CiciItdha
Halo kak.
Boleh bantu kasih saran dan vote untuk ceritaku. Siapa tahu kaka jd suka sama ceritanya.
Terimakasih kak
dantiidon
Haiii, kamu suka baca Fanfic BTS ? Berkenan mampir vote & comment di story aku nggak? Coba dibaca aja dulu first chapter nya, semoga suka sama ceritanya ya. Thank you so much! :)
https://www.wattpad.com/story/233437119
Ronny_P
Hai salken Kak, maaf izin promosi. Saat ini aku sedang menulis sebuah serial fantasi berjudul Putra Penyihir. Kalau suka genre fantasi petualangan dengan bumbu-bumbu romansa & politik kerajaan, boleh dong mampir ke ceritaku.
Book 1 – Putra Penyihir : Ritual Kematian (END)
~ Pemenang wattys 2020 kategori fantasi ~
Peter, seorang pelayan yang masih remaja, terjebak di sebuah pulau terpencil bersama Borin, sahabatnya, dan Anna, seorang gadis yang disukainya. Mereka harus berjuang bahu-membahu untuk bertahan hidup selama menunggu bantuan datang.
https://my.w.tt/soweKCtkWab
Book 2 - Putra Penyihir : Fajar Kegelapan (ONGOING)
Peter pergi untuk belajar sihir dan berkelana hingga ke padang gurun. Sedangkan Borin, yang menjadi ajudan seorang kesatria, ikut dalam pertempuran untuk merebut sebuah kota. Di sisi lain, Anna malah harus menghadapi persidangan di ibu kota kerajaan, seorang diri.
https://my.w.tt/K3ZXydykWab
Apakah pada akhirnya mereka berhasil selamat dan bisa kembali bersama? Yuk, ikuti terus petualangan seru Peter dan kawan-kawan dalam serial ini.
sepatumerah674
Hallo, ini Biya. Khaliluna Anbiya.
Gadis lapuk di awal 30-an tahun yang masih enggan melepas masa lajangnya.
Siapa peduli kalau orang-orang menyebutnya perawan tua? Mereka bahkan tak segan-segan menjadikan Biya sebagai pusat bisik-bisik dan perhatian.
Tapi bagi Biya semua itu nggak penting. Toh gadis yang sudah menginjak umur kepala tiga itu selalu berprinsip "Selagi gue bahagia, persetan sama omongan orang."
Begitulah sekiranya keyakinan teguh yang selalu Biya pegang. Lagipula nggak ada yang salah dari hidupnya. Lajang itu bukan AIB. Lajang jaman sekarang itu trendi. Right?
Tapi kehidupan Biya yang terbilang aman dan bebas hambatan itu seketika jungkir balik saat Om Bagas memintanya mengisi posisi sekretaris menejer baru yang sekarang tengah kosong.
"Aargh! JINGGA SIALAN!"
.
Askara Jingga. Bujang. 27 tahun. Songong, sombong, minus etika - dan anggap saja bisu. Tipikal bos-bos rese yang hobi menyiksa bawahan. Selalu sengit tiap kali menatap keberadaan Biya.
Bagi lelaki blesteran Korea dan setengah surga itu, sosok Biya sudah seperti sumber dari segala macam masalah dan kesialan.
"Kalau kamu manusia yang punya etika, kamu pasti tau namanya hukum timbal balik."
Sial! Apalagi yang bisa Biya lakukan untuk mengembalikan hidupnya ke posisi semula - terbebas dari segala keruwetan ini? Kalau sepanjang hari dia harus berurusan dengan makhluk minus etika seperti Askara Jingga?
Dibaca dulu gess..
Pelan-pelan, tarik napas..
Simpang di daftar bacaan..
Tungguin notifikasi update..
Siapa tau suka :)
https://www.wattpad.com/story/234309515-ending-choice
VaniaLianna
•EKLIPTIKA•
Ranjau sudah ditempatkan, pistol sudah diacungkan, dan bendera sudah dikibarkan. Kalau ini peperangan maka Bulan sudah sepenuhnya siap untuk tempur. Mengusik dan membuat Bintang bertekuk lutut pada dirinya adalah misi utamanya. Kemenangan adalah bonusnya dan pengakuan adalah hadiahnya.
Ini kisah tentang sang Bintang dan Bulan yang terjebak dalam permainan mereka. Sang Bintang yang cahayanya mulai redup untuk Bulan dan Bulan yang tidak bercahaya tanpa Bintang.
"Kalo lo suruh gue lupain lo, gue harus ke kelurahan dulu, minta surat keterangan tidak mampu."
