selama 20 menit dan buss nya tidak kunjung datang, dia sangat ketakutan karena Gerbang akan ditutup 10 menit lagi, jika ia terlambat ia akan terkena hukuman. Clyrie adalah anak teladan dan tak pernah terkena hukuman sama sekali.
"Aakkhh, dimana buss nya?! Aku sudah lelah menunggu disini" -desis clyrie
"Kau butuh tumpangan?" -seorang laki laki membawa mobil Lamborghini dengan jas hitam melekat ditubuhnya
"Ahh oppa?! Apa yang kau lakukan disini?" -clyrie dengan sopan menyapa laki laki itu.
"Tidak usah banyak basa basi. Butuh tumpangan atau tidak?" -laki laki yang selalu dingin dengan perempuan walau ia menyukai perempuan tersebut.
"Heumm baiklahh, terima kasih oppa" -clyrie memasuki mobil sport yeonjun.
Mobil itu melaju dengan sangat cepat dan tidak ada tandingannya dengan mobil lain. Clyrie hanya berdoa agar ia selamat dari bahaya di hadapannya dan ia menutup matanya agar tidak takut. Hanya ada keheningan di dalam mobil.
"Hei, kau tak apa?" -yeonjun bertanya dengan sangat lembut ketika melihat clyrie meremas silt belt nya.
"A-aku tak apa oppa" -clyrie berbohong agar yeonjun tak khawatir
"Aku tidak suka dibohongi" -yeonjun berkata dengan wajah datarnya dan tetap terfokus pada jalanan
"O-oppa sebentar lagi aku sampai" -clyrie mengeles agar yeonjun tidak bertanya hal tersebut
Perjalan yang sangat hening, tanpa pembicaraan sama sekali, radio pun di matikan, hanya ada suara mesin mobil.
Sesampainya di sekolah, clyrie mengucapkan terima kasih dan langsung berlari ke dalam sekolah. Yeonjun hanya membalas dengan senyuman yang manis.
Hi :v ketemu lagi :') jangan lupa vote yaa, aku bakal rajin update kalo kalian suka :) love u all :)

KAMU SEDANG MEMBACA
He's my husband
Romance"Ah oppa, kenapa aku bisa mencintai mu?" "Mungkin itu takdir. Kau juga harus tau, bahwa aku juga sangat mencintai mu" -yeonjun "Bisakah kita menikah?" -yeonjun -nc -yeonjun -soobin Enjoy guys :v