Setelah sadar dari tatapan, fito pun langsung mengunci sabuk pengaman Risa
Sikap mereka menjadi canggung, dan menjadi keheningan seketika
Cuaca dingin dan tenang membuat mata Risa menjadi ngantuk. Risa pun tertidur.
Fito tanpa sengaja menoleh ke Risa dan melihat Risa sudah tertidur lelap. Fito hanya tersenyum melihat wajah Risa yang sedang tertidur dan terlihat aura bidadarinya yang keluar bukan aura singa yang keluar
Fito menggeleng gelengkan kepalanya "Fito......fokus.....lo lagi nyetir..." Ucap fito saran hati sambil menampar pipinya sendiri
Seiring jalannya mobil, dan pada saat itu kemacetan pun terjadi pada fito dijalan Megawati, karena terjadi kecelakaan didepan
Tiba tiba kepala Risa yang tadinya tegak di kursi mobil menjadi mendorong dan jatuh di pundak fito
Fito kaget dan menoleh pelan pelan kearah Risa yang sedang tertidur
"Kayaknya Risa kecapean, dan kayaknya tadi dia abis nangis, matanya sembab"
Setelah lamanya kejebak macet, akhirnya pun jalan berjalan lagi dengan normal. Mobil fito pun langsung melaju kembali
°°°°°
Sampailah dirumah Risa hujan pun telah berhenti saat terjebak macet tadi
Semua lampu di rumah Risa sudah menyala karena hari pun sudah mulai gelap
Fito pun mulai membangunkan Risa yang sedang tertidur "Risa.....bangun ris...dah sampe" Ujar fito lembut sambil menepuk pipi Risa pelan
"Emm...udah sampe yah.." ucap Risa sampil mengucek ucek matanya. Risa pun sadar bahwa dia berada di pundak fito, Risa pun langsung kembali duduk ke posisi awalnya
"Mm...lo gak mau turun?"tanya fito canggung
"Oh i..iya, ini mau turun kok"ujar Risa
Risa turun dan berjalan memutar melewati mobil fito. Fito membuka jendela mobilnya "Ris, besok gue jemput ya?"tawar fito
Risa hanya menganggukkan kepalanya dan kembali masuk kerumahnya
Mobil fito pun melaju, meninggalkan rumah Risa
Saat Risa mau membuka pintu, mamanya duluan malah yang membukakan pintu
Anis (mamanya Risa) kaget melihat wujud Risa yang pulang dengan keadaan basah
"Sayang, kamu kok basah.... Ayo masuk dulu"Anis dengan mengelus rambut Risa."kamu kehujanan ya, kenapa kamu gak berteduh dulu sih"tambahnya
"Mah, ada yang Risa mau omongin sama mama. Ini penting"ujar Risa sambil melamun dengan nada dan muka datar
"Ada apa nak....apa yang mau kamu omongin"ujar Anis
"PAPA SELINGKUH" ucap Risa dengan mata membendung air yang seketika bisa menetes
"Kamu yang bener nak, jangan ngomong kayak gitu geh" ujar Anis mulai khawatir
"Kalo mama gak percaya, nih liat bukti foto papa dengan selingkuhannya di hotel" Risa pun langsung mengambil hp nya di kantung dan menunjukkan foto papanya
Anis hanya menutupi mulutnya dengan tangannya dan terlihat syok
"Nih ma, Vidio pas Risa ngelabrak papa di kamar hotel berduaan dengan perempuan itu" perjelas Risa
Seketika air mata jatuh dari bendungan mata yang sedari tadi meluap di mata Anis
Selesai melihat Vidio itu, tiba tiba Andi (papa Risa) datang
"Ayo Risa, kita kemasi baju kita. Kita pergi dari rumah ini"ujar Anis sambil menarik tangan Risa
Setelah mengemas, Risa dan mamanya pergi melewati pintu dengan menderet kopernya
"Mah, Risa, jangan pergi...papa bisa jelasin....."ucap Andi memohon
Anis tidak menghiraukan perkataan Andi dan hanya berjalan sembari menarik kopernya
Tetangganya, si Beno yang kebetulan rumahnya di samping rumah Risa tak sengaja melewati ke ribuan tersebut
"Waduh, keluarga Anisandi lagi ribut tuh.. ampe bawa koper segala, mending gue cabut"ujar Beno yang tadinya menonton dan akhirnya kabur kerumah, karena mau berbagi gosip dengan emaknya
"Ris, kamu bawa mobil kamu, mama bawa mobil banyak"ucap Anis
Tak heran kalau mereka punya mobil sendiri sendiri, karna tajir sih. Tapi Risa jarang kalau naik mobil, dan kalau naik mobil hanya kalau lagi telat aja
Risa dan mama nya menaiki mobil sendiri sendiri dan akhirnya melaju meninggalkan rumah nya
°°°°°
Mobil Risa sedari tadi mengikuti mobil mamanya didepan, dan akhirnya berhenti lah disebuah apartemen mewah
Anis memesan sebuah apartemen dan naik lift bersama Risa menuju lantai 7
Sampailah di depan pintu, Anis membukakan pintu dan masuk. Betapa terkejutnya Risa melihat kemewahan apartemen ini
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Ris, sebenarnya, perusahaan apartemen ini adalah milik mama" ujar Anis sembari memberikan senyum kepada Risa
"Ini punya mama?, Kenapa selama ini mama gak pernah bilang?"ucap Risa kaget
"Gak papa, ini semua mama rahasiakan dari papa kamu. Dan nanti kamu lah yang akan menggantikan posisi mama di apartemen ini" ujar Anis
"Yang bener ma?"
"Iya"
"Makasih ya ma"
"Gila....., Gue kaya seketika"(ucap Risa dalam hati sambil membayangkan masa depannya yang indah bersama fito) "Gila, gue tadi bayangin apa barusan. Gak gak, gue gak boleh sama bocah tengik itu"(tambahnya dalam hati)
"Kamu kenapa" tanya Anis heran melihat Risa seperti membayangkan sesuatu
"Gak papa kok mah" ujar risa
"Ayo kita ke kamar" ucap Anis sambil menarik kopernya "Ini kamar kita, malam ini kita tinggal di apartemen ini dulu sampai kita punya rumah baru"tambahnya
Makasih udah baca Jangan lupa vote Dan ikutin terus ceritanya