Bab 1 Perkenalan

272 2 0
                                    

Malam itu, Jimin sedang berjalan-jalan di sekitar rumahnya. Bukan karna tidak bisa tidur. Hanya saja kali ini ia merasa sangat bosan untuk berada dirumah. Jimin adalah mahasiswa disebuah Universitas ternama di Seoul. Ia adalah anak dari seorang pengusaha yang sangat kaya. Dia dibebani dengan sebuah perjodohan dengan sesorang yang belum dikenalnya. Karena gadis yang akan menikah denganya masih dirahasiakan oleh ayah dan ibunya. Ia terkenal dengan ketampanannya yang mampu membuat semua gadis tergila-gila. Namun satu hal dia terkenal dengan sifatnya sebagai otak mesum. Malam ini sepertinya ia sedang mencari bar atau kaffe yang masih buka. Tiba-tiba ponselnya berdering.

" Ya halo?", jawab Jimin.

" Hei kau tidak ikut? Kami sedang mengadakan pesta disini", kata seseorang dari seberang sana.

" Dimana?", balas Jimin.

" Caffe di dekat kampus. Cepatlah sebelum kami memulainya".

" Baiklah, aku akan segera kesana", kata Jimin dan langsung memutar arahnya menuju rumah untuk berganti pakaian dan langsung menuju caffe.

>.<

Jimin tiba di caffe dan langsung disambut oleh sahabat-sahabatnya yang sama mesumnya seperti dia. Dan mereka adalah Jungkook dan Taehyung.

" Kali ini dengan siapa?", Tanya Jimin.

" Kau kenal Kim Hyunmi anak kedokteran? Dia sudah berubah. Tepat seperti keinginan kita", kata Taehyung.

" Ya, aku kenal dia. Ada apa dengannya?", jawab Jimin santai.

" Kali ini kita akan bermain dengan geng mereka", kata Taehyung dengan senyum smirk

" Wah benarkah??? Kalau begitu aku akan bersama Lee Mi Ra yang sangat bohai itu", kata Jungkook.

" Kau pergilah dengan Hyunmi dan aku akan bersama Han Mi", kata Taehyung.

" Baiklah selamat bersenang-senang", kata Jimin dan langsung bergerak.

Sepertinya, Jungkook yang paling senang karena belum lama, ia langsung ditarik oleh Mi Ra menuju kamar di caffe itu. Sementara Taehyung dan Han Mi masih menikmati alkohol mereka. Namun Han mi sudah terlihat mabuk. Jimin mendatangi Hyunmi dengan kerah baju yang sedikit terbuka. Gadis-gadis ini terkenal dengan bodynya disekolah.

" Hai Hyunmi", sapa Jimin.

" Oh hai Jim...kau sudah siap?", tanya Hyunmi.

" Wah terburu-buru sekali. Nikmatilah dulu", kata Jimin.

" Baiklah. Tapi jangan marah saat aku memancingmu nanti".

" Tentu saja", balas Jimin. Hyunmi memakai baju dengan kerah terbuka sampai sedikit menunjukkan belahannya. Tak lama, Hyunmi mulai mabuk, namun Jimin masih dalam kondisi prima.

" Jimin-ah, temani aku tidur sebentar", bujuk Hyunmi.

" Kau mengantuk? Baiklah ayo", balas Jimin, Kemudian menggendongnya dan membawanya ke kamar di caffe itu. Jimin meletakkannya dengan penuh hati-hati karena Hyunmi sudah tertidur di lengan Jimin. Jimin memandangi wajah Hyunmi lekat-lekat. Jimin mengenal Hyunmi dengan baik. Dia tahu bahwa temannya sudah memberi dia obat agar melupakannya dirinya yang sebenarnya dan berubah menjadi gadis nakal seperti ini.

" Hyunmi-ah. Cepat bangun dan pergilah dari sini", ucap Jimin pelan. Seperti mendengar suara lembut Jimin, Hyunmi langsung tersadar dan tampak bingung.

" Kenapa aku bisa ada disini. Dan kau?? Apa yang kau perbuat padaku???!!!", tanya Hyunmi bingung.

" Aku tidak melakukan apa pun kepadamu", kata Jimin santai.

" Tapi kenapa aku memakai pakaian seperti ini??", tanya Hyunmi masih curiga dengan Jimin.

" Kau memakai itu dari tadi dasar bodoh-_", jawab Jimin.

" Huh. Baiklah, tapi bisakah kau mengantarkanku pulang?", tanya Hyunmi dengan manis.

" Baiklah, tapi pakai ini dulu", kata Jimin sambil menyerahkan jaketnya untuk dipakai oleh Hyunmi.

" Oh. Gomawo", kata Hyunmi dan langsung memakai jaket Jimin yang tampak kebesaran.

>.<

Jimin pulang kerumahnya. Sekarang sudah pukul 2 pagi. Dia memarkirkan mobilnya, dan langsung menuju kamar. Dia memikirkan wajah Hyunmi tadi. Entah apa yang sedang dipikirkannya, yang pasti dia tersenyum smirk saat memikirkan itu.

>.<

Pagi ini kampus masih sepi, hanya tampak beberapa orang yang sedang duduk di kelas mereka masing-masing.

" Hoi jim, semalam kau kemana? Aku dan Jungkook mencarimu", tanya Taehyung.

" Ya, aku langsung pulang. Kepalaku terasa berat", jawab Jimin.

" Hyung, aku mendapat pesan dari Mi Ra", kata Jungkook.

" HAH? Apa katanya?", tanya Taehyung.

" Dia sangat menikmati kejadian tadi malam dan ingin melakukannya lagi", jawab Jungkook.

" HAH Sudah kuduga, pasti mereka akan ketagihan. Katakan pada mereka untuk bertemu dengan kita sesudah kampus", kata Taehyung.

" Baiklah, tapi kita akan apa?", tanya Jungkook.

" Melakukan sesuatu yang menyenangkan pastinya", jawab Taehyung.

" Baiklah. Tapi kali ini aku tidak ikut. Aku ingin bertemu dengan sesorang", jawab Jimin.

" Seseorang? Kau sudah memiliki seorang kekasih?", tanya Taehyung.

" Bukan begitu. Dia adalah anak dari teman ayahku", jawab Jimin.

" Oh, sebuah perjodohan ya?", tanya Jungkook.

" Ah, aku tidak tahu yang pasti hari ini aku harus bertemu dengan mereka".

" Hmmm, ya sudah", jawab Taehyung.

>.<

" Kau sungguh tak ingin ikut Jim?", tanya Taehyung memastikan.

" Ya, tidak. Aku akan pergi sekarang", kata Jimin.

" Baiklah. Sampai jumpa besok" sahut Jungkook. Jimin langsung bergegas menuju rumahnya. Dia berpapasan dengan seorang gadis di depan pintunya.

" Kau siapa?", tanya Jimin.

" Oh hai. Kau pasti Jimin. NamakuNae Ra. Salam kenal", kata gadis itu sambil mengulurkan tangannya. namun tampaknya Jimin mengacuhkannya.

FIND MEWhere stories live. Discover now