2

607 66 15
                                    


"nuc, aku mau tanya sesuatu" tanya linzy sambil mendekat ke arah nuca duduk.

"mau tanya apa lin?"

"hmmm kamu jawab jujur ya tapi nuc?" linzy menekan kalimatnya

"iya lin tapi apa dulu pertanyaannya" nuca membalik badan nya agar duduk berhadapan dengan linzy

"selama kita kenal udah hampir 2tahun ini. Apakah kamu ga bosen nuc sendirian terus?"

"Hmm sendirian gimana lin. Kan ada kamu. selama aku disini aku ga merasa sendirian lin" jawab nuca sambil ia meletakan gitar di sampingnya

"oke oke aku Perjelas. Apakah kamu gamau punya pacar gitu nuc?" linzy masih menekan pertanyaan itu untuk nuca. Ia belom puas dengan jawaban nuca

"pacar? Ga perlu lah pacar ribet punya pacar. Santai aja sekarang. Bentar bentar kamu nanya gitu ke aku. Kamu sendiri apa kabar lin? " nuca balik tanya kepada linzy

"udah ah nuc ngantuk mau tidur bye" linzy tak menjawab pertanyaan nuca ia langsung pergi meninggalkan nuca yang masih binggung apakah ada kalimat yang salah dari ucapan nuca tadi.

******************************************

Hari ini jam sudah menunjukan pukul 07:00 pagi. Tapi nuca sudah ada di lapangan depan rumah linzy untuk berolahraga pagi ini. Ia sendirian Sepertinya linzy masih marah sama nuca. Tapi nuca orangnya tidak pernah ambil pusing. Jangan kalian kira mereka berdua tidak pernah bertengkar ya. Mereka sering sekali bertengkar layak ny orang pacaran karena nuca tidak peka isi hati linzy.

"pagi ma" sapa linzy dari atas menurunin anak tangga rumahnya.

"pagi sayang, ga ikut nuca olahraga didepan lin? " tanya nama linzy.

"males ah, nuca gitu ma dia ga peka peka linzy Capeklah" gerutuk linzy dengan mama nya.

"ya kamu harus sabar sayang, nuca orangnya seperti itu. Seharusnya kamu bersyukur masih bisa dekat sama dia. Walaupun status kalian hanya sebatas sahabat" jawab mama linzy sambil menasehatin anaknya itu.

*****************************************

Linzy baru saja selesai mandi karena hari ini libur, ia lagi tidak ingin kemana-mana ia mau menghabiskan waktu liburnya dengan bermain games di ipad kesayangan miliknya. Sebenarnya ia biasa bermain games dengan nuca. Tapi berhubung linzy lagi kesal sama nuca. Jadi linzy bermain sendiri di kamarnya

Sayup terdengar suara langkah kaki menujuh ke arah kamar linzy

"Tok... tok... tok... tok . Lin? " panggil nuca dibalik pintu
Linzy tidak menggubris panggilan nuca ia masih asik bermain games.

"lin kamu kenapa?  Aku minta maaf kalau semalem aku ada salah ngomong" panggil nuca dengan memohonnya.

Linzy dengar semua ucapan nuca dibalik pintu itu. Ia tidak bisa lama-lama mendiamkan nuca pasti hati nya langsung luluh lihat nuca seperti itu. Ia langsung bergerak dari kasur membukakan pintu untuk nuca.

"lin, maafin aku ya?" mohon nuca sambil mengenggam kedua tanggan linzy.

"kenapa minta maaf? Kamu ngerasa kamu salah? " jawab linzy jutek.

"ya aku sebenernya ga tau lin salah atau ga. Tapi, kalau kamu udah diemin aku gitu berarti aku salah kan? " jelas nuca pada linzy.

"bagus deh ada inisiatifnya kamu nuc" linzy melepas genggaman tanggan nuca dak berbalik duduk di ranjang tempat tidurnya

"iya lin. Tapi aku sudah paham kok maksud kamu semalam itu apa" nuca mengikuti linzy duduk di sampingnya

"apa emang?"

"apa ya?" jawab nuca jahil

"tuhkan nuc kamu tuh ngeselin banget" linzy kembali kesal

"ehehe udah udah ga deng. Kamu jangan marah terus ya lin" jawab nuca sambil menggelus rambut linzy

******************************************

Malam ini malam minggu. Nuca ingin mengajak linzy keluar untuk nonton bioskop di salah satu mall,  karena nuca ga mau gadis cantik kesayangan mama nya ngambek terus bisa bisa nuca di marahin. Iya guys kesayangan mama nya nanti jadi kesayangan nuca kok.

"wah anak mama pada mau malam mingguan nih" goda mama linzy kepada mereka

"iya ma biar kaya orang-orang malam mingguan ya ga lin?" tanya nuca sambil merangkul pundak linzy

"iya malam mingguan sama sahabat sampai mati" jawab linzy ketus berlalu melepaskan rangkulan nuca

"udah udah kalian berangkat sana nanti kemaleman. Jagain linzy ya nuc" pesan mama linzy

"siapp ma, kita pergi dulu ya ma. Assalamualaikum" jawab nuca sambil menyalamin mama linzy

"waalaikumsalam. Hati-hati ya" pesan mama linzy lagi.

*******************************************

Sesampainya mereka di mall mereka langsung menujuh ke bioskop dan langsung memesan tiket nonton. Malam ini begitu ramai sekali bioskop ini. Ya maklum banyak pasangan kekasih yang malam mingguan. Karena film baru di mulai satu jam lagi. Jadi linzy dan nuca keluar sebentar sambil jalan jalan keliling mall.

"Lin sambil nunggu filmnya mulai, kita ke toko buku dulu ya" nuca membuka pembicaraan karena sepanjang perjalanan tadi linzy diam saja entahlah wanita ini moodyan sekali moodnya

"terserah nuc aku ikut aja" jawab linzy sambil memainkan Handphone nya

Tiba-tiba nuca menggambil Handphone linzy menaruh nya di saku jaketnya dan mengandeng tanggan linzy. Linzy sontak kaget dengan prilaku nuca ia tidak bisa menolaknya karena ia juga suka. Memang ya nuca ini ga bisa di tebak. Suka-suka mu lah nuc.

Mereka menikmati film malam itu. Tidak banyak kata selama film itu berlangsung kurang lebih 2jam lama nya. Hanya nuca sesekali menghangatkan tanggan linzy yang sepertinya kedinginan karena AC di bioskop sangat dingin sekali.

YUHUHUHU BOLEH DONG DI LIKE DAN KOMEN CERITAKU INI.
MAAF YA KALAU GA JELAS DAN BANYAK TYPO 🙏🙏🙏


FRIENDZONE • NucaLiniTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang