1 • pertemuan

10 2 0
                                    

5 April 2018

Gemintang menatap lurus kearah lapangan melalui jendela kelasnya. Ini sudah hari ketiga dia duduk sendiri karena teman sebangkunya —Senja tidak masuk sekolah karena sakit. Dia sangat bosan karena tidak ada yang mengganggunya. Biasanya Senja selalu mengganggunya setiap pelajaran berlangsung.

Ya, biasanya.

"Baiklah, kita tutup pelajaran sampai materi ini, selamat istirahat"

Tepat setelah Pak Jinyoung berkata seperti itu, bel istirahat pun berbunyi. Dengan malas Gemintang membereskan mejanya dan segera melangkahkan kakinya kearah kantin. Dia kelaparan.

- KANTIN -

"Ini pesanannya" ucap bibi kantin.

"Terimakasih bii"

Gemintang berniat untuk mencari tempat duduk tapi jalannya dihadang oleh seseorang. Gemintang menghela nafas pelan mengetahui siapa yang menahan jalannya itu.

"Bay, kenapa ngehalangin jalan?"

"Kenapa? Kamu bilang kenapa? Wahh benar benar tidak habis pikir aku" ucap Lembayung mendramatisir.

"Apa sih? Kalo ngomong yang jelas deh"

"Harusnya aku yang tanya, kenapa kamu ninggalin aku?"

Gemintang bingung dengan yang diucapkan Lembayung, tapi tidak lama dia sadar.

"O-oh itu.. ehehehe maaf lupa" Gemintang menunjukan deretan giginya.
"Ya abisnya aku laper banget makanya gak sempet ngajak kamu, maaf ya?"

Lembayung menghela nafas pasrah, tidak habis pikir dengan temannya itu.
"Yaudah gak papa, kita cari tempat duduk"

Lembayung dan Gemintang pun mencari tempat duduk, dan memilih tempat di dekat sebuah pohon rindang.

"Kamu gak beli sesuatu bay?"

Lembayung menggeleng.
"Masih kenyang" Gemintang hanya mengangguk sebagai jawaban dan mulai memakan mie yang dipesannya.

"Nay"

"Hmm"

"Nay"

"Hmm"

"Na-"

"Apaan sih?!"

"Eitss sabar mbak, aku kira kamu gak denger"

"Dengerlah, kamu kira aku budeg apa?"

"Hehehe maaf maaf"

"Kenapa?"

"Pulang sekolah jenguk Senja yuk"

"AYO!"

"Semangat banget"

"Iya dong, udah lama gak ketemu nih"

"Bilang aja kangen"

Gemintang melanjutkan kembali acara makannya hingga bel kembali berbunyi. Lembayung dan Gemintang harus berpisah karena kelas mereka berbeda.

"Pulang sekolah tunggu dideket tempat parkir oke? Jangan kemana mana" ucap Lembayung.

"Iya siap kapten! Duluan ya!"

Gemintang melambaikan tangannya dan segera masuk ke kelasnya.

- PARKIRAN -

Gemintang sudah menunggu Lembayung semenjak 5 menit yang lalu, tapi lelaki bersurai ungu itu tidak kunjung datang juga.

"Aduhh maaf Nay udah lama?"

"Akhirnya dateng juga, gak papa gak lama kok, ayo berangkat"

"Heem!"

time travel • hwang hyunjinTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang