Rain In Love

Rain In Love

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 1, 2018
Tak semua yang berbeda tak dapat bersama, contohnya kayu dengan batu mereka berbeda tapi menghasilkan satu yang sama. "Lo suka hujan?," ucap gadis itu. "Enggak," laki-laki yang mempunyai hidung mancung itu menjawab dengan tatapan tajam rahang sedikit mengeras. "Kenapa?," gadis itu terus menanyakan, tanpa melihat ekspresi wajah sang pria. "Karena hujan bikin Gue sakit." "Tapi Gue suka hujan, dan Gue harap Lo juga bisa suka hujan," setiap nada yang terucap menggambarkan kekecewaan. "Dan Gue harap Lo bisa benci hujan." Siapkah yang akan bertahan gadis penikmat hujan atau laki-laki pembenci hujan?. Kalian bertanya-tanyakah apa yang membuat pria itu sakit saat melihat hujan?.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan dan Cintaku
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • THE CLIMB [Completed]
  • Air Dan Api
  • Aku Kau Dan Hujan(Tamat)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Lonte Vs Gigolo (The Coli Trilogi I) (End)
  • You're Here, But Not For Me
  • Alena, Si Gadis Hujan
  • rain untuk senja

"Aku suka hujan."ucap gadis itu. "Lalu,apalagi?"tanya lelaki itu. "Senja.Dia sangat indah." "Kalau begitu,aku suka hujan di waktu senja."ucap lelaki itu sambil menatap gadis di sampingnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines