entah memang hatiku yang terlalu lemah,
atau kamu yang pandai merayu,
hanya butuh satu kata,
kamu berhasil meruntuhkan dinding yang sudah kubangun dengan kokoh,
untuk melupakanmu.
×××
KAMU SEDANG MEMBACA
Coretan Patah Hati
Short Storysebuah kata yang tak pernah terucap dalam dunia nyata.