Pada akhirnya, ini juga kisah tentang ketidakmampuan Bulan dalam melupakan Bintang. Cowok yang mengajarkannya jatuh cinta dan juga patah hati.
Seperti ekliptika. Jika matahari menjadikannya lintasan semu maka Bulan akan menjadikannya lintasan nyata.
https://my.w.tt/p4PxHYWIE3
https://my.w.tt/p4PxHYWIE3
https://my.w.tt/p4PxHYWIE3
Happy Reading!
Tri586649
Hello Kak, salam kenal. Izinkan aku untuk merekomendasikan cerita seru ya ...
Wisuda.
Kata yang menunjukkan sebuah pencapaian luar biasa bagi seluruh mahasiswa, karena mereka telah berhasil melalui lika-liku kehidupan kampus. Seharusnya momen tersebut menjadikan Aurum Andascara, mahasiswi berwajah cantik dan ber-ipk tinggi bahagia, akan tetapi ini sebaliknya, penuh kemuraman, kesedihan, serta tangan yang bermandikan darah. Walaupun begitu, ia kepalkan erat-erat, obsidionnya memandang lekat pemandangan sungai yang tak jauh dari hadapannya.
"Maaf ... maafkan aku ..." katanya dengan gemetar. Tak ada orang yang menyahut, selain suara klakson dari lalu lalang kendaraan yang melintas. Semilir angin membelai halus rambut pirang yang acak-acakan. Bukan hanya itu, sang bayu tersebut menjadikan dirinya semakin sesak, malam yang sunyi, rembulan juga malu-malu untuk melihat sosok yang tengah mengalami depresi berat.
"Maaf ...."
Setelah itu, Aurum menaiki pembatas jalan, lalu terjun bebas ke bawah sana, sungai yang deras akan air jernihnya.
Bug ...
Aurum tenggelam dengan perlahan, ia sengaja membiarkan hidungnya dipenuhi air agar tak mampu lagi untuk bernapas.
"Selamat tinggal Zinc," batin Aurum sebelum menutupkan mata rapat-rapat.
Https://www.wattpad.com/story/173217135
###
Ada juga yang masih anget:D
https://my.w.tt/96laVWhO24
Feedback? Kuy
joa3joa
Hai kak @Anila27Maharany Kalau ada waktu, mampir ya kak.. Judul "Love Me". Thankyou ♡ ▪▪▪ Aku mencintaimu seperti orang sakit jiwa. Memberikan segala yang aku punya. Segalanya tanpa sisa! Sekalipun harga diriku dikecilkan, aku tetap tak kuasa berpaling. Biarpun kau tak pernah memandangku ada, aku tetap akan menjadi apapun yang kau butuhkan. Walaupun kau tak pernah mencintaiku, walaupun nanti kau akan menendangku pergi, walaupun nanti kau akan berbahagia dengannya, hanya satu pintaku. Biarkan aku memilikimu untuk sesaat. Hanya selama kau berjuang meyakinkan dia untuk bersamamu dalam pernikahan. Hanya waktu yang sedikit itu yang ku pinta. Hah! Betapa bodohnya aku! https://www.wattpad.com/story/208564407-love-me
sayang27lemot
KegateLan
Part 56 (Good at Swimming ..)
Cuplikan adegan Ali dan Mia:
"Putra, mau ke mana?"
Ali menoleh ke arah Mia. Gadis itu sudah mengenakan pakaian casualnya. Tidak lagi menggunakan baju renangnya, "Kenapa Mia?"
"Gak apa-apa sih cuma tadi kenapa kamu tiba-tiba ganggu kami berdua, kami kan lagi berenang. Aku kan belum ngalahin dia tadi," sungut Mia kesal.
"Ngalahin dia maksudnya?" Ali mengerutkan keningnya.
"Masak sih kamu gak ngerti, seharusnya aku yang gak ngerti trus nanya sama kamu adek kamu jago berenang dari kapan sih aku kalah mulu tau tadi lomba berenang sama dia?" cerocos Mia panjang lebar.
"Hah? Apa?"
Bagi siapa saja yg mau membaca cerita ini boleh klik tulisan biru di ⬇ ini :
https://my.w.tt/F8RuByrIM4
Dan yang mau baca PBB part 42 [Casino and Fountain] juga sudah up
Mau Baper krn ini, baca ya ^^
Yg penasaran baca klik tulisan di bawah ⬇ ini :
https://my.w.tt/Q0NOSSGBI3
ztywi29palestina
Halo...
Kamu suka teenfic baper?
Baca Boy Under the Rain yuk
Ajak teman-teman kamu juga ya
Jangan sampai ketinggalan
https://my.w.tt/NYe1NRo3A2