Sebelas

2.6K 272 16
                                        

Mari berkenalan dengan keluarga Levent dalam versi pandangan Gibran

Enjoy the story and happy reading 🤗🤗 sorry for the typo 🙏🙏... Jangan lupa klik ⭐ dan komen ya...

_________________________________________

GIBRAN MEMANDANG BERKELILING area. Minggu ini dia kembali berada di panti asuhan Rumah Bahagia untuk memeriksa anak-anak. Namun tidak ada tanda-tanda keluarga Levent yang dikenalnya saat ini.

Maksudnya hari ini Gibran tidak melihat Falisha ataupun Syaquilla. Orang yang sejak awal ia kenali saat pertama kali ia menerima permintaan Gilang untuk melakukan pelayanan sosial disini.

Dan di kali kedua Gibran datang ke tempat ini. Ia justru berhadapan dengan dua wanita paruh baya dan dua pria muda yang sama-sama menyandang nama keluarga Levent.

Salah satu wanita paruh baya itu bertubuh tinggi dengan badan yang bisa dibilang langsing untuk orang seusianya yang sudah melahirkan. Rambut hitamnya dicepol di belakang tengkuk. Mengenakan kaftan panjang yang tentunya mahal.

Wanita tersebut memiliki kesan awal seperti wanita kaya yang sombong, namun setelah berkenalan dan berbincang, dugaan Gibran salah karena ternyata wanita itu adalah wanita yang sangat ramah.

Wanita tersebut adalah Nyonya Caliana Levent, istri dari pemilik Coskun Company, Adskhan Levent yang juga merupakan ibu dari pemuda bertubuh tinggi besar berkaca mata-yang tempo hari membantu Gibran memeriksa anak-anak-bernama Ilker.

Dan wanita paruh baya kedua yang datang bersama wanita itu-wanita yang memiliki kebalikan fisik dari wanita pertama karena tubuhnya yang mungil-dan mengenakan hijab, memiliki raut yang lebih ramah dan hangat, beliau bernama Nyonya Agisna Levent. Istri dari pemilik Levent Corp yang mana juga baru Gibran ketahui kalau beliau adalah ibu kandung dari gadis mungil yang selama ini seringkali mengganggunya. Ya, siapa lagi kalau bukan gadis bernama Falish.

Dan kini, akhirnya Gibran juga tahu darimana fisik mungil gadis itu didapatkan. Meskipun dari segi wajah Gibran pastikan kalau wajah Falisha lebih menuruni wajah ayahnya sebab gadis kecil itu tak tampak mirip dengan ibunya.

Dan di belakang wanita mungil itu, berdiri seorang pemuda tinggi kurus yang memiliki sorot mata tajam, yang beberapa waktu lalu Gibran lihat sedang berjalan bersama Falisha di rumah sakit yang kini ia tahu kalau dia ternyata adalah adik kembar gadis itu.

Baiklah, jadi Falisha dan Akara ini ternyata merupakan pasangan kembar Fraternal. Kembar tak identik. Karena itulah keduanya bisa mengecoh orang lain dan bersikap seolah mereka adalah pasangan kekasih. Gibran tersenyum sendiri saat mengingat bagaimana tingkah keduanya di rumah sakit kala itu.

Keempat anggota keluarga Levent ini sepertinya saat ini sedang kebagian membantu di Panti, menggantikkan Syaquilla dan juga Falisha yang membantu di minggu sebelumnya.

Jujur, Gibran ingin mengacungkan jempolnya untuk mengagumi paras rupawan keluarga Levent ini. Entah itu laki-lakinya atau perempuannya, entah itu keluarga langsung Levent ataupun menantunya, semuanya tampak memiliki paras yang mengagumkan. Dan hal lain yang Gibran sukai dari mereka adalah, mereka bukan tipe keluarga yang sombong dan tinggi hati. Sebaliknya, mereka sangatlah ramah dan kedekatan mereka dengan anak-anak panti tampak begitu natural.

Saat istirahat makan siang, Gibran memilih untuk duduk di salah satu bangku taman dibawah pohon rindang saat Nyonya Caliana menghampirinya dan mengajaknya berbincang.

"Dokter Gibran sudah lama bekerja dengan Abang-maksud saya Dokter Gilang?" Tanya wanita itu, entah mungkin sekedar basa-basi atau memang benar-benar ingin tahu.

My Doctor, My Love (Tamat)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang