Sebelum baca, alangkah baiknya di vote dulu ya sayang aw. Jangan lupa vote dan komen di setiap paragraf cerita ini💜😊 . Happy reading💜🐰
Semua yang berada di koridor pun, segera menghindar agar mobil itu dapat lewat. Mereka semua tercengang ketika tau ada seorang perempuan yang mengendarai mobil mewah di kampusnya.
"Norak banget sih mereka. Gak tau kalau lo punya yang lebih dari ini"
Ketika Putri berbicara seperti itu, orang yang berada di sebelahnya pun menoleh dan bergumam.
"cih, mimpi kali dia"
Angel hanya diam menanggapi nya.
Mobil itu berhenti di tengah-tengah koridor. Pintu mengemudi terbuka, dan terlihat jelas perempuan cantik dengan dandanan yang sedikit menor.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dia berjalan lurus ke arah ruangan rektor kampus sambil mengangkat angkuh kepalanya dan melipat kedua tangannya di dada.
Dia lalu masuk ke dalam. Selama 2 menit ia lalu keluar dari sana bersama rektor kampus.
"Putri bego!" Angel memukul pelan kepala Putri.
"Iih apa?!"
"Sekarang jam berapa?" "Setengah SEMBI-ANJIR KITA TELAT BEGO!"
"Makanya ayo cepet lari!"
Mereka berdua lari kencang ke arah gedung fakultas mereka. Tepat setelah mereka sampai kelas, mrs yeni masuk sambil membawa anak baru tadi.
"Pagi anak-anak"
"Pagi mrs" jawab mereka serentak.
"Hari ini, mrs membawa anak baru, silahkan perkenalkan diri kamu"
"Hai semua, nama gue Im Nayeon. Kalian bisa panggil gue Nayeon, terimakasih"
"Ok Nayeon, silahkan duduk ke tempat kamu"
"baik Mrs"
🐰🐰🐰
Setelah kelas selesai, Angel dan Putri berjalan bersama kearah luar gedung fakultas. Mereka berdua berencana mengunjungi cafe kemarin lagi, untuk mengerjakan tugas.
Mereka berangkat menggunakan grab mobil, karna mereka tidak membawa kendaraan.
Yang baca tadi juga tau jingan, Bertjanda.
Mereka memilih tempat duduk di ujung dekat jendela, sama seperti kemarin.
Saat mereka ingin membuka bukunya, terdengar suara berisik motor di luar tempat parkir cafe ini. Tidak lama kemudian, terdengar suara lonceng yang di pasang di atas pintu cafe. Yang menandakan bahwa ada orang datang.
Tringg Tringg Tringg Tringg Tringg Tringg Tringg
Pengunjung yang disana merasa terusik, mereka semua melihat ke arah pintu masuk.