Prolog

26 7 0
                                    

[Cerita dilengkapi dengan Foto yang pastinya bukan punya author 😶]   Sumber : Pinterest

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

[Cerita dilengkapi dengan Foto yang pastinya bukan punya author 😶]
   Sumber : Pinterest

                            HAPPY READING
           And welcome to my imagination


"Eomma,Aku pergi dulu ya"

Eomma Hanya termenung sambil menatap putri bungsunya yang sekarang sudah beranjak dewasa,dari semalam—ah tidak dari saat pertama Kali Jisoo memberi tahu ibunya kalau dia diterima menjadi mahasiswi universitas besar di Seoul.

Ibunya menyadari kalau Jisoo bukan lagi Jisoo kecil yang sering merengek Dan bermanja-manja dengannya...mungkin ini terdengar berlebihan,tapi kau Tak tahu bagaimana perjuangan ibu Kim membesarkan putri bungsunya ini.

"Eomma,sudahlah...Aku akan baik-baik saja...eomma jangan khawatir lagi oke"
Jisoo pun menyandang Tas ranselnya Dan mengangkat kopernya

"Makan teratur Dan jangan lupa minum vitaminnya ya eomma"
Jisoo masih menunggu ibu Kim untuk berbicara atau bahkan memberikan kata perpisahan untuknya...tapi sepertinya itu tidak akan terjadi

Ibu Kim malah berbalik Dan mengunci diri di Kamar,Masih terlihat marah karna Jisoo lebih memilih melanjutkan sekolah di Seoul Dan meninggalkan dirinya seorang diri.

Bagaimanapun juga ini sudah menjadi mimpi Jisoo sejak lama jadi dia Tak bisa apa-apa kecuali pasrah dengan sifat ibunya

Jisoo pun pergi keluar rumah Dan masuk ke dalam taksi yang sudah dari tadi menunggunya

"Ke bandara Gimhae ya mbak"
Tanya supir taksi

"Iya Pak..."

15 menit kemudian

Jisoo sampai di bandara Gimhae

"Semangatlah Jisoo kau pasti bisa menghadapi apapun yang terjadi"
Ucap dirinya sebagai penyemangat diri

3 jam lebih

Jisoo sampai ke Seoul.Kota dimana ia akan meraih mimpi-mimpi besar Dan kecilnya.

Dia harus Naik Bus lagi sekitar 20 menit untuk sampai ke asrama universitasnya.

Barulah dia bisa merehatkan badannya yang sudah dari tadi nyeri Dan kepalanya yang dari tadi pusing tujuh keliling.

mengingat ini pertama kalinya dia ke Seoul,ia Masih belum terbiasa dengan jalan di Seoul untung ada Naver map
(Bukan iklan :))

Hari yang melelahkan ini diakhiri dengan perkenalan nya di Asrama

Hari yang melelahkan ini diakhiri dengan perkenalan nya di Asrama

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 14, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

The Diary (Ps.I love You)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang