2. pertama jumpa

0 0 0
                                    

Setelah aku masuk kedalam gedun perusahaan sungguh membuatku terkagum kagum. Nuansa putih dan hitam berpadu.
Aku dipersilahkan duduk oleh sekertaris direktur disini.

Dan yaa karna aku tidak suka menunggu lama akhirnya aku pergi untuk jalan jalan sebentar sambil melihat gedung yang megah dan mewah ini.

"Yaa tuhann... baru kali ini aku masuk kedalam perusahaan yang sebagus ini."batinku.

Karna terlalu terbawa suasa aku pun sampai tak sadar telah menabrak seseorang.

"Wooii!! Kalo jalan tuh pake mata! Gak liat nih kopi nya jadi tumpah kebaju gue!" Pria dengan nada marah yang tinggi.
" maa.. maaf a a aku gak sengaja nyenggol situ." Ucapku terbata bata dan sangaat bingung.
" lo tuh siapa sih? Anak sekolah ngapain kesini pake seragam lagi." Ucapnya
" sa saya mau magang disini ."
" hah pantas saja." Ucap nya culas sembari pergi begitu saja.

Disitu aku benar benar kesal akan sikapnya. Baru aja sehari aku sudah ada masalah. Tuhaan tolong aku.

"Dek mari ikut saya keruangan pak Bimo." Ucap sekertaris yang mengejutkanku ditengah lamunan ku.
" baik bu."

Sesampainya didepan ruangan pak Bimo aku sungguh sangat gugup. Jangtungku berdetak tak karuan.

" masuk." Suara besar khas pria dibalik pintu kacanya.
" permisi pak." Ucapku mencoba senyum dan tak gugup.
" jdi kamu yang mau magang disini?"
" iyaa pak."
"Disini hanya ada satu bagian yang kosong yaitu bagian pemasaran. Saya lihat kamu cocok dibagian itu. Bagaimana?" Tanyanya
" saya tidak apa apa pak dibagian apapun asalkan saya diterima magang disini untuk 3 bulan kedepan." Jawabku semangat.
" oke baiklah kalau begitu. Nanti kamu akan dibimbing oleh kepala bagian disana yaa. Saya akan perkenalkan dulu."
" baik pak." Ucapku sambil mengangguk.

Kemudian pak Bimo menyuruh sekertarisnya untuk memanggil pembimbingku.
Sumpah demi apapun aku deg deg an sekali keringat dingin rasanya.

Tak lama pintu terbuka daann...

" permisi pak apa bapak memanggil saya?" Katanya.
Sontak aku tercengang disitu suara yang sangat aku kenal. Yang membuat moodku hancur tadi pagi. Aku menoleh kebelakang.
Diapun sama terkejutnya.

" lo..." ucapnya kaget.
" kamu" akupun kaget.
" ehhh.. bocah ngapain kamu disini, belum puas apa tadi udah numpahin kopi ke baju kesayangan gue hah?" Ucapnya dengan wajah yang sangat menjengkelkan.
Aku hanya diam karna sangat jengkel.

" sudah sudah tidak usah bertengkar diruangan saya." Ucap pak bimo menangkan.
" saya menyuruh kamu kesini untu memperkenlkan kamu kepada diandra, dia anak sahabat saya. Diandra kenalkan dia Umar dan kamu Umar kamu akan menjadi pembimbing diandra semasa manggang disini." Lanjut pak bimo
" APA??" Ucap kamu bersamaan.











Haaaii temen temen maaf yaa aku baru upload lagi soalnya aku sibuk sama daring.
Intinya semogan kalian suka. Ohh iyaa tolong komen dan vote ceritaa aku yaaa.🤗

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 02, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Dear UTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang